My Woman Is Cold

My Woman Is Cold
taruhan



"Paopao ini kamu akhirnya kita bertemu lagi" ucap pria asing tersebut yang masih memeluk dirinya, lalu Eun Sang pun melepaskan pelukan darinya membuatnya bingung


"Maaf aku tahu kau akan membenci ku, tapi Aku sudah mencari mu kemana mana dan akhir nya kita bertemu lagi aku sempat putus asa" ucapnya lagi dan memanggil nya dengan sebutan Paopao


"Kau siapa kenapa sikap mu keterlaluan kepada nya" ucap Jungkook dengan bahasa Korea, membuat nya bingung


"Dia orang China mana bisa menjawab pertanyaan kau konyol sekali" ucap Jimin karena merasa dia tidak akan bisa menjawab pertanyaan Jungkook


"Aku Guan Lin Dan kalian siapa" jawabnya dengan bahasa Korea


"Kau bisa berbahasa Korea" tanya V dan dia mengangguk sebagai jawaban


"Aku teman kalian ketika bangku SD tapi kita sudah kenal sejak kecil, kedua orang tua kita juga sangat dekat, mama merindukan mu dia pasti sangat bahagia bertemu dengan mu" Ucap Guan Lin yang kini menatap nya penuh ketulusan, tetapi Eun Sang hanya menatap datar padanya


"Kau pasti salah orang dia bukan orang yang kau kenal dia Eun Sang" ucap Seok Jin


"Dia teman kami kau pasti salah orang" timpal V


"Tapi aku yakin dia Paopao teman masa kecil ku meski kita sudah lama tidak bertemu aku masih bisa mengenalinya" ucap Guan Lin yang masih Keke akan pendiriannya


"Kau salah orang" ucap Eun Sang lalu memberikan kartu identitas milik nya dan benar disana sudah tertera jika nama nya Cha Eun Sang


"Maaf jika membuat kalian salah paham, tapi dia sangat mirip dengan teman ku" ucap Guan Lin tetapi tidak di respon olehnya, dia masih yakin apa yg dia lihat


"Lain kali jangan seperti ini bisa membuat nya tidak nyaman dengan sikap mu seperti ini" ucap Suga dengan suara datar nya


"Kini kau mengerti jika dia bukan teman mu" timpal Jungkook


"Baiklah aku permisi sekali lagi maaf kan aku" ucap Guan Lin lalu dia pergi setelah meminta maaf


"Kau baik-baik saja" tanya Seok Jin


"Aku baik-baik saja" jawabnya biasa saja seakan-akan tidak perduli, dan dari jauh seseorang menatap nya dengan kebencian


Mereka pun kembali jalan-jalan mengelilingi mall tersebut dan bermain di time zoon, kini Eun sang sedikit mulai membuka hati untuk mereka dan sedikit mencair meski tidak sepenuhnya, dia kini sedikit merespon mereka


"Kita bagi dua tim" timpal Jimin seperti nya dia setuju akan usul Jungkook


"Bagaimana Hyung" tanya Jungkook nampaknya mereka sedang berfikir keras lalu akhirnya setuju


"Kita membagi tim dengan adil" ucap RM mereka mengangguk setuju lalu membagi dua tim


Tim Jungkook terdiri dari J-Hope Suga dan Eun Sang dan tim kedua Jimin Seok Jin RM dan V


Mereka pun berada di posisi nya masing-masing


"Tim kuki pasti menang buktikan kita pemain yang handal" ucap jungkook menjadi ketua tim, setelah mereka berkumpul membuat strategi


"Kuki ini hanya permainan biasa" ucap Suga


"Tapi Hyung kita akan menang dan mendapatkan makanan gratis dari mereka" ucap Jungkook


"Jika itu keinginan mu akan traktir sekarang" ucap J-Hope tidak habis pikir dengan pola pikir adik bontot nya


"Tidak Hyung tanpa melakukan apapun rasanya sangat biasa tidak ada rasa antimenstrim" ucap Jungkook


"Baiklah kau rapikan kamar tidur ku maka akan ku traktir kau" ucap Suga membuat Jungkook gemas dan memilih merajuk dan membuat Suga Hyung nya mengikuti keinginan adiknya


"Tim encim pasti menjadi pemenang" ucap Jimin mereka pun bersorak seakan akan, dan anggota tim nya sangat semangat mendapatkan piala penghargaan


"Kalian jika kalah traktir kami" ucap Jimin


"Makanan yang mahal ncim" timpal V


"Hyung tim kami pasti menjadi pemenangnya" timpal Jungkook dengan percaya diri meski tidak sepenuhnya


"Kita lihat saja nanti kuki" ucap Jimin permainan pun di mulai, dan salah satu pegawai menjadi wasit nya, mereka pun menjadi pusat perhatian oleh beberapa pengunjung yang melintas


"Baiklah dalam hitungan 123 akan di mulai" ucap pegawai pria tersebut dan untungnya dia bisa berbahasa Korea jadi mempermudah mereka, dia mulai menghitung dan lomba permainan bola basket di mulai dan pemain bergantian setelah 30 detik