My Woman Is Cold

My Woman Is Cold
mengunjungi Eun Sang



Suara meraung yang semakin mendekati dirinya, bintang berbulu memiliki warna abu-abu berlari menuju kearahnya dan mendekati kakinya dan membuat Eun Sang tersenyum, dan di ikuti oleh penjaganya dan dia memberi isyarat agar dia bisa istirahat, dan dia menunduk hormat lalu pergi


"Kau pasti merindukan aku Momo" ucap Eun Sang dan dia menjawab dengan melolong, dan berjalan mengitari kaki nya berkali-kali, seakan-akan memberi kan kode kepada nya


"Kau pasti ingin jalan-jalan, baiklah aku akan menuruti keinginan mu" ucapnya lagi membuat dia sangat bahagia, dan mereka berdua pun jalan-jalan mengitari mansion utama, karena jika sampai di mansion belakang jarak cukup jauh, setelah itu dia pun mengajak Momo ke luar negeri untuk mengecek perusahaannya, si Momo sangat bahagia ikut menemani dia kerja dan berlibur sekaligus, pramugari menyambut kedatangan pimpinan nya yang di temani oleh Momo dan kedua tangan kanannya yang tak lain Excel dan Gio, kedua pramugari tersebut mengantar kan dirinya ke tempatnya seperti biasa, dan Momo pun mendapat tempat duduk selayak nya


"Lady pesawat sudah siap untuk terbang" ucap pramugari tersebut dan dia mengangguk sebagai jawaban, lalu dia menunduk hormat lalu pergi melanjutkan pekerjaan nya


"Dia sudah berubah tidak sehangat seperti dulu" ucap Eun Sang dan Momo menjawab meraung seperti memahami apa yang di ucapkan oleh Eun Sang


"Tetapi aku harus menjaga dia, aku sudah berjanji pada diriku sendiri" ucapnya lanjut, dan Momo mengangkat tangannya dan mengelus tangan nya, dan wanita itu tersenyum menghadap nya, seperti mendapat kekuatan dari Momo, pelayanan super VVIP dia dapatkan dan tidak lupa pekerjaan nya harus di lakukan, beberapa file masuk dia harus mengecek, dan beberapa hari dia melakukan perjalanan bisnis, sehingga dia lupa mengaktifkan kembali ponsel miliknya yang memang untuk sehari-hari, dan dia lebih sering memaki ponsel mili pribadi nya, sehingga tidak ada yang bisa menggangu aktifitas nya, dan dia pun baru mengaktifkan dan betapa banyaknya notifikasi pesan maupun panggilan dari ketujuh pria itu, yang mengkhawatirkan kondisi nya, dan tidak lama kemudian ponsel nya pun berdering lagi panggilan dari seseorang, lalu dia pun menekan tombol hijau untuk menerima panggilan tersebut


"Eun Sang bagaimana keadaan mu, apa kau baik-baik saja disana, kau ada dimana sekarang, kenapa ponsel mu tidak aktif, kami sangat mengkhawatirkan kamu" ucap Seok Jin tanpa Jedah membuat dia sedikit tersenyum


"Aku baik-baik saja, dan sekarang ini berada di Amerika" ucap Eun Sang dan sebelum nya dia sudah mengetahui jika, salah satu anak buahnya memberi tahu jika mereka menanyakan keberadaan nya dan mereka mengatakan jika Eun Sang berada di Amerika yang kembali ke tempat kerjanya yang lama, dia sangat bahagia jika mereka sangat mengkhawatirkan dirinya, berbeda dengan seseorang yang dia mengharapkan jika akan mengkhawatirkan dia, tetapi itu semua sudah tidak sama seperti dulu, dan pria itu bahagia bisa mendengar suara nya


"Jika kalian memeluk nya membuat dia tida bernafas" ucap Suga dan membuat mereka sadar lalu melepaskan pelukannya


"Mianhe" ucap ketiga pria itu dan dia mengangguk paham, entah mengapa dia merasa bahagia


"Kenapa tidak menghubungi kami jika sudah kembali tempat kerja mu yang lama" ucap J-hope


"kau membuat kami takut jika terjadi sesuatu padamu dan ponsel mu tidak aktif " timpal Jungkook


"Tapi setidaknya kita sudah tahu jika kamu ternyata baik-baik saja" ucap RM


"Maaf waktu itu juga terburu-buru jadi tidak sempat menghubungi kalian" ucap Eun Sang dan mereka mengangguk paham, dan dia mengajak mereka menuju ke apartemen nya miliknya yang berada di Amerika, terlihat bagus daripada apartemen nya yang di Korea


Dan mereka memiliki waktu untuk bermain dan Eun Sang pun menjadi tour travel guide, karena dia sudah lama di Amerika, sehingga tahu tempat mana yang tepat menjadi destinasi wisata mereka, kesenangan mereka tidak bertahan lama, ketika sebuah mobil melaju kencang menuju arah Eun Sang dan Seok Jin melihat sesuatu yang aneh, sebuah mobil yang melaju kencang ke arah wanita itu, dia pun segera berlari menuju ke arahnya