
Sudah dua hari ini Andromeda merasakan kontraksi ringan diperutnya, tetapi dia merasakan sesuatu yang lebih hebat di tulang punggung nya sehingga membuat Mike memutuskan untuk membawa sang Istri ke rumah sakit.
" Istri anda tidak memungkinkan untuk melahirkan secara normal tuan Mike..."
" Apalagi dengan riwayat penyakitnya, itu akan sangat membahayakan kondisi kesehatan dirinya dan janinnya " Lanjutnya
" Lakukan yang terbaik untuk istri dan anakku dokter " Ucap Mike pasrah.
Hari itu dokter langsung menjadwalkan tindakan caesar kepada Andromeda, karena mereka tidak bisa membiarkan istri dari Mike tersebut merasakan kontraksi lebih lanjut.
" Aku akan menemaniku sayang " Mike mencium kening sang istri saat mereka sudah akan memasuki ruangan operasi.
Mike menggenggam tangan Andromeda selama proses persalinan berlangsung, sesekali dia mengajaknya berbincang ringan untuk melepaskan rasa cemasnya.
" Apa kau sudah menyiapkan nama untuk anak kita sayang ?" Andromeda menatapnya
" Aku ingin menamainya Magenta sayang mau dia laki-laki ataupun perempuan " Mike kembali mencium kening istrinya.
Andromeda memang menolak untuk mengetahui jenis kelamin bayinya ketika dia memerintahkan rutin kehamilannya, dia ingin menjadikan sebagai sebuah kejutan untuk mereka nanti.
Tiba-tiba Mike melihat mata sang istri mengerejap, seketika itu dia memberi tahu para dokter bersamaan dengan suara-suara mesin yang berbunyi nyaring menekankan telinga nya.
" Maaf tuan, anda harus menunggu diluar " Salah seorang petugas medis meminta rekannya untuk mengantarkan Mike keluar dari ruangan itu.
" Tidak.... Saya ingin menemaninya dok!" Mike meronta saat seorang perawat pria membawanya pergi.
" Andromeda....!!"
" Andromeda...!!"
Mike memukuli pintu masuk ruangan operasi saat pria itu menguncinya dari dalam.
" Biarkan aku masuk!!!"
Wallace yang menyadari ada hal genting di dalam sana mendekati Mike dan memeluk nya.
" Andromeda uncle, matanya mengerejap tadi...Mereka menyuruh ku keluar!" Mike mulai menangis.
" Pull your self together son..."
" Kita harus mendoakan istri dan anakmu agar mereka berdua selamat " Wallace mengelus punggung keponakan nya.
" Kuatkan dirimu sayang..." Yumiko memeluk Mike.
Setelah dua jam memerangi rasa khawatir yang melanda diri Mike dan Wallace serta Yumiko tiba-tiba terdengar suara panggilan untuk keluarga Andromeda Mahaputra.
Mike bergegas menghampiri perawat pria yang tadi sempat menyeret nya keluar dari ruangan itu.
" Bagaimana kondisi mereka dokter?"
Perawat pria itu membawa Mike keruangan dokter.
" Kondisi ibu dan bayinya sehat tuan Mike " Sang dokter menghela nafasnya sejenak
" Tetapi masa kritis istri anda belum berakhir, beliau masih dalam penanganan di ruang ICU " Lanjutnya
" Ya Tuhan....." Mike mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.
" Sampai kapan dok?"
" Kita lihat dalam 24 jam ini perkembangan nya tuan, kami akan selalu memberi tahu anda "
" Bagaimana Mike ? Apa mereka baik-baik saja?" Yumiko bergegas menghampiri Mike saat sang keponakan bar saja keluar dari salah satu ruangan disana.
" Andromeda masih di ruangan ICU aunty, bayinya masih di inkubator " Mike menundukkan kepalanya dan menjatuhkan bokong nya diatas kursi tunggu.
" Aku yakin mereka akan baik-baik saja sayang, berdoalah terus " Yumik mengelus punggung Mike.
Wallace dan Yumiko memutuskan untuk pulang dan menunggu kabar dari Mike dari kediaman nya atas permintaan Mike sendiri, sementara Mike menunggu Andromeda dan bayinya disana.
Untuk pertama kalinya dalam hidup Mike, pria itu benar-benar memanjatkan doa kepada Tuhan dengan kepercayaan baru nya, yang dia anut sebelum menikahi Andromeda nya.
Malam itu dia menunaikan shalat dua rakaat dan meminta kepada Sang Maha Pencipta atas keselamatan anak dan istrinya, dan dia berjanji tidak akan lagi melalaikan kewajibannya sebagai seorang hamba.
" Kau sedang risau nak?" Tiba-tiba seorang pria paruh baya mengelus pundaknya.
" Iya tuan... Istri saya baru saja melahirkan anak kami " Mike merubah posisinya menjadi berhadapan dengan pria itu.
" Yakin lah nak, Alloh SWT tidak akan memberikan cobaan diluar kesanggupan hambanya "
" Kau seorang mualaf ?"
Mike menjawab nya dengan anggukan kepala nya.
" Alhamdulillah.." Jawab pria itu seraya memeluk Mike.
" Insyaallah Alloh akan mengampuni dosa-dosa mu yang terdahulu dan Alloh akan menghapus segala keburukanmu... Amin "
" Aamiin ya rabbal aalamiin " Jawab Mike
Lalu orang tua itu memberikan nasehat-nasehat penting kepada Mike, apa saja kewajiban Mike sebagai seorang hamba, sebagai seorang ayah dan suami yang baik sesuai dengan Sunnah Rasulullah
" Siapa namamu tuan?" Mike hampir saja melupakan hal yang begitu penting ini.
" Namaku Saleh Ibrahim, aku tinggal di kota Perancis dan aku bertugas di KBRI disana " Jawabnya lengkap.
" Aku Mike tuan, aku tinggal di kota Bordeaux "
" Istriku asli orang Indonesia juga almarhumah mamaku "
" Pantas saja bahasa mu begitu lancar Mike " Kekeh tuan Saleh.
Waktu seakan berputar cepat didalam mushola kecil rumah sakit itu, hingga tak terasa adzan subuh berkumandang dari sana.
" Kita shalat berjamaah Mike " Ajaknya.
Mike pun membentuk shaf bersama dengan beberapa orang yang baru memasuki mushola, mereka melaksanakan Shalat subuh berjamaah di imami oleh tuan Saleh.
Selesai shalat subuh Mike mengajak tuan Saleh untuk menjenguk bayinya, dia ingin orang Soleh seperti tuan Saleh yang mengadzani bayi perempuan cantiknya.
" Apa kau sudah menyiapkan nama untuk bayi mu Mike ?" Tanya tuan Saleh setelah dia mengadzani putri kecil Mike.
" Aku ingin menamainya dengan Magenta tuan, tapi aku belum menentukan nama panjangnya "
" Boleh aku menambahkan sesuatu?"
" Akan menjadi sebuah kehormatan bagi saya tuan Saleh "
" Magenta Fatima Balqis Mumtaza yang artinya nama putri nabi pemimpin yang cerdas serta memiliki keunggulan "
Tentu saja Mike sangat bahagia dengan pemberian nama dari orang baik yang baru saja dikenalnya itu.
Setelah tuan Saleh mendoakan sang putri serta sang istri tuan Saleh memohon diri kepada Mike untuk kembali ke ruangan dimana istri beliau dirawat. Kebetulan hari ini adalah hari terakhir mereka disana.
Mike berjanji akan mengunjungi tuan Saleh di Perancis jika Andromeda sudah kembali pulih, dia pun ingin berkonsultasi dengan nya perihal kewarganegaraan istri dan anaknya nanti.
Meski Mike telah lama tinggal di Indonesia, tetapi kewarganegaraan nya masih tetap Perancis.
Tak lama seorang perawat wanita memanggil Mike untuk mendatangi kembali dokter yang merawat Andromeda nya.
" Istri anda sudah melewati masa krisisnya tuan Mike, kami akan segera memindahkan nya ke ruangan rawat inap "
Bukan main bahagianya hati Mike saat ini, dia berjanji akan membagi kebahagiaan nya dengan orang-orang yang membutuhkan sebagaimana yang selalu dilakukan oleh Andromeda dan yang telah disarankan oleh tuan Saleh malam tadi.
Alhamdulillah Ya Rab... Engkau telah mengabulkan doa-doa ku...
.
.
.
To be continued 😉
Hai kakak-kakak mohon maaf othor baru up lagi kisah cinta Mike dan Andromeda pagi ini, semoga bisa mengobati kerinduan kalian semua yah...
Happy reading 🤗