Me, My Self And I

Me, My Self And I
Kebahagiaan Yang Sempurna



Magenta termasuk bayi yang tidak rewel, malam hari anak itu hanya bangun satu kali untuk menyusu dan minta diganti popok, selebihnya dia akan tertidur dengan pulas.


Jam bangun nya pun sangat teratur antara pukul 1 dini hari dan pukul 3 dini hari, ini kesempatan yang dipakai Mike untuk melaksanakan Shalat malam. Terkadang dia mengajak serta sang istri untuk menjadi makmum, selebihnya dia membiarkan sang istri untuk kembali beristirahat dan akan membangunkannya pas adzan subuh berkumandang.


Mike dan Andromeda masih tinggal bersama uncle dan aunty nya karena kondisi Andromeda yang belum memungkinkan untuk mengurus sendiri bayi mereka, istrinya itu masih merasakan sakit pasca operasi Caesar.


" Selamat pagi bayi cantik nya daddy..."


Yumiko membawa Magenta kembali ke pangkuan Mike setelah dia selesai memandikan bayi cantik itu di pagi hari.


" Dia bayi yang begitu tenang Mike, terkadang aunty merasa jika Magenta sangat menyukai air " Kekeh nya.


Bukan tanpa alasan Yumiko berkata demikian, ini karena selama dia memandikan bayi itu dari sejak pertama mereka kembali ke kediamannya Magenta belum pernah menangis. Justru dia akan menangis jika Yumiko mengangkat tubuhnya dari dalam bak mandi, itu pun tidak lama.


Tiba-tiba Magenta menangis.


" Sepertinya dia lapar sayang..." Mike menyerahkan bayinya ke pangkuan mommy nya.


Benar saja, dalam hitungan detik bayi mungil itu sudah menyesap air susu mommy nya dengan lahap. Andromeda terlihat menghela nafasnya, dia masih merasakan sakit di sekitar areola nya ketika Magenta menyesapnya.


" Masih lecet ?" Yumiko mendekat


" Iya aunty...." Andromeda kembali meringis.


" Mungkin jika kita balur kan sedikit madu bisa membantu mu agar lebih cepat sembuh nanti "


" Aman juga kan untuk Magenta " Lanjutnya.


Mike teringat dalam salah satu ayat yang dia baca didalam kitab suci Al-Qur'an yang menjelaskan tentang madu, Alquran mengungkap rahasia di balik manfaat madu, yang terbentuk dalam proses alami.


Dalam Alquran surah An-Nahl ayat 69, Allah mengungkapkan kebesarannya melalui keistimewaan dan khasiat yang terkandung dalam madu.


ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلا يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ


“Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan”


Madu yang dihasilkan lebah tidak hanya memiliki rasa yang manis, madu rupanya memiliki kemampuan super sebagai pembunuh bakteri. Hal itu karena kebanyakan mikroorganisme tidak tumbuh di dalam madu sehingga, madu yang tersegel tidak rusak, bahkan setelah ribuan tahun.


" Mommy nya juga harus banyak mengkonsumsi madu..." Mike mencium kening istrinya


" Biar kualitas ASI nya bagus dan kamu juga lebih cepat pulih sayang " Lanjutnya.


" Aunty rasa kita punya sarang lebah madu disekitar kebun anggur Mike, kau ingat pohon-pohon besar yang tumbuh diantara rumah kita dan rumahmu? "


" Uncle mu pernah mencegah salah seorang pegawai kebun untuk menghancurkan nya " Lanjutnya.


" Sepertinya kita harus memanennya dalam waktu dekat ini aunty " Kekeh Andromeda.


" Kalian tunggulah disini, aunty akan meminta pamanmu untuk memanennya "


Yumiko bergegas keluar dari ruangan itu menuju dapur dimana sang suami sedang berkutat dengan bahan-bahan makanan, seperti biasa Wallace sedang menyiapkan sarapan pagi menyehatkan untuk mereka.


" Apa mereka sudah siap?" Tanya Wallace kepada Yumiko setelah dia menyadari kehadiran sang istri dibelakang nya.


" Sayang...Apa kau masih ingat dengan sarang lebah waktu itu?"


" Yang ada di pepohonan sana?


" Iya... Apakah masih ada?"


" Masih sayang, aku tidak akan membiarkan siapapun menyingkirkan lebah-lebah itu "


" Sepertinya kita harus mulai memanennya sayang, Andromeda membutuhkannya "


" Aku akan meminta bantuan seseorang untuk itu " Wallace menuangkan masakan nya keatas piring saji.


" Jangan sampai ratu lebahnya stress dan mati, nanti pasukan lebahnya akan ikut mati " Lanjutnya.


Yumiko terlihat menganggukkan kepalanya, suaminya ini begitu pandai dalam segala hal itulah kenapa Yumiko begitu mencintainya. Apalagi Wallace tidak pernah menuntut nya untuk memiliki keturunan, menurut nya kehadiran Mike saat dia masih kecil sudah cukup terlebih sekarang Mike sudah bisa memberi mereka seorang cucu perempuan yang sangat cantik. Kebahagiaan mereka terasa lebih sempurna.


Menjelang siang hari Wallace membawa satu kotak besar sarang madu ke rumahnya, dia meminta bantuan kepada salah satu pegawai kebunnya untuk bisa memanen madu yang ada diatas pohon.


" Sepertinya aku punya ide untuk bisnis baru " Wallace meletakkan kotak berisi madu dimeja dapur.


" Aku akan membuat peternakan madu " Lanjutnya.


" Itu ide bagus uncle " Mike masuki ruangan dapur untuk bergabung dengan Wallace dan Yumiko.


" Woow...Ini banyak sekali uncle..." Mike melihat satu kotak besar berisi madu.


" Ini baru dari satu sarang Mike, ada beberapa sarang disana " Wallace mulai memisahkan madu dari sarangnya.


Dengan sangat hati-hati Wallace mulai memeras sarang madu tersebut, sebelumnya dia telah mencuci tangan wadahnya terlebih dahulu, lalu dia membungkus tangannya menggunakan sarung tangan karet yang aman untuk makanan.


" Aku akan memberikan nya beberapa pada istri ku, sebelum Magenta bangun dia sudah harus mengoleskan ini di payu***ra nya "


Mike mengambil satu potong kecil sarang madu dan menaruhnya di mangkuk kecil.


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Terimakasih sudah menjadi pembaca setia cerita ini. Mohon maaf othor belum bisa crazy up disini, doakan othor selesai kan novel sebelah yah 😘


Happy reading 🤗


Happy weekend 🤗