Me, My Self And I

Me, My Self And I
Pulang



" Hunny...dimana baju-baju ku?" Andromeda mencari baju-baju yang sudah tidak ada didalam lemari pakaian nya.


" Kamu sudah membereskannya semalam sayang " Mike mulai mengerti kendala-kendala medis yang dialami oleh istrinya, salah satunya yang sedang dialami oleh Andromeda saat ini.


Brain fog adalah istilah yang digunakan untuk menyebut gejala lupa ingatan sementara pada seseorang dengan autoimun. Biasanya terjadi jika penderita sedang mengalami peradangan ditubuhnya.


Brain fog ini unik, bahkan author pernah mengalami kejadian lucu ketika mandi, author lupa apakah sudah sabunan apa belum, pernah juga masuk ke kamar mandi tapi bengong didalam dan keluar lagi dalam keadaan kering dengan keyakinan bahwa author sudah mandi dengan bersih dan wangi.


" Aaahhh...Iya aku lupa hunny... Maafkan " Andromeda tersipu malu dan menggaruk kepala yang tak gatal.


" Gak apa-apa sayang, kamu gak perlu meminta maaf " Mike tersenyum dan mengulurkan tangannya memberikan tanda agar Andromeda mendekat.


" Paman sudah menunggu dibawah, kita akan makan bersama dulu sebelum berangkat " Mike mengecup bibir mungil Andromeda nya


" Memangnya kita mau kemana hunny ?" Andromeda bingung dengan ucapan suaminya


" Kita akan pulang hari ini sayang, kita akan ke bandara setelah sarapan nanti " Mike kembali mencium bibir mungil sang istri dan menatap nya erat.


Semoga kamu tidak melupakan ku Andromeda sayang ..


" Owh...Ayo kita makan, aku sudah lapar " Andromeda mengusap perut nya, menurut Mike tingkah nya semakin lucu ketika dia lupa.


" Aunty, uncle... Terimakasih karena telah mengijinkan kami tinggal disini " Andromeda memeluk kedua paman dan bibi nya secara bergantian


" Sama-sama sayang...Jangan sungkan " Yumiko mencium pipi kanan dan kiri Andromeda


Paman dan Bibi tidak bisa mengantarkan mereka ke bandara karena Mike melarang nya, menurut Mike akan sangat melelahkan bagi mereka nantinya karena jarak perjalanan yang ditempuh lumayan jauh.


" Apa kamu bahagia sayang?" menggenggam tangan Andromedanya, saat ini pesawat yang mereka naik tengah bersiap-siap untuk take off


" Hemmhh" Andromeda mengangguk, dia mendekatkan kepalanya di pundak Mike.


Semoga perjalanan ini tidak membuat tubuhnya sakit... Semoga kamu kuat sayang ...


.


.


.


" Selamat datang kemari tuan " Patrick sang asisten pribadi kepercayaan Mike menjemputnya di bandara sesampainya mereka di tanah air.


" Terimakasih Pat, maaf aku terpaksa mengundurkan jadwal kepulangan kami " Mike dan Andromeda memasuki kabin penumpang setelah Patrick membukakan pintu mobil untuk mereka.


" Bagaimana kondisi anda nyonya?" Patrick mengangguk pelan


" Kondisi ku baik Pat, terimakasih " Andromeda tersenyum.


Selama Mike berada di Paris, Patrick lah yang mengurus membantu Mike mengurus perusahaan. Patrick ini seperti duplikat Mike, apa yang Mike inginkan pasti Patrick bisa merealisasikan nya.


" Bagaimana keadaan mu Pat? apa kamu baik-baik saja?"


"Saya baik tuan, seperti yang anda lihat " Senyuman Patrick terlihat dari kaca spion depan mobil. Dia lalu menjalankan mobilnya keluar dari areal bandara lalu mengarah kan lajunya ke kota priangan menuju kediaman majikan sekaligus sahabatnya ini.


Sampai dikediaman Mike, Patrick membukakan pintu mobil untuk Mike dan membantu nya mengeluarkan Andromeda yang masih dalam keadaan tertidur.


" Apa nona baik-baik saja Mike? Dia tidak membuka matanya sejak kita keluar dari bandara " Patrick menunjukkan kekhawatiran nya.


" Tidak apa-apa Pat, sepertinya dia tengah mengalami kelelahan mental " Mike meletakkan tubuh Andromeda dengan sangat hati-hati.


" Nanti akan hilang dengan sendirinya, kita hanya harus berada disampingnya saja " melanjutkan kalimatnya dan mengajak Patrick untuk keluar dari kamarnya.


" Apa kamu gak akan ikut beristirahat bersamanya?" Bahasa yang digunakan Patrick lebih santai ketika mereka sedang berdua, selalu seperti itu.


" Nanti Pat....Nanti aku akan menyusul nya " Mike mengajak Patrick menuju ruang kerjanya.


" Sepertinya kamu sudah mulai terbiasa dengan kondisi istrimu Mike " Patrick membuat kopi untuk mereka berdua


" Iya...Aku banyak berkonsultasi dengan para dokter selama dia dirawat disana, dan itu sangat membantuku " Mike menerima cangkir berisi kopi panas buatan Patrick.


" Sepertinya kita harus pindah ke ibukota Pat, disini terlalu dingin untuknya. Cuaca dingin akan membuat nya lebih cepat kambuh " Mike menyesap kopinya dan meletakkan kembali cangkirnya.


" Kapan rencananya kita akan pindah Mike?" Patrick memang dari dulu menyarankan Mike untuk pindah ke ibukota untuk mempermudah urusan bisnisnya, tapi alasan Mike selalu sama kota priangan membuat nya betah karena udaranya yang sejuk.


" Cari lokasi di bagian selatan ibu kota Pat, ku rasa disana masih banyak pepohonan, dan kita akan pindah secepatnya " Mike menghabiskan sisa kopinya, dia beranjak dari duduknya.


" Aku akan mandi dan mengurus istri ku, buatkan jadwal untuk lusa Pat, besok aku masih akan dirumah " Mereka meninggalkan ruang kerja Mike bersama


" Pulanglah Pat, lanjutkan besok pekerjaan mu " Mike kembali ke kamarnya.


Mike melihat Andromeda telah terbangun dari tidurnya, tetapi dia masih berada dibalik selimut yang menutupi sebagian tubuhnya.


" Udah bangun sayang? Mandi yuk... Setelah itu kita makan "Mike mencium kening anak istrinya.


Andromeda membuang nafas nya panjang, dia sepertinya merasa berat untuk meninggalkan tempat tidurnya, lalu berusaha keras untuk terbangun. Kepalanya masih terasa pusing dan tubuhnya terasa sangat berat.


" Berendam air hangat kayaknya enak Mike " Andromeda tersenyum, meski wajah nya masih terlihat pucat tapi unsur imut diwajahnya tidak hilang menurut Mike.


" Gimana sayang...?? cukup hangat??" Andromeda telah berada didalam bathtub yang telah terisi air dengan buih sabun dan campuran minyak aromaterapi.


" Terimakasih hunny...Ini nyaman sekali " Mike sebenarnya ingin mengikuti Andromeda untuk ikut masuk kedalam sana, jiwa kelelakian nya tengah meronta saat ini terlebih melihat tubuh polos nan mulus milik Andromeda nya.


" Jangan lama-lama berendam nya yah sayang..Aku akan menunggu mu didalam " Mike bangkit dari duduknya, dan meninggalkan Andromeda untuk menikmati ritual berendam nya seorang diri. Mike hanya takut dia khilaf, dia belum mau menjamah tubuh Andromeda nya sebelum dia benar-benar pulih.


Sabar junior....Akan tiba giliran kamu untuk kembali beraksi....


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih atas kunjungan nya di novelku ini yah 😘😁