Me, My Self And I

Me, My Self And I
Raja dan Ratu Sehari



" Saya nikah kan putri saya Andromeda Wiraatmadja binti Suganda Wiraatmadja dengan mas kawin seperangkat alat sholat beserta perhiasan emas bertahtakan berlian seberat 25 gram dibayar tunai " ucap abah dengan lancar


" Saya terima nikahnya Andromeda Wiraatmadja binti Suganda Wiraatmadja dengan mas kawin tersebut dibayar tunai " sambut Mike dengan satu kali tarikan nafasnya.


" Sah ??!" tanya penghulu kepada para saksi


" Sah !" jawab para saksi pernikahan secara hampir bersamaan.


Pengantin wanita mencium punggung tangan pengantin pria, lalu sang pria mencium kening wanita yang telah sah menjadi istrinya setelah itu mereka mencium pipi kanan dan kirinya lalu melakukan sungkem kepada kedua orangtuanya.


Paman dan bibi Mike berhalangan hadir pada saat itu, tetapi tidak mengurangi kekhidmatan upacara pernikahan yang sedang berlangsung.


Terlihat diantara para tamu bude Sum serta bude Marni berserta para suaminya juga Petrus dengan tunangannya, mereka ikut berbahagia dengan pernikahan Andromeda dan Mike.


" Berkah yo nduk rumah tanggamu, bude doakan kalian bahagia sampe kakek nenek " ucap bude ketika mereka menghampiri nya di pelaminan.


" Makasih bude... makasih bude udah sempetin buat dateng kesini..." Andromeda memeluk bude Sum, orang yang telah banyak membantu dan memberikan inspirasi kepada Andromeda.


" Oalah...cah ayu...ayu tenan, pakde doakan kalian segera nimang momongan " ucap pakde


" Congrats yah Nda...Wish you all the best pokoke " ucap Petrus.


Mike pun sama banyak mendapatkan ucapan selamat dari rekan-rekan bisnis nya, teman-temannya dan yang paling heboh adalah ucapan selamat dari Dhika. Dia naik ke panggung untuk mengucapkan selamat kepada keduanya dengan sedikit memberikan pidato lalu dilanjutkan dengan mempersembahkan sebuah lagu untuk sang ratu dan raja yang ada di pelaminan.


" Lagu ini ane persembahan untuk kedua sahabat baik ane yang sedang menjadi ratu dan raja diatas pelaminan....Surat Cinta untuk Andromeda ( Starla )"


Kutuliskan kenangan tentang


Caraku menemukan dirimu


Tentang apa yang membuatku mudah


Berikan hatiku padamu


Takkan habis sejuta lagu


Untuk menceritakan cantikmu


Kan teramat panjang puisi


Tuk menyuratkan cinta ini


Telah habis sudah cinta ini


Tak lagi tersisa untuk dunia


Karena tlah ku habiskan


Sisa cintaku hanya untukmu


Aku pernah berpikir tentang


Hidupku tanpa ada dirimu


Dapatkah lebih indah dari


Yang kujalani sampai kini


Aku slalu bermimpi tentang


Indah hari tua bersamamu


Tetap cantik rambut panjangmu


Meskipun nanti tak hitam lagi


Bila habis sudah waktu ini


Tak lagi berpijak pada dunia


Telah aku habiskan


Sisa hidupku hanya untukmu


Dan tlah habis sudah cinta ini


Tak lagi tersisa untuk dunia


Karena tlah ku habiskan


Sisa cintaku hanya untukmu


Untukmu


Hidup dan mati ku


Bila musim berganti


Sampai waktu terhenti


Walau dunia membenci


Bila habis sudah waktu ini


Tak lagi berpijak pada dunia


Telah aku habiskan


Sisa hidupku hanya untukmu


Tlah habis sudah cinta ini


Tak lagi tersisa untuk dunia


Karena tlah ku habiskan


Sisa cintaku hanya untukmu


Karena tlah ku habiskan


Sisa cintaku hanya untukmu


Dhika mengajak kedua mempelai untuk naik keatas panggung dan ikut bernyanyi bersama nya. Andromeda sangat terharu dengan syair lagu yang dibawakan oleh Dhika sahabatnya, tak terasa air matanya mengalir. Mike yang melihat keharuan wanita yang telah menjadi istrinya ini menariknya kedalam pelukannya lalu mencium keningnya.


Mike dengan tetap melingkarkan tangannya ke pinggang sang istri bergantian dengan Dhika untuk menyanyikan lagu yang menurutnya memang sangat mewakili perasaan nya kepada Andromeda.


Para tamu undangan yang tengah berada didalam aula besar itu pun ikut merasa terharu melihat kemesraan yang dipertunjukkan oleh sang pengantin pria untuk wanitanya, rata-rata dari mereka bahkan tahu kisah masa lalu mereka yang berliku.


" Andromeda cantik banget yah sayang..." ujar Miska kepada Eddy suaminya, saat ini Miska tengah hamil anak pertama nya.


Mike sengaja meminta Dhika untuk mempersiapkan gaun pengantin berwarna putih untuk acara resepsi pernikahan mereka untuk memudahkan ruang gerak bagi Andromeda, sementara kebaya dan kain dipakai untuk acara ijab qobul nya.


.


.


.


" Sayang....apa kamu sudah siap...?" tanya Mike kepada Andromeda yang tengah duduk diatas tempat tidur.


Sebelum mereka kembali ke kamar hotel Andromeda telah selesai melepaskan semua atribut ditubuhnya dibantu oleh perias pengantin.


Andromeda terdiam beberapa saat.


" Aku gak akan maksa kamu kalo kamu belum siap sayang..." Mike menarik Andromeda kedalam pelukannya untuk memberikan kekuatan pada nya.


" Mike aku...." Andromeda melepaskan pelukan Mike, dia tertunduk.


" Andromeda...apapun yang pernah terjadi dalam hidupmu, aku menerima mu seutuhnya. Kamu adalah kamu yang sekarang, bukan yang dulu.... Bagiku kamu adalah bidadari yang telah Tuhan ciptakan untukku." Mike mencoba menguatkan wanita yang tengah terisak dihadapannya


" Mike...Aku merasa jijik dengan diriku..." Andromeda berhambur kedalam pelukan Mike dan mencurahkan emosi yang telah dia pendam selama ini lewat tangisan nya.


" Maafkan aku ..." imbuhnya


Mike memeluk Andromeda dengan erat, jadi ini yang membuat raut wajah Andromeda berubah seketika ketika terakhir dia bertanya perihal anak kepadanya.


" Menangis lah sayang, jika itu bisa membuat mu merasa lebih baik, karena setelah ini kamu tidak boleh lagi meneteskan air matamu..." Mike mengelus rambut hitam istrinya. Dia bisa merasakan sakit didalam hati wanitanya ini, dia berjanji akan selalu berusaha untuk membahagiakan nya.


Mike melepaskan pelukannya dan menatap wajah cantik wanita yang baru saja dia nikahi, dia memberikan senyuman manis kepadanya, menyapu sisa air mata di kedua pipinya dan mendekatkan wajahnya. Mike merasakan hembusan nafas wanitanya diwajahnya, dia melihat bibir mungil yang ranum milik istrinya itu, pelan tapi pasti dia mulai mencium nya dalam dan Andromeda pun membalasnya dengan membiarkan Mike mengeksplorasi didalamnya.


Mike melepaskan tautan bibirnya agar memberikan kesempatan kepada mereka untuk menarik nafas sejenak, lalu melanjutkan kembali aktivitas nya yang semakin lama semakin menuntut.


Satu jam lebih mereka bergumul dalam sebuah adegan intim yang indah, keduanya saling membagi asa dan cinta dan berakhir di puncak pelepasan bersama.


" Sayang...kamu kayak perawatan " Mike usil, posisi Mike masih diatas tubuh Andromeda.


Seketika Andromeda tersipu, wajahnya berubah seperti udang rebus!


" Apaan sih hunny..." dia mencubit pinggang Mike


" Awwwwhhh....sakit " Mike pura-pura


" Lagi yah..." Mike memohon


Andromeda tersenyum dan dimata Mike itu sangat sexy apalagi ketika dia mengangguk, seketika gairah Mike kembali memuncak lalu terjadi kembali peperangan antara keduanya. Toh sekarang mereka sudah sah pikir Mike jadi bebas mau berapa ronde juga.


" I love you istriku ..."


" I love you more suamiku..."


Tak lama merekapun pergi ke alam mimpinya masing-masing, kali ini mereka terlelap dalam keadaan yang sangat bahagia.


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘