
Sebenarnya apa yang terjadi pada Jungkook? Bagaimana bisa dia mengira aku selingkuh? Sebelumnya dia tidak pernah semarah ini. Aku sangat mengenal dirinya nya, dia adalah pria yang baik. Tak mungkin dia marah seperti itu kecuali…
“Kecuali kalau ada orang yang merasukinya.. “
“Hyerin!”
Suara Jimin membuatku tersadar. Aku pun tersenyum saat dia menghampiriku.
Sekarang aku berada di taman sekolah. Entah kenapa satu satunya tempat yang aku pikirkan untuk menjauhi Jungkook adalah taman sekolah.
Jimin datang sambil membawa sebotol air minum untukku, tanpa ragu aku langsung menerima dan meneguknya.
“Kau tidak apa-apa?” Ucapnya dengan raut wajah yang khawatir.
Kuanggukan kepala lalu tersenyum padanya.
“Emm.. sekarang aku tidak apa-apa.”
Jimin menghembuskan nafasnya gusar.
“Sebenarnya apa yang terjadi di antara kalian? Apa ada masalah?”
Sepertinya aku harus berbagi cerita, bagaimana pun juga Jimin adalah sahabatku.
“Sebenarnya ada sedikit masalah kecil, dan itu karena dia sedikit merendahkanku dalam belajar. Aku tahu itu hanyalah masalah kecil, dan aku tahu dia hanya bercanda, tapi saat itu situasinya aku sudah berusaha keras. Jadinya aku terlalu terbawa emosi.
Tapi, bagaimana bisa dia mengira aku selingkuh dengan Minju? Padahal Minju hanya menemaniku belajar, bahkan dia bekerja sama denganku.
Kami sedang belajar di ruang aula saat itu, hingga akhrinya Jihyun datang dan…”
Tunggu sepertinya aku tahu siapa yang mengadu domba aku dengan Jungkook.
“Dan dia mengira kalau aku selingkuh dengan Minju. Hey! Bukankah Jihyun yang mengatakan pada Jungkook kalau aku selingkuh?! Aishhh dasar cewek sialan! Bagaimana bisa aku lupa tentang dia?!”
Iya! Pasti dia! Siapa lagi? hanya dia yang tahu kalau aku sedang bersama Minju sejak tadi. Aishhh kenapa anak itu selalu buat masalah denganku?
“Tunggu..jadi ini semua ulah Jihyun?”
“Ya! Aku yakin dia yang melakukan semuanya di balik kekacauan ini. Aishhh dimana cewek itu sekarang?!!”
🌸🌸🌸
Saat bel pulang tiba, aku langsung pergi ke tempat loker. Pasti Jihyun ada di sana sekarang. Aku berencana untuk menghajarnya sekarang, dan ternyata dugaanku benar. Kulihat dia sedang berdiri santai sambil memeriksa lokernya. Dengan perasaan membara aku langsung pergi menghampirinya.
“Jihyun!”
Jihyun yang terlihat santai, akhirnya menoleh menatapku lurus. Kemudian dia tersenyum sambil memutar badannya ke arahku. Lalu dia melipat kedua tangannya di dada.
“Apa yang kau katakan pada Jungkook?!”
Raut wajahnya dibuat bingung dengan pertanyaanku. Sepertinya dia ingin sok pura-pura tidak tahu.
“Apa maksudmu? Aku tidak mengerti? Apa kau sakit?”
Anak ini memang harus di beri pelajaran. Aku langsung memukul loker di sampingku dengan cukup keras.
BRAKK!
“Jangan pura-pura tidak tahu bodoh! apa kau yang mengadu doma aku dengan Jungkook?! Apa kau yang mengatakan aku selingkuh dengan Minju?”
Mendengar pertanyaanku dia akhrinya tersenyum smirk.
“Kenapa? Bukankah itu benar? Kau selingkuh dengan Minju.”
Ternyata dugaanku benar, dialah yang membuat kekacauan ini. Rasa amarahku semakin bergejolak mendengar ucapannya.
“Aku tidak akan pernah selingkuh dari Jungkook! Aku sangat mencintainya! Bagaimana bisa kau mengatakan aku selingkuh darinya? Aku dan Minju hanyalah teman! Kami hanya belajar bersama dan hanya itu! Jadi berhenti membuat masalah Jihyun!”
PLAK!!
A-apa..? apa dia baru saja menamparku? Mataku membulat merasakan pipi yang terasa perih sekarang. Kupegang pipiku lalu menatapnya tak percaya dengan apa yang baru saja dia lakukan. Tapi setelah kembali menatapnya. Aku terkejut melihat raut wajahnya yang terlihat sangat marah dengan sorotan mata bencinya padaku. Perlahan, matanya pun mulai berkaca-kaca.
“Beraninya kau mengatakan cinta pada Jungkook?! Kau lah yang ja**** di sini! Kau sudah merebut calon suamiku dan kau berpacaran dengannya! Di depan calon istrinya!”
DEG!
Rasanya mendengar perkataan Jihyun seperti sebuah pisau tajam yang menusuk tapat pada jantungku. Rasanya sangat sakit sekali, hingga membuatku tak bisa berhenti membendung air mata. Begitu pun Jihyun yang sudah basah diguyuri air mata di wajahnya.
“Kaulah yang brengsek telah merebut Jungkook dariku! Kau tahu?! Aku sangat mencintainya melebihi diriku sendiri. Tapi, setelah kau datang dalam kehidupannya. Kau merusak semuanya!”
Mendengar ucapannya aku hanya bisa diam membeku dengan air mata yang terus mengalir. Sungguh rasanya sangat menyakitkan mendengarnya.
“Sampai kapan pun, kalian tidak akan terus bersama! Aku akan terus mengganggu kalian!”
Bersamaan dengan bentakannya dia langsung menutup lokernya keras. Setelah itu dia pun pergi dariku.
Tu-tunggu dulu, bukankah… Jungkook bilang pertunangan itu sudah di batalkan? Kalau begitu kenapa Jihyun mengatakan jika aku sudah merebut calon suaminya? Jadi.. selama ini… yang kulakukan adalah salah? aku.. tidak bermaksud untuk merebutnya hanya saja… aku…hiks…
“Ibu…hiks…sekarang aku harus bagaimana?”
🌸🌸🌸