Me, My Self And I

Me, My Self And I
Rumah Baru, Harapan Baru



Meski berat akhirnya Yumiko dan Wallace melepaskan kepindahan Mike beserta istri dan anaknya ke rumah baru mereka, jaraknya memang cukup dekat hanya terhalang bentangan kebun anggur disamping rumah keduanya.


" Aunty bisa main kesini kapanpun, kita dekat aunty " Andromeda meyakinkan Yumiko, wanita itu terlihat masih berat untuk melepaskan Andromeda dan bayinya.


" Iya sayang...Tetap saja, aunty akan merindukan kalian apalagi kalau malam..."


" Kalian cepat-cepat bikin adik buat Magenta " Kekeh Wallace


" Biar aunty mu bisa membawa kembali Magenta kerumah ini " sambung nya.


Mike tersenyum dengan pernyataan sang paman yang menurut nya ide yang sangat bagus.


Setelah perdebatan panjang dan bujuk serta rayuan akhirnya Mike dan Andromeda bisa menempati rumah yang cukup lama sudah selesai direnovasi itu.


Mike benar-benar puas dengan hasilnya, tanpa menghilangkan kesan Puri pada rumah itu mereka telah berhasil menyulap design interior rumah menjadi lebih kekinian dengan tetap mempertahankan keaslian rumah itu. Rumah peninggalan almarhum orang tua Mike.


Andromeda membulat matanya ketika dia melihat sebuah foto keluarga dengan ukuran yang cukup besar terpampang diruang keluarga, didalam foto tersebut tampak wajah ibu dari suaminya yang wajahnya mirip dengannya.


" Itu ibuku sayang..." Mike menggelayut di pundak sang istri.


" Dia cantik bukan?" Lanjutnya..


" Iya hunny...dia sangat cantik " Andromeda mendekati foto itu.


" Dia mirip denganmu " Kini lelaki itu memeluk sang istri dari arah belakangnya, dan mendaratkan tangannya diperut Andromeda.


" Engga hunny, dia jauh lebih cantik..." Kekeh Andromeda.


Melangkahkan kakinya keluar dari ruang keluarga menuju kamar utama yang masih berada dilantai yang sama Andromeda kembali dibuat takjub dengan luasnya ruangan itu.


" Dulu ini kamar almarhum orangtuaku, aku meminta tukang untuk sedikit merubahnya agar lebih nyaman untukmu "


Mike menjatuhkan tubuhnya diatas ranjang yang terlihat begitu empuk.


" Sini sayang..." Mike menepuk tempat kosong disampingnya.


" Besar sekali hunny " Andromeda masih mengedarkan pandangannya keseluruhan bagian ruangan.


" Aku ingin melihat kamar mandinya " Lanjutnya, meninggalkan Mike seorang diri berbaring diatas ranjang.


" Hati-hati sayang..." Pinta Mike setelah melihat sang istri berlari kecil menuju kamar mandi.


" Mike....!!! " Pekik Andromeda seketika setelah wanita itu membuka pintu kamar mandinya.


Mike sontak beranjak dari tempat tidurnya dan berlari menghampiri sang istri dengan perasaan was-was.


" Ada apa sayang???!"


" Aku suka dengan kamar mandi nya!"


Ukuran kamar mandi itu lebih dari setengah ukuran kamar tidur mereka, dengan bathtub yang nyaman dan berbagai fasilitas lainnya didalam sana.


" Ya Tuhan Nda! Kamu udah bikin jantungku copot dengan teriakan mu itu!"


" Hehe...Maafkan aku sayang, aku hanya suka sekali dengan kamar mandi ini..."


Mike menghampiri Andromeda dan memeluk nya, Mike juga membawa Andromeda keluar dari dalam sana. Tak lama seseorang mengetuk pintu kamar mereka.


" Siapa sayang...?" Andromeda mengerutkan keningnya, seingatnya saat mereka memasuki ruangan rumah ini dia tidak melihat siapapun kecuali dirinya dan suaminya.


" Selamat siang tuan muda, kami sudah berkumpul diruang tamu "


" Oke Rosa, saya akan kesana sebentar lagi "


Wanita itupun berlalu dari hadapan Mike, dan Mike menghampiri Andromeda.


" Sayang, mereka sudah menunggu kita dibawah " Mike mengulurkan tangannya kepada Andromeda.


" Ayo kita temui mereka, aku akan mengenalkan nyonya rumah ini kepada mereka "


Keluar dari dalam kamar Mike dan Andromeda berjalan menuju ke ruang tamu, dimana para pelayan baik pria maupun wanita sudah berkumpul bersama.


Mereka hampir tidak bisa menyembunyikan tatapan kagum mereka begitu mata mereka melihat wanita yang berjalan bersama majikan mereka.


Mirip nyonya besar...


" Hallo semuanya, terimakasih atas kesediaan anda semua untuk kembali bekerja dirumah ini, perkenalkan ini istriku... Andromeda " Mike menghela nafasnya sejenak.


" Saat ini istriku sedang hamil, aku mohon bantuan dari kalian semua untuk membantuku menjaga nya " Lanjutnya.


Rosa, wanita yang tadi mengetuk pintu kamar mereka mewakili seluruh pelayan untuk berbicara.


" Selamat atas kehamilannya nyonya " Ucap Rosa ramah, wanita itu tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


" Perkenalkan saya Rosa, kepala pelayan disini " Lanjutnya.


" Terimakasih Rosa, senang bertemu dengan mu " Andromeda memeluk wanita itu, Rosa terlihat terkejut dan menatap kearah Mike. Pria itu menganggukkan kepalanya, pertanda Rosa boleh membalas pelukan istrinya itu.


Mike lalu menjelaskan tentang keyakinan baru yang dianutnya bersama sang istri agar kelak tidak terjadi kesalahpahaman antara mereka, pria itu juga memberi tahu kepada mereka makanan dan minuman apa yang boleh dan tidak diperbolehkan untuk Mike dan Andromeda konsumsi.


" Rosa, itu tugasmu untuk memastikan makanan yang dimasak tidak mengandung jenis makanan yang saya sebutkan tadi " Lanjutnya.


" Baik tuan, saya akan memberikan daftar nya kepada kepala koki dirumah ini "


" Baik, terimakasih Rosa dan untuk kalian semua "


" Kami akan beristirahat, silahkan kalian melanjutkan pekerjaannya kalian "


Para pelayan kembali ke pos nya masing-masing dan kembali melakukan pekerjaan mereka masing-masing setelah beberapa lama mereka dirumahkan karena proses renovasi rumah ini.


Meski rumah ini pernah Mike sewakan kepada temannya, tetapi para pelayan itu tetap bekerja disana.


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Mohon maaf baru up lagi cerita ini, sambung besok yah...


Besok ke posesifan Mike akan kambuh, apa yang akan terjadi dirumah itu???