My Pretty "Boy" Girl?

My Pretty "Boy" Girl?
S2E9 Antara Chiba dan Hokkaido



Keluarga Furuhashi mengadakan waktu "Quality Time", Misaki, Taro dan orang tua mereka memilih berjalan menuju Chiba dimana tuan Furuhashi dan nyonya Furukawa bertemu untuk pertama kalinya.


"Sebentar lagi liburan musim panas, aku ada niat mau kumpul dengan teman sekolah." ucap Misaki


"Kita di Tokyo, tapi kita akan liburan bersama. Jangan kumpul sama teman kamu dulu ya, mama pengen kita ngumpul." ujar nyonya Furukawa


"Maksa banget sih, aku kan pengen ketemu Maulana, Yuki, Miya.. eh?" tutur batin Misaki


"Lagian kenapa sih kamu gak mau liburan keluarga? Kayak orang sibuk aja, lagian yang lain pada pulang kampung tau." ujar Taro


"Kata siapa? Maulana tetep di Tokyo tuh, yang lain baru deh pulang kampung. Lagian, aku ada janji sama Miyu." Misaki teringat Miyu lagi


"Heh, Maulana itu punya keluarga juga. Lagian pasti dia mau Quality Time sama keluarganya, bukannya ngabisin waktu sama kamu." Taro seperti marah


"Jangan iri gitu dong, cuman karena aku deket sama Maulana." balas Misaki


"Huh dasar, susah kalo lagi jatuh cinta. Jangan lupa sama Miyamura, nanti dia kamu cuekin lagi." balas Taro


"Bukannya kakak ya yang bikin dia ngejauhin aku? Mikir!" Misaki mulai tidak peduli dengan apa yang Taro katakan


"Miyamura sekarang ada di mana ya? Kok jadi kangen sih?" tutur batin Misaki


Perjalanan panjang menuju Chiba memang membuat semuanya kelelahan, tuan Furuhashi memutuskan berhenti pada sebuah rest area.


"Silahkan bagi yang mau ke toilet, silahkan bagi yang mau beli makan." ucap tuan Furuhashi


"Iya pa." jawab Misaki lalu keluar dari mobil


*pukul 2 siang


Sampai di Chiba, keluarga Furuhashi menemui keluarga besar mereka untuk menikmati liburan musim panas.


"Papa sama Mama libur cuman seminggu saja, jadi wajarkan kalo kami pengen liburan bareng anak kami?" ujar nyonya Furukawa


"Gak biasanya mama ngajak aku ke Chiba, biasanya cuman kakak aja. Jadi wajar kalo aku curiga kan?" jawab Misaki


"Kamu gak boleh gitu, kita kan masih ada keluarga di Chiba jadi wajar kalo kita kesini." ujar Taro agak marah


Misaki memilih diam selama berada di rumah keluarga Furuhashi, dia hanya melihat sekitar rumah besar yang berada di pusat kota Chiba.


"Aku pikir akan liburan di Tokyo seperti biasanya, lagipula aku harus menemui Miyu selama liburan ini. Lalu, kumpul bareng yang lain deh." Misaki akhirnya memutuskan menghubungi Maulana


*Menghubungkan


"Hai, Moshimoshi?" ucap Maulana


"Maulana, kamu sedang apa?" tanya Misaki


"Aku di rumah seperti biasa sedang istirahat, aku tidak punya rencana untuk pergi." jawab Maulana


"Kira - kira, apakah Hasegawa ada di rumahnya? Aku penasaran." ucap Misaki


"Aku dengar dia liburan dengan keluarganya, itu kata Miyamura." ucap Maulana


"Kau tau dari Miyamura? Kamu sendiri tidak penasaran apa?" Misaki terkejut namun berusaha menutupinya


"Tidak penting, kamu sendiri sedang apa di Chiba? Apa yang Taro lakukan disana?" Maulana penasaran dengan Taro


"Dia sibuk dengan sepupunya, dia terbiasa ke Chiba sedangkan aku tidak. Ihh aku pengen pulang ke Tokyo, pengen liburan sama..." seseorang menepuk pindah Misaki, Misaki berbalik melihat "Taro?"


"Misaki! Kita pergi makan siang sekarang!" ucap Taro


"Iya! Bentar ah!" Misaki kemudian mengakhiri pembicaraan dengan Maulana "Baiklah Maulana, sampai jumpa di Tokyo."


"Iya Misaki, titipkan salamku untuk keluarga Furuhashi. Jya ne." ucap Maulana mengakhiri pembicaraan


Misaki mengikuti jalan sang kakak menuju ruang makan, Misaki hanya terdiam saja melihat makanan yang banyak serta para anggota keluarga yang lain.


"Hei Misaki!" ucap salah satu sepupunya


Keluarga Furuhashi fokus liburan selama seminggu di Chiba sebelum akhirnya pulang ke Tokyo.


*Furano


Keluarga Hasegawa untuk yang kesekian kalinya datang ke Furano, Hokkaido untuk segera mencari rumah untuk ditinggali.


"Ahh akhirnya sampai di Furano, aku sudah sangat lama tak merasakan suhu dingin di daerah ini." ujar tuan Hasegawa


"Mama juga sudah lama tak pergi kesini, terakhir kali itu saat Yuki masih dalam kandungan 4 bulan." ucap nyonya Hasegawa


"Bukan, tapi saat aku masih di Tokyo 3 bulan lalu." ujar Yuki


"Hahaha, kasian deh.." Sayaka tertawa


"Kenapa sih Papa pengen kita pindah kesini? Lagian aku masih kelas 1 pa, kenapa gak tunggu aku Lulus SMA dulu sih?" Yuki kesal


"Ya Papa pengen deket sama keluarga Papa di Furano, kalian berdua juga harus ikut agar lebih dekat dengan keluarga Hasegawa yang kaya raya."


Apa yang tuan Hasegawa katakan sedikit membuat Yuki marah, lagi dan lagi tuan Hasegawa mengatakan hal bodoh menurut mereka (Sayaka dan Yuki).


"Lagi - lagi bahas Kekayaan." tutur batin Yuki


"Kenapa sih, demen amat pamer harta." Sayaka marah


"Loh, memang keluarga kita kaya kan?" ujar lagi tuan Hasegawa


"Terserah Papa, pokoknya aku gak mau pindah sebelum lulus sekolah. TITIK!" Yuki marah lalu pergi dari rumah kediaman keluarga besar Hasegawa


"Nyebelin!" ucap Sayaka lalu bangkit menuju kamar


*Di luar


Yuki mengirim pesan kepada beberapa temannya termasuk Misaki, beberapa temannya membalas sedangkan yang lain tidak.


"Aku sedang di rumah sakit, jadi jangan mengirim pesan." ucap teman sekolah Yuki


"Aku terjebak di Chiba, aku dengar kamu sedang di Furano." ucap Misaki


"Misaki juga terjebak di Chiba bersama keluarga Furuhashi, tapi tidak separah aku. Oh iya, apa kabar ya Maulana? Aku belum mengirim pesan untuknya." Yuki segera mengirim pesan kepada Maulana


"Maulana-san, apa kabar? Kamu sedang apa di Tokyo? Aku ingin segera menemuimu, aku bosan di Furano." Yuki mengirim pesan


*Tokyo


Maulana baru saja selesai mengerjakan tugas di hari pertama liburan musim panas, dia pun menatap layar ponsel dan menemukan notifikasi pesan dari beberapa temannya.


"Aku berniat mengajakmu ke pantai hari ini, tapi Ayah dan Ibu mengajakku ke Shizuoka." pesan dari Taguchi


"Aku ingin sekali bertemu, tapi aku harus pergi ke Sumida untuk bertemu pacarku." pesan dari Rio


Maulana akhirnya membaca pesan terakhir dari Yuki, dia cukup tertarik untuk membalas.


"Oh benar kata Miyamura, Hasegawa sedang berada di Hokkaido." ucap Maulana


"Hasegawa-san, aku tidak sedang bersama temanku. Jadi aku hanya mengerjakan tugas di rumah saja, lagipula aku juga tidak punya rencana." Maulana membalas pesan Yuki


*Beberapa saat kemudian


Baik Maulana maupun Yuki saling membalas pesan.


"Bagaimana kalau setelah aku pulang ke Tokyo, aku mengajak kamu ke pantai di daerah Sumida. Kamu mau ya? Nanti aku akan mengajak yang lain juga seperti Misaki, Taro, Tanaka, Yamada, Miyamura juga." ucap Yuki


"Memangnya kapan kamu pulang dari Furano? Seminggu lagi aku dan keluargaku akan pergi ke Yokohama untuk menemui kakek Uchida, dan aku berada di sana seminggu." balas Maulana


Yuki sedikit kecewa karena dia sulit bertemu Maulana disaat seperti ini, disaat Yuki tidak di Tokyo dia jauh dari Maulana. Disaat dia sedang di Tokyo, kemungkinan Maulana jauh darinya.


Baik Misaki maupun Yuki sama - sama tidak menikmati liburan musim panas di awal bulan Juli ini, namun tentu mereka sudah memiliki rencana agar bisa menikmati musim panas 2013 dengan tenang dan senang.