Me, My Self And I

Me, My Self And I
Kembalinya Gilbert



Gilbert kembali ke rumah yang dulu pernah dia tinggalkan seperti yang sudah dia janjikan kepada Lewis, pria itu kembali dengan membawa banyak barang untuk nyonya baru nya.


" Apa ini paman?" Andromeda menunjuk sebuah benda yang masih dibungkus dengan kertas yang unik menurut nya


" Itu keju nona, dari Belanda "


" Pasti rasanya sangat lezat " Andromeda tersenyum.


" Kamu gak boleh makan itu sayang, aku gak mau kamu sakit lagi " Mike tiba-tiba memasukinya ruangan


" Paman Gilbert, istriku tidak bisa memakan keju, dia tidak boleh memakannya " Lanjutnya


Gilbert mengerutkan keningnya.


" Apa nona alergi keju?"


" Tidak paman, aku hanya tidak bisa memakannya " Jawab Andromeda


" Terakhir kali dia memakannya, dia berakhir di rumah sakit paman " Mike meneruskan kata-kata Andromeda.


" Kalau begitu sebaliknya saya menjauhkan benda ini dari hadapan nona " Dengan berat hati dia mengambil bungkusan berisi keju itu kembali.


" Apa aku harus mengetahui apa saja yang tidak boleh nona makan tuan muda ?"


" Iya paman sebaiknya begitu, nanti aku akan memberimu paman "


" Dan tolong pasti kan agar tukang masak di dapur tidak menyediakan makanan itu untuk istriku " Lanjutnya.


Meski saat ini Andromeda terlihat baik-baik saja tetapi hal itu tidak membuat Mike merasa tenang, dia tetap harus waspada terhadap kondisi kesehatan Andromeda yang masih sering tiba-tiba drop.


Apalagi sekarang setelah istrinya itu melahirkan dengan proses Caesar, Mike seringkali terbangun dari tidurnya saat tengah malam. Andromeda sering kali merintih dalam tidurnya, dan Mike tidak tega untuk membangunkan istrinya itu dia hanya bisa melihatnya tanpa bisa melakukan apapun.


Tiba saatnya Magenta untuk menyusu, kesempatan ini dipergunakan oleh Mike untuk berbicara lebih serius dengan Gilbert diruang kerjanya.


" Aku turut prihatin dengan kondisi nona tuan muda "


" Paman sekarang paham kan kenapa aku begitu mengkhawatirkan keadaan Andromeda istriku?"


" Aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika sesuatu yang buruk terjadi padanya paman " Lanjutnya.


" Saya paham tuan muda, saya akan berusaha untuk membantu sebisa saya "


Hari itu juga Gilbert mengumpulkan semua pengurus dan pelayan dirumah besar itu, dia mulai membagi tugas dan tanggung jawab secara benar kepada mereka semua. Dan yang paling utama adalah kepada semua petugas dan pelayan yang bertanggung jawab di dapur, secara terperinci pria paruh baya itu menjelaskan apa saja yang boleh dan tidak boleh ada di dalam daftar makanan yang akan diberikan khususnya kepada nona muda dirumah itu.


Terimakasih paman, aku bersyukur karena Tuhan telah mengirimkan kembali dirimu kedalam kehidupan ku...


.


.


" Paman Gilbert, boleh aku meminta bantuan kepada mu?" Pinta Andromeda di pagi hari saat dia dan Magenta rutin berjemur


" Jika suatu saat nanti aku dipanggil pulang, mau kah paman menjaga suamiku dan anakku?" Andromeda tersenyum


" Tentunya bersama dengan aunty Yumiko dan uncle Wallace " Kekeh Andromeda.


" Nona akan hidup hingga nona kecil dewasa dan menikah, saya yakin akan hal itu " Gilbert berusaha untuk memberikan senyuman hangat, meski hatinya terasa sedih.


" Aku ingin sekali paman...Akan sangat membahagiakan bagiku "


Tak berselang lama Mike menghampiri mereka dan mendudukkan dirinya disamping Andromeda.


" Apa yang sedang kalian bicarakan?"


" Kami hanya berbincang ringan sayang, aku bertanya kepada paman bagaimana keadaan di perkebunan anggur "


Andromeda melirik kearah Gilbert dan memberikan isyarat mata agar dia tidak memberi tahu Mike apa yang telah dia bicarakan sebelumnya.


" Benarkah paman Gil ?" Mike bertanya tanpa melihat kearah Gilbert


" Benar sekali tuan muda, sepertinya nona sangat ingin berkunjung kesana "


" Nanti sayang...Jika kamu sudah pulih, aku janji akan membawamu kesana " Mike mengecup kening istrinya.


Akhir-akhir ini Andromeda terlihat semakin putih dan cantik dimata Mike.


" Terimakasih sayang, aku ingin membawa Magenta juga kesana... aunty Yumiko juga uncle Wallace "


" Kita akan berlibur bersama " Lanjutnya riang gembira.


" Tentu sayang...Tentu " Mike memeluk Andromeda erat.


Tiba-tiba Magenta terdengar suara tangis Magenta.


" Sepertinya anak kita lapar sayang " Mike membawa Magenta kedalam pelukan Andromeda.


Dengan menggunakan kain penutup, Andromeda mulai memberikan asi untuk anak sulungnya. Benar saja, Magenta langsung menyedot nya dengan lahap.


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak up kali ini pendek dulu yah, Ki akan lanjutkan besok 🤗🤗


Terimakasih 🤗🤗