
-The Demon of Arvid-
Name underground : Keanugrahan Arvid.
Name overground : Keanugrahan Samudera.
Districk : North.
Syndicate : Not yet classified. Daraeus is holding Arvid Alliance now.
source : Pinterest
"Nona, tolong jangan berlari ke sana. Lantainya masih licin."
"Siapa yang menyuruhmu memerintahku? Di mana Ellen? Dia, kan yang harusnya membersihkan rumah ini?"
"Maaf, Nona. Pelayan Ellen sedang pergi keluar membeli bahan masakan. Jadi saya yang-"
"Kamu...." Evangeline melangkah mendekat, menudingkan jari telunjuknya ke depan. Kukunya menempel tepat di dahi sang pemuda yang berumuran sama dengannya. "Cuma tukang kebun yang menggantikan pamanmu sementara. Pekerjaan seperti ini bahkan tidak lebih baik untukmu. Pelayanan Ellen lebih terpuji dibanding dirimu."
Laki-laki bertubuh jangkung yang dibalut kaos lusuh itu hanya mampu menunduk. Ia tak pernah tahu mengapa nona mudanya selalu mengatakan hal jelek tentangnya, mengejek kehormatannya.
"Hah, lanjutkan pekerjaanmu."
"Baik, Nona."
Kaki jenjang Evangeline melangkah meninggalkan si pemuda yang masih memegang pelnya. Gadis itu mengibaskan rambut ke belakang, sampai parfum Mon Paris Couture YSL nya menguar lembut. Menggelitik hidung si pelayan laki-laki di belakangnya.
Evangeline tidak tahu, kalau wajah pasrah pemuda itu berubah dalam sekejap usai ia membalikkan badan. Wajahnya yang kaku telah kembali, mata lembutnya sirna, bibirnya menipis tajam.
Gadis sombong seperti Evangeline memang pantas diberi pelajaran. Harga dirinya cukup terinjak-injak. Meski sesungguhnya anak majikannya itu tidak tahu identitas aslinya, tapi tetap saja, Keanu tak menyukai penindasan atas nama ketidaksetaraan.
Membunuh adalah salah satu keahliannya. Namun, penindasan bukanlah tipenya. Ia tidak suka putri konglomerat seperti Evangeline hanya menghormati sesamanya, tanpa peduli berapa banyak orang di bawahnya yang ia tindas.
Setelah Evangeline benar-benar pergi yang ditandai dengan deru mobil, Keanu pelan-pelan meninggalkan alat pelnya begitu saja. Kemudian berjalan ke halaman belakang, untuk melapor pada seseorang.
"Selamat pagi, Keanu. Apakah keadaan masih aman?"
"Seperti terakhir kali Tante meninggalkannya."
"Baguslah. Lalu laporan apa yang harus aku dengarkan?"
"Evangeline pergi ke sekolah seperti biasa. Tapi, aku menyadari sesuatu ada yang janggal."
"Apa itu?"
"Dia bukan tipikal anak mama yang suka membawa bekal. Tapi pagi ini dia membawanya. Aku melihatnya mengemas beberapa sendok nasi, sayur, lauk, bahkan buah. Dia juga mengemas susu. Seperti akan piknik."
"Cek jadwalnya, Keanu. Apakah sekolah menugaskannya begitu."
Dengan patuh, Keanu mengambil ponsel pintarnya yang satu lagi. Ia menghubungi seseorang, untuk mengecek apa yang telah diperintahkan Brenda.
Semenit kemudian suaranya kembali setelah beberapa saat berkomunikasi dengan bawahannya, "Baiklah, aku sudah mendapat informasi bahwa sekolah sedang tidak menjalankan acara sarapan bersama atau acara apapun. Ini sudah pasti ide seseorang. Bukan begitu, Tante Brenda?"
Hening sejenak. Keanu yakin Brenda sedang memikirkan kemungkinan lain. "Kamu benar. Anakku tidak pernah suka membawa bekal. Dia lebih menyukai perutnya kosong ketimbang diisi dengan makanan dari rumah atau makanan pinggir jalan."
"Lalu aku harus bagaimana, Tante?"
"Tetap di tempatmu. Awasi Evangeline dari jauh, karena kamu tidak mempunyai akses mendekatinya. Dia bakal curiga. Kalau memang mendesak, aturlah rencana supaya kalian bisa bertemu, dan selamatkan anakku segera."
"Oke, Tante. Aku mengerti."
"Kamu adalah yang terbaik, Keanu."
"Sama seperti apa yang Tante lakukan pada papaku."
"Ini simbiosis mutualisme. Kalau begitu, masih ada yang mau kamu sampaikan?"
"Tidak ada, Tante. Selamat pagi."
"Pagi."
Mulai dari mana ia menjelaskan? Ini bulan ke-dua ia bekerja di rumah mewah keluarga konglomerat. Ayah Evangeline, Geraldanio Sonja memiliki kekayaan yang melimpah ruah. Dia adalah pemilik perusahaan kilang minyak terbesar di negeri.
Ibunya, Brenda adalah wanita karir yang bekerja di perusahaan dunia atas. Maksudnya, perusahaan yang umum diketahui banyak orang demi menutupi sebuah pekerjaan janggal di dunia bawahnya.
Karena faktanya, ia juga merangkap sebagai pemilik bisnis dunia bawah. Bisnis gelap yang dikendalikannya secara turun-temurun dari nenek moyang. Ia memproduksi dan memasok secara langsung persenjataan ilegal. Kemudian diberikan pada Arvid sebagai penunjang keamanannya, dan pada beberapa kelompok mafia lainnya.
Keahliannya itu tidak diketahui Gerald selama bertahun-tahun, sampai Evangeline berusia belasan tahun seperti sekarang. Hingga pada dua bulan lalu, Brenda datang dengan putus asa. Wanita itu melaporkan bahwa Gerald sudah tahu rahasia yang ia simpan rapat-rapat, dan berniat melenyapkan dunia gelap Brenda.
Sekarang, dilaporkan beberapa bisnis ilegal milik Brenda berhasil hancur di tangan Gerald. Pada suatu kebetulan, Brenda dan Daraeus pernah memiliki janji. Sebuah kesepakatan kerja sama yang pernah diajukan oleh nenek moyang mereka juga.
Untuk bersama-sama memperkuat aliansi mereka. Namun, janji itu pupus di tangan Brenda. Karena wanita itu menerima lamaran Gerald, sebagai imbalan atas terselamatkannya wanita itu dari maut berkat sang suami.
Kini sebagai ganti atas pembatalan kerja sama melalui pernikahan itu, Daraeus dan Brenda sepakat mengajukan anak-anak mereka untuk menjalankan kerja sama. Secara patuh, Keanu menerima. Karena ia tahu pengorbanan apa saja yang pernah dilakukan Dvorak di masa lalu.
Dan inilah saatnya membalas budi atas nama seluruh nenek moyangnya. Sekaligus sebagai ganti pembatalan kerja sama para nenek moyangnya terdahulu.
Sebelum acara sakral itu terjadi, Keanu harus menjalankan permintaan Brenda untuk mengawasi Evangeline. Karena musuh yang paling ditakutkan adalah akibat dari tindakan Gerald.
Brenda berpikir jauh ke depan. Gerald pasti berbuat ceroboh dengan meminta bantuan siapa saja untuk menghancurkan bisnisnya. Sehingga semakin banyak mata terbuka dan melihat adanya kesempatan untuk menyerang Evangeline. Kalau Brenda sulit didapatkan, maka Evangeline harus didapatkan.
Seluruh mafia yang tidak ada di pihak Brenda maupun Daraeus, punya cara untuk melenyapkan dunia bisnis mereka. Satu-satunya dengan melenyapkan penerus mereka.
Mungkin efeknya tidak akan serumit ini, sampai membuat Keanu turun tangan sendiri untuk mengawasi calon istrinya. Jika saja Evangeline sudah tahu identitasnya. Karena selama ini, gadis itu tidak pernah tahu jati dirinya. Brenda sengaja memberi kebijakan, tidak boleh sampai putrinya mendengar sesuatu yang mencurigakan walau sedikit. Selain untuk keselamatan dirinya sendiri, juga karena Brenda tak mengizinkan suaminya ikut mengetahui.
Gadis itu tetap berperilaku seperti anak-anak pada umumnya. Ceria, tidak mengenal takut, dan ceroboh. Brenda hanya khawatir jika musuhnya mendapat kesempatan merebut Evangeline, maka ia mengutus Keanu untuk ikut menjaga. Walaupun Evangeline sudah memiliki pengawasan sendiri selama seharian penuh. Tapi, siapa sangka mereka bisa lengah.
Jadi, Keanu mengutus prajurit terlatihnya untuk ikut mengawal dari jauh.
Keanu masih 15 tahun, tapi sudah memiliki banyak aliansi. Selain karena sudah terjalin sejak nenek moyangnya, juga karena namanya yang terkenal sebagai 'pembunuh berdarah dingin'. Hingga mafia-mafia dari pihaknya ataupun bukan begitu kagum, sekaligus ingin melenyapkannya. Agar namanya pupus sebelum menduduki tahta.
Keanu punya banyak pasukan yang 24 jam menjaganya, datang kalau diperlukan, dan memihaknya sepenuh hati. Berbeda dengan Brenda, yang sebagian aliansinya sudah pergi selepas 'penghancuran' oleh Gerald. Mereka tidak mau rugi karena tingkah lancang suami Brenda.
Di sekitar Evangeline, penjagaan juga diperketat dengan pengawasan secara langsung dari Keanu, tapi tetap jaga jarak. Sedangkan Keanu selalu mendapat tugas mengawasi dari jauh, tetap berpura-pura sebagai tukang kebun dadakan. Karena sesungguhnya, wajah laki-laki itu tak pernah tampak di muka umum. Tidak ada yang mengetahui popularitas Keanu, kecuali para mafia dan beberapa orang yang mengincarnya demi sebuah nyawa atau pertanggungjawaban.
Tapi, masih ada beberapa mafia aliansinya yang belum mengetahui siapa dia. Bukan apa-apa, hanya saja akan lebih aman kalau mereka tahu pada saatnya nanti. Ketika posisi Keanu jauh di atas aman dan siap berjaya membawa bendera Arvid.
Orang awam tak akan mudah mengenalinya. Praktisnya, ia juga sama seperti Evangeline. Hanya saja, ia sudah tahu harus bagaimana apabila serangan terjadi. Sedangkan Evangeline akan menjadi gadis dungu dan manja, yang tidak bisa melawan apalagi memutar lidah.
Tapi, ada sesuatu yang menggelitik nan menjengkelkan di hati Keanu.
Tentang sikap Evangeline yang begitu kurang ajar. Tidak sopan dan tidak menghargai sesama manusia. Suka sekali merendahkan orang lain.
Keanu baru memikirkan kemungkinan, bagaimana kalau dia memberi sedikit pelajaran? Suatu hari nanti, saat kesempatan datang, saat ia sudah terikat dengan Evangeline. Ia akan membalaskan perasaan kesalnya selama ini.
Mungkin, sedikit tekanan?
Memikirkannya saja mampu membuat Keanu tersenyum puas. Evangeline, sang anak konglomerat yang kehidupannya bebas dan merdeka. Tiba-tiba menjadi tawanannya, dikurung, dan dikendalikan seperti robot.
Bagaimana, ya kira-kira hidup gadis itu nanti? Apakah akan sengsara? Atau malah tidak bisa merasakan perasaan apapun seperti hati mafia sejati? Misalnya seperti Brenda, yang menghapus kenangan lama bersama mantan kekasihnya, Gerald semudah mengelap debu.
Pokoknya, Keanu berjanji akan membuat Evangeline menderita. Atas sikap kurang ajarnya pada orang lain. Kalau tidak disentil, gadis itu tak akan pernah bisa memahami siapapun.
Padahal, baik di dunia atas maupun bawah, gadis itu tetap akan mencicipinya. Dan kemampuan komunikasi, menjadi hal paling penting dalam menggaet 'teman'.
Ya, Keanu harus mengajarinya itu. Evangeline harus bisa menjadi kucing jinak di bawah kendalinya.
***
To My Beloved Readers 💕
Akuuuu senang sekali untuk kalian yang masih setia membaca. Menunggu harap-harap cemas akan ada atau tidaknya kelanjutan cerita ini. Aku sangat berterima kasih atas loyalitas kalian yang tanpa batas 🙏
Aku mengunggah chapter ini dengan perasaan sedikit deg-degan, antara cemas dan gembira. Yaitu reaksi pembaca! Yay!
Maksudnya adalah aku begitu memikirkan kalian. Bagaimana kalian menikmati My Prisoner sejak awal sampai akhir. Aku menyadari, banyak dari kalian yang masih sangat sangat sangat bingung bagaimana alur ini berjalan. Maka dari itu, aku mempublish chapter ini khusus untuk membahas bagaimana peristiwa antara Keanu dan Evangeline terjadi. Sewaktu Junior High School (SMP) kira-kira, Keanu sudah harus menerima kesepakatan bahwa dia akan menikah dengan si gadis sombong, Evangeline. Wah!
Aku tidak berharap banyak kalau cerita ini bisa menggaet dari banyak kalangan. Namun, aku berharap untuk tetap mendapat apresiasi, sebuah penghargaan yang tidak sesulit ketika aku membuat alur cerita ini ☺ Kumohon, siapapun kalian yang telah membaca, yang berbudi luhur dan baik hati. Berikan satu atau dua apresiasi. Sedikit saja cukup untuk membangkitkan semangatku 🔥
Jadi, mau lanjut? Votes, likes, stars, and comment. Ok 😉