
Tanggal pernikahan yang abah tentukan bertepatan dengan tanggal ulang tahun Mike, Mike tadinya akan membuat sebuah pesta pernikahan yang mewah tapi dilarang oleh calon mertuanya yang terkenal dengan kesederhanaan nya. Kata abah mubazir buang-buang uang, mending uangnya disedekahkan kepada kaum duafa.
Ini yang disukai oleh Mike dari keluarga mertuanya, mereka ini sebenarnya terbilang orang kaya didaerahnya tetapi prinsip kesederhanaannya tetap mereka jaga. Mike pamit pulang setelah perbincangan dengan calon mertua selesai dilakukan.
Tetapi ada hal yang membuat Mike agak frustasi, abah melarang Mike menemui Andromeda sampai waktu acara pernikahan nanti, dengan kata lain Andromeda wanita yang dicintainya sedang dipingit.
" Kamu masih bisa menghubungi ku via telepon Mike " Andromeda mencoba membujuk prianya yang sedang merajuk melalui sambungan telpon.
" Tapi kalo ada apa-apa sama kamu gimana sayang...orangtuamu kan belum tau kalo kamu sakit " ucap Mike khawatir
" Aku sehat Mike, dan doakan aku agar bisa tetap seperti itu " pinta Andromeda
" Aku pasti akan selalu mendoakan kamu sayang.... Ya udah pokoknya kabarin aku setiap hari, handphone gak boleh mati dan kalo aku telpon langsung diangkat "
" Iya sayang....udah ah aku mau tidur "
" Apa tadi kamu bilang...? coba ulangi sekali lagi "
" Aku mau tidur...!"
" Bukan...sebelum itu....Kamu bilang apa??"
" Iya sayang...." jawab Andromeda
" Love you Andromeda ku..."
" Love you more hunny..."
Andromeda mengakhiri sambungan telponnya dan memutuskan untuk segera tidur, tubuhnya terasa sangat lelah hari ini. Sementara Mike diseberang sana sedang merasakan hatinya yang berbunga-bunga karena pada akhirnya wanitanya membalas panggilan sayangnya.
" Apa anda baik-baik saja tuan Mike ?" tanya sang sopir yang sedari tadi melihat tuannya senyum-senyum sendiri melalui kaca spion di depannya.
" Aku sedang bahagia saat ini " Mike kembali tersenyum
Mike meraih handphone nya kembali dan menghubungi temannya, siapa lagi kalau bukan Mahandhika
" Hallo Dhik...temuin gue ditempat biasa sekarang yah..." pinta Mike yang langsung mendapatkan persetujuan dari Dhika.
Mike berencana untuk meminta Dhika agar mempersiapkan pesta pernikahan nya dengan Andromeda.
.
.
.
Keesokan harinya di daerah tempat tinggal Andromeda tiba-tiba tersiar kabar bahwa Andromeda akan menikah karena sudah hamil diluar nikah akibat pergaulan dilingkungan tempat kerjanya.
Ambu sangat kesal dengan para tetangga yang sudah begitu mudah termakan kabar burung yang tidak jelas sumbernya.
" Abah ..! Kumaha atuh itu geura ceu Mimin sama ceu Utih meni heboh nyeritain anak kita si Nda ke orang-orang, katanya anak kita hamil duluan " ujar ambu gelisah
" Ahh...ambu mah kayak gak tau aja tetangga kita kayak gimana...biarin aja ambu, jangan didengerin " Abah mencoba untuk menenangkan sang istri.
" Siapa atuh nya yang nyebarin berita kayak gitu abah....meni ku tega pisan eta teh "
" Berita apa ambu ?" tanya Andromeda tiba-tiba.
Andromeda yang mendengar suara heboh ambu nya memutuskan untuk keluar dari kamarnya. Lalu ambu menceritakan tentang kabar yang dia dapatkan dari para tetangga nya.
Andromeda seperti sudah mengetahui dalang dibalik peristiwa heboh ini.
" Biarin aja ambu, yang penting Nda mah gak seperti yang mereka tuduhkan " Andromeda mencoba menenangkan ibunya.
Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu diiringi dengan ucapan salam.
" Waalaikumsallam warahmatullahi wabarakatuh " ambu bergegas menuju pintu depan rumah.
" Eh ..pak RW....mangga kalebet pak ( silahkan masuk )"
" Abah ada ambu?" tanya pak RW sambil mendudukkan dirinya diatas kursi tamu.
" Aya pak, sakedap Ambu panggilkan " jawabnya.
" Ini bah... masyarakat di RW kita lagi ribut-ribut masalah Andromeda anak abah, saya kesini mewakili mereka untuk mencari tahu kebenaran nya "
Ambu dan Andromeda menghampiri keduanya membawakan segelas air teh dan sepiring cemilan.
" Tah budakna mat ( ini anak nya mat ), sok tanyain langsung sama anaknya "
" Kenapa pak RW?" tanya Andromeda
" Itu Nda... orang-orang dikampung kita lagi ribut tentang kamu yang katanya sedang hamil padahal belum menikah..." jawab Rahmat.
" Pak RW bisa lihat saya sekarang kan? apa saya terlihat seperti sedang hamil?" tanya Andromeda
" Atau... panggil kan dokter aja pak, biar lebih jelas lagi mah " lanjutnya.
Rahmat melihat Andromeda dengan seksama, dia tidak mendapatkan perubahan pada tubuh wanita yang ada dihadapannya ini.
" Kalau boleh saya tahu, siapa yang menyebarkan berita ini pak?" tanya Andromeda
" Nah itu Nda yang saya masih bingung, siapa yang lebih dulu menyebarkan berita ini " jawabnya
Tiba-tiba terdengar suara orang-orang dihalaman rumah Andromeda, mereka berteriak meminta Andromeda untuk keluar, bahkan ada yang berani mengusirnya dari kampung. Andromeda beserta orangtua dan pak RW keluar untuk menghadapi mereka.
"Saya akan memberikan uang sepuluh juta bagi orang yang bisa membuktikan jika calon istri saya tengah mengandung dan bagi orang yang mau memberi tahu siapa yang menyebarkan berita bohong tentang calon istri saya " ujar Mike yang baru keluar dari mobil mewahnya
" Mike...itu gak perlu!" pinta Andromeda
Mike menghampiri Andromeda, mencium punggung tangan kedua orangtuanya dan menyalami pak RW yang masih bersama mereka.
" Tapi...saya tidak akan sungkan untuk mengirimkan orang yang telah menyebar kan berita bohong ini ke pihak yang berwajib, dan akan saya pasti kan orang tersebut mendapat hukuman seberat-beratnya " imbuhnya.
Semua orang yang ada disana langsung terdiam.
" Ayo... bubar! bubar !" titah pak RW
" Ikut saya pak " pinta Andromeda kepada Rahmat.
Andromeda melangkah kakinya menuju satu tempat yang dulu selalu didatangi oleh mantan suaminya Danny, dia berharap manusia bajing*n itu masih berada disana.
Benar saja, Danny sedang berkumpul bersama teman-teman nya dirumah yang dulu pernah dimiliki Andromeda yang telah digadaikan oleh Danny kepada salah seorang temannya, mereka sedang berjudi!
Andromeda mengangkat meja yang sedang mereka pakai untuk berjudi hingga kartu dan minuman diatasnya tumpah dan tercecer.
" Brengs*k lo yah! " Andromeda menghampiri Danny dan sebuah tendangan telak mendarat di selangkang*nnya hingga membuat Danny roboh seketika.
" Otak lo kagak dipake hah??!!" satu lagi pukulan mendarat diwajahnya
Teman-temannya yang berada disana tidak bisa berkutik karena Mike dan sang sopir menghadang mereka, sedangkan pak RW masih berdiri dalam keadaan terkejut.
Andromeda lalu mengambil botol minuman yang berada disana dan memukulkan botol itu ke kepala Danny hingga dia pingsan bersimbah darah lalu menginjakkan kakinya di dada Danny
" Lo pikir gue diam karena takut??? dasar manusia laknat!" Andromeda berlalu dari hadapan mereka.
Tak lama petugas keamanan desa beserta aparat kepolisian datang untuk menangkap mereka atas laporan yang diberikan oleh abah dan ambu.
Mike yang melihat adegan tersebut masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
" Sayang....." panggil Mike sambil berusaha untuk mengejar calon istrinya
" APA!!?" bentak Andromeda
.
.
.
To be continued 😉
Hai kakak-kakak tolong tinggalkan jejak kalian disini yah 😘😁😘
Arigato gozaimasta 🤗🤗