Me, My Self And I

Me, My Self And I
Flare 3



Tengah malam tidur Mike terusik mendengar suara erangan wanita yang berada disampingnya, dia membuka matanya melihat Andromeda istrinya seperti sedang merasakan sesuatu ditubuhnya.


" Sayang...Kenapa? Apa ada yang sakit ?" Mike panik melihat Andromeda yang terus mengubah posisi tidurnya.


" Aaaahhh... Sakit banget hunny " Mike mendengar suara lirih istrinya.


" Dimana sakitnya ?" Mike terlihat semakin panik, dia berusaha mencari sumber sakit ditubuh Andromeda


" Semuanya... Sakit semuanya " Andromeda mulai menangis


Mike panik bercampur bingung, dia tidak mengerti apa yang harus dilakukan untuk membantu Andromedanya, keadaan wanitanya kini membuat nya frustasi, dia merasa gagal sebagai seorang suami, padahal jelas-jelas dia sudah berjanji tidak akan pernah menyakitinya dan akan selalu membahagiakan nya


Mike memutuskan untuk membawa Andromeda ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, dia khawatir kondisi Andromeda akan semakin memburuk jika terlalu lama dibiarkan. Untuk saja Andromeda selalu membawa medical record nya kemanapun dia pergi.


Andromeda mendapatkan penanganan dari dokter ahli reumatologi, dengan gerak cepat mereka menangani pasien yang datang dalam keadaan menahan sakit di seluruh tubuh nya itu. Setelah melalui beberapa tahap pemeriksaan dan menjalani tes laboratorium, dokter memberikan kesimpulan bahwa Andromeda mengalami peradangan di seluruh sendi-sendi besar ditubuhnya, oleh karena itu dia harus mendapatkan perawatan intensif selama beberapa hari sampai peradangan di seluruh tubuhnya mereda.


" Maafkan aku sayang... Seharusnya aku tak mengijinkan kamu untuk memakan makanan itu..." Mike mencium kening istrinya yang saat ini sedang terbaring lemah setelah mendapatkan beberapa suntikan untuk membantu menahan rasa sakit nya.


" Gak apa-apa hunny ... Aku yang bersalah bukan kamu..." Andromeda menjawab dalam keadaan setengah sadar, tak lama dia pun terlelap akibat pengaruh obat yang disuntikkan sebelumnya.


Mike terdiam membisu, saat ini pikiran dan hatinya sedang melayang jauh memikirkan segala kemungkinan yang akan dialami oleh sang istri tercintanya.


Apa yang harus aku lakukan sayang...?? Aku bahkan takut untuk menyentuh mu saat ini, takut sentuhan ku malah memperburuk keadaan mu...Tapi yang paling aku takutkan adalah kehilanganmu...


Air mata Mike tak terbendung lagi, dia menangis sambil memegang tangan Andromedanya, dia tak ingin kebahagiaan yang baru sedikit dia rasakan bersama sang istri hilang.


Ada satu obat yang diberikan oleh dokter kepada sang istri yang mereka bilang dewa nya obat, yang mereka bilang bisa mempercepat hilangnya peradangan dari tubuhnya, yang mereka bilang dapat menghilangkan rasa sakit dari tubuh Andromeda nya, tetapi setiap sehabis obat itu diberikan sekian detik kemudian Andromeda merintih merasakan seluruh tubuhnya seperti ada ratusan jarum yang menusuk di seluruh tubuhnya, ini yang membuat Mike semakin panik, semakin khawatir dan semakin takut.


" Aaaahhh....Mike...sakit Mike....sakit....Aku lelah Mike.... Sakit Mike...Aku ingin pulang Mike...." Selalu seperti itu setiap beberapa detik setelah jarum suntik itu memasukan cairan obat melalui selang infus nya, dan itu dia dapatkan tiga kali setiap hari nya.


" Sabar sayang....Sabar...Aku disini... Aku disini...." Mike hanya bisa menggenggam erat tangan Andromeda dan mencium keningnya untuk sekedar memberikan kekuatan padanya.


" Dokter... Adakah alternatif lain untuk pengobatan istri saya?" Satu ketika Mike memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter yang menangani istrinya.


" Untuk sekarang hanya ini yang bisa kami lakukan untuk membantu peradangan di tubuhnya mereda tuan Mike "


.


.


.


" Maafkan aku hunny, bulan madunya jadi kacau gara-gara aku..." Andromeda menundukan wajah nya. Sekarang Andromeda dan Mike dalam perjalanan pulang ke kota Bordeaux.


" Hei ...Hei....Ini bukan gara-gara kamu sayang, aku yang tidak menjaga mu dengan baik. Padahal aku sudah berjanji tak akan pernah menyakiti mu...Maafkan aku sayang..." Mike menarik Andromeda kedalam pelukannya, dia mencium puncak kepala Andromeda.


" Sepertinya kepulangan mu akan sedikit terhambat Mike " Yumiko telah menyambut kedatangan Mike dan Andromeda


" Its oke Mike, aunty malah lebih senang kalian bisa tinggal lebih lama..." Yumiko melihat keadaan Andromeda yang tengah tertidur.


" Bagaimana keadaan nya sekarang?" Netra nya lekat melihat wajah Andromeda yang masih terlihat pucat.


" Lebih baik dari sebelumnya aunty, dia hanya harus beristirahat lebih lama agar cepat pulih kembali " Mike melemparkan pandangannya, dia masih tidak tega melihat keadaan sang istri tercintanya


" Bersabarlah Mike, aunty yakin dia pasti bisa sembuh " Yumiko mengelus pundak keponakan semata wayangnya.


Malam hari dikamar pengantin baru..


" Sayang...Apa kamu membutuhkan sesuatu?" Mike membetulkan posisi tidur Andromeda


" Enggak hunny...Aku sudah jauh lebih baik " Andromeda tersenyum


" Apa kita akan tinggal lebih lama disini?" Dia memeluk pinggang suaminya


" Iya sayang .." Mike mengelus rambut Andromeda nya


" Bagaimana dengan pekerjaan mu hunny? kan gak bagus ditinggal terlalu lama " Andromeda mendongakkan wajahnya


" Aku gak mau mengambil resiko dengan memaksakan kita untuk pulang cepat, kesehatan mu lebih penting sayang... " Mike mencium kening Andromeda


Tapi aku ingin pulang Mike....


" Apa kamu ingin pulang ?" Mike seperti bisa membaca pikiran Andromeda nya


Andromeda hanya tersenyum, dia tidak berani mengutarakan isi hatinya yang sebenarnya sudah mulai rindu untuk kembali pulang. Dia hanya tidak mau merepotkan Mike lebih banyak lagi.


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak maafkan author karena dua hari ini baru bisa up lagi cerita nya. Author ngajar dulu kemarin-kemarin 😁😁😁


Terimakasih atas dukungannya yah, tanpa kalian semua apalah daku ini 😌😌😌 hanya serpihan berlian yang bertebaran 😆😆😆


Nantikan episode lanjutannya, 🤗🤗🤗


Semoga Andromeda bisa seperti Thor yang sudah bebas lepas dari ketergantungan obat-obat autoimun dan semoga Mike bisa seperti suami author yang baik hati dan tidak sombong tapi gantengnya level dewa x😍😍 yang mendapatkan reward the best caretaker sealam semesta raya.


Papayyy....see you tomorrow 😘😘😘