Me, My Self And I

Me, My Self And I
Teman Baru



Kembalinya Mike dan Andromeda ke kediaman lamanya membuat teman-teman Mike yakin bahwa kabar yang selama ini telah lama beredar adalah benar adanya, selama ini kabar itu hanya dianggap rumor semata. Pasalnya memang selama ini Mike sering bolak-balik Paris, tapi hanya untuk kembali lagi ke Indonesia.


Apalagi ditambah dengan kabar Mike yang sudah menikah dan mempunyai seorang anak, Mike memang secara sengaja tidak pernah memberi tahu teman-temannya keberadaan dirinya saat ini. Dia hanya tidak ingin jika Andromeda merasa rendah diri, karena memang teman-teman Mike rata-rata dari kalangan orang kaya.


" Mike!...Aaahh ternyata benar! Kau sudah kembali!" Pierre menghampiri Mike yang telah menunggu kedatangan dirinya dan istrinya didepan pintu masuk rumahnya.


" Apa kabar sobat?!" Pria itu memeluk Mike dan menepuk punggungnya.


" Ini istriku Antoinette " Lanjutnya, mengenalkan seorang wanita yang berjalan disampingnya.


" Hallo nyonya, selamat datang dirumah kami " Mike menangkupkan kedua tangannya dan mempersilahkan kedua temannya untuk masuk.


Aksinya ini sempat membuat sepasang suami istri itu saling menatap, biasanya dia akan memeluk dan mencium pipi kanan kiri tamu-tamunya.


" Dimana istri dan bayimu Mike ?" Tanya Antoinette, sepertinya wanita itu sudah tidak sabar bertemu dengan mereka.


" Mereka akan segera bergabung dengan kita, istriku sedang menyusui bayi kami "


Tak lama setelah kedua teman Mike duduk di sofa ruang keluarga, Andromeda datang dengan membawa Magenta dan menyerahkan nya kepada Mike agar dia dapat menyambut kedatangan tamu-tamunya.


Lagi mereka berdua dibuat heran dengan aksi menangkup kan tangan penghuni rumah itu, jika tadi Mike menangkup kan tangannya kepada istrinya, kali ini Andromeda menangkup kan tangan kepada Pierre dan hanya mencium pipi kanan kiri Antoinette.


Sadar dengan keheranan teman-temannya, Mike menjelaskan keyakinan baru yang dia anut kepada mereka.


" Pantas saja kalian melakukan ini tadi " Pierre memeragakan kembali gerakan tangan yang dilakukan oleh Mike dan Andromeda.


" Sekarang aku mengerti " Kekeh pria itu.


Sementara para suami sedang asik berbincang tentang masa lalu mereka, Antoinette tengah asik berbincang dengan Andromeda. Wanita ini banyak sekali bertanya seputar kehamilan, rupanya mereka belum juga dikaruniai keturunan setelah lima tahun usia pernikahan mereka.


" Apa ada makanan khusus yang kamu konsumsi untuk menyuburkan kandungan mu?"


" Gak ada, makananku normal saja hanya pasti kan saja gizinya seimbang "


" Suamimu?"


" Sama juga, hanya saja setelah Mike mualaf dia tidak lagi mengkonsumsi minuman keras dan semua makanan yang dilarang oleh agama kami "


" Owh...i see "


" Bolehkah aku sering-sering berkunjung kemari dengan suamiku? orang tua kami bilang kalau sering-sering berkunjung ke rumah orang yang baru punya anak bisa ketularan punya anak juga " Kekeh Inette


" Tentu saja Inette, aku senang punya teman baru...Selama disini aku hanya bertemu dengan aunty Yumiko dan uncle Wallace juga para pelayan "


" Owh terimakasih Andromeda...Kau sangat baik sekali " Inette memeluk Andromeda, rupanya pelukan itu memang sudah membudaya sekali disini. Hanya saja mereka memeluk baik perempuan maupun laki-laki tanpa terkecuali.


.


.


.


" Kami hanya berbincang seperti biasa, antar perempuan gitu sayang "


" Seperti biasa bagaimana ?" Mike mengerutkan keningnya


" Inette bertanya banyak hal seputar kehamilan hunny "


" Aahh...Iya, tadi Pierre bilang mereka belum juga diberi keturunan "


" Kita doakan saja yang terbaik untuk mereka " Lanjutnya.


" Kalian berteman baik rupanya, baguslah " Lanjut Mike lagi


Andromeda tersenyum dan menghampiri suaminya yang tengah duduk bersandar ditempat tidur.


" Masih lama yah sayang " Bisik Mike


" Iya hunny...Sabar yah " Andromeda menyenderkan kepalanya didada bidang suaminya.


" Demi kamu sayangku, demi anak kita " Mike mencium puncak kepala istrinya.


Dia ingat wejangan-wejangan dari Tuan Saleh mengenai masa nifas yang dialami oleh setiap wanita yang baru saja melahirkan.


"Pada masa Rasulullah, para wanita yang sedang menjalani masa nifas menahan diri selama 40 hari atau 40 malam." (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).


" Wanita dalam masa nifas dilarang untuk melakukan beberapa hal. Larangan bagi wanita nifas, hampir sama dengan haid, meliputi: Salat, Puasa, Membaca Al-Qur'an, Menyentuh mushaf dan membawanya Masuk masjid, Thawaf, Bersetubuh, Menikmati bagian tubuh istri antara pusar dan lutut "


" Jadi...Kita sebagai seorang suami dan ayah yang baik disarankan untuk menahan keinginan kita kepada istri kita selama itu "


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Happy reading 🤗