
Keesokan harinya, di pagi yang cerah mereka
semua bersiap-siap mengunjungi kediaman Wali kota, Jarak antara penginapan
dengan kediaman Wali kota tidak terlalu jauh,jadi mereka memutuskan untuk jalan
kaki saja.
Beberapa menit kemudian mereka pun sampai di gerbang kediaman Wali kota.
“Ada keperluan apa kalian dengan Wali kota ?.” tanya penjaga gerbang.
“Kami membawa pesan untuk Wali kota.” Jawab Rika.
“Kalau begitu berikan pesannya padaku, aku akan menyampaikannya kepada Wali kota.” Tegas penjaga gerbang.
“Kalau begitu sampaikan saja nona dari keluarga Vare datang berkunjung.” Ucap Fira kepada penjaga
gerbang.
Salah satu dari penjaga Gerang pun masuk ke
dalam Mansion Wali Kota,beberapa saat kemudian penjaga gerbang Kembali bersama
Wali kota.
“Selamat datang Kembali, bagaimana
perjalanan kalian ke Ibu kota?.” sambut Wali kota.
“Perjalanannya cukup melelahkan, dan banyak
sekali yang terjadi beberapa waktu ini.” Balas Fira.
“Ternyata begitu, syukurlah kalian
baik-baik saja, kalau begitu silahkan masuk kita akan berbicara di dalam.” ajak
Wali kota.
Mereka pun di bawa keruangan tamu oleh Wali
kota.
“Jadi bagaimana keadaan keluarga aku di ibu
kota?.” tanya Wali kota.
“Mereka semua baik-baik saja.” Jawab Akira.
“Aku sempat kesana dan berbicara dengan nyonya Lina, kami sudah menceritakan seluruh situasinya.” Jelas Akira
“Lalu bagaimana dengan keluarga Mirage?,
apa mereka masih mencoba menunduk kan keluarga lafis?.” Tanya Wali kota.
“Tenang saja kami telah mengurus hal
tersebut.” Ucap Carla.
“Ah. Boleh kan aku tau siapa nona ini ?.”
tanya Wali kota kepada Carla.
Carla bangun dari kursinya lalu
memperkenalkan diri.
“Perkenalkan saya adalah putri dari
keluarga Ornelas, aku sudah membuat beberapa kesepakatan dengan Akira sebelumnya, jadi aku memutuskan untuk
membantu keluarga Lafis, pemimpin keluarga Ornelas juga sudah setuju dengan
ini.” Ucap Carla.
“Ke..keluarga Ornleas, salah satu keluarga
terbesar di kerajaan dengan bisnis nya yang tak terkalah kan, aku tidak
menyangka bisa menerima bantuan seperti ini, aku sangat berterima kasih tentang
itu.” Ucap Wali kota sambil menunduk.
“Bangun lah Wali kota, kau seharusnya
berterima kasih kepada Akira dan teman-temannya.” Jelas Carla.
“Aku sangat berterima kasih kepada kalian
semua.” Ucapnya.
“Bagimana keadaan di kota ini sekarang?.”
Tanya Rika.
Rex mulai menceritakan kejadian beberapa
hari yang lalu.
Setelah terjadi bencana pada saat itu, para
warga mulai berdatangan ke Mansion ku untuk meminta penjelasan tentang apa terjadi, akupun menjelaskan detail
nya dan berusaha menenangkan mereka, tapi mereka malah semakin marah dan
menuntut banyak hal,saat itu aku benar-benar kebingungan kenapa mereka
tiba-tiba menjadi sangat agresif,aku pun menyelidikinya, ternyata ada rumor
yang mengatakan kalau aku sebagai wali kota membuat marah Sang Dewi sehingga
Dewi memberikan hukuman kepada Wali kota, dan banyak lagi rumor buruk tentang
ku sejak saat itu, bahkan tujuan aku untuk melawan keluarga Mirage tertunda.
Aku sebagai Wali kota tidak bisa terus
berdiam diri, aku pun mulai menyelidiki bagaimana tiba-tiba ada rumor yang
tersebar , aku memerintahkan para pengikut aku untuk pergi ke tempat-tempat
rumor itu tersebar, tidak butuh waktu lama malamnya ada seseorang yang berhasil
kami tangkap.
Kami telah memaksanya untuk mengatakan
siapa dalang di balik semua ini, tapi dia bahkan tidak berbicara sepatah kata
pun.
Tiba-tiba di saat aku lengah dia memutuskan
ikatan talinya, dan berusaha meyerangku, aku berhasil menghindarinya, tapi...
ini benar-benar mengejutkan satu tinjunya saja berhasil membuat lubang yang
sangat besar di tembok tumahku.
Orang tersebut mengamuk mata nya sangat
merah, dan dia memberikkan tekanan yang sangat kuat, pergerakan nya benar-benar
lincah dan pukulannya sangat lah kuat.
Keributan ini membuat warga sekitar dan
beberapa anggota Guild berdatangan.
“Apa yang terjadi di Mansion wali kota.” Ucap
salah watu warga.
Orang tersebut semakin mengamuk dan mulai
menyerang warga, untung nya anggota Guild berhasil menghentikan nya dan
berhasil membuatnya pingsan.
Para warga pun mulai membuat rumor aneh
tentang diriku, untung nya ada seseorang yang menyadari nya.
“Ah...aku kenal pria ini, dia adalah salah
satu tukang kebun di Mansion keluarga Mirage aku pernah mengobrol beberapa kali
dengan nya, tapi dia di kabarkan meninggal minggu lalu.” Jelas Warga.
Aku pun membawa tubuhnya untuk diselidiki,
sampai sekarang masih banyak warga yang menyebarkan rumor aneh, untungnya kali
ini bukan hanya aku yang di curigai tapi keluarga Mirage juga ikut di curigai.
“Jangan-jangan” mereka semua saling bertatapan.
“Wali kota bisakah kau membawa kami ke
tempat kau menyelidiki tubuh orang tersebut.” Pinta Akira kepada Wali kota.
“Tentu ikuti aku.” Ajak Wali kota.
Wali kota pun membawa Akira dan lainnya ke
ruang bawah tanah.
“Disini tempatnya.” tunjuk Wali kota.
Mereka pun memasuki ruangn nya dan melihat
ada seseorang yang di ikat dan sedang tertidur.
“Berapa lama dia pingsan?.” Tanya Carla.
“Sudah 3 hari sejak kejadian itu.” Jawab Wali
kota.
“Bolehkan aku memeriksa tubuh nya?.” Pinta Carla.
“Tentu, sekalian aku juga ingin memeriksanya”
Jawab Wali kota.
Carla dan Rex pun memeriksa tubuh orang
tersebut.
Beberapa menit kemudian mereka menemukan
suatu benda yang aneh di dalam dada nya.
“Cepat belah dadanya, ada sesuatu di
dalamnya.” Ucap Carla.
Mereka pun membelah dadanya, ternyata ada
sebuah potongan cristal berwana merah tepat di tengah-tengah dadanya.”
“Ini… benar-benar aneh aku yakin dia masih
hidup tapi kenapa jantung nya tidak berdetak sedikit pun.” Ucap Wali kota
heran.
“Seperti dugaan ku, dia menjadi sebuah
manusia buatan,Cristal ini seperti pengganti jantung manusia.” Jelas Carla.
Wali kota terkejut mendengar nya.
“Apa hal seperti ini mungkin terjadi di
dunia ini?” Ucap wali kota.
“Seharusnya hal seperti ini tidak mungkin terjadi
di dunia ini, tidak ada yang bisa menghidupkan kembali manusia, kecuali... ada
campur tangan dewa.” Ucap Carla.
“Tidak ada yang bisa kita teliti lagi dengan
tubuh ini kecuali Cristal nya, bisakah aku mengambil Cristal ini?” tanya Carla “Tujuan
kami selanjutnya adalah kerajaan Silverhoald dan kami akan mengunjungi gereja suci,
mungkin kita bisa menemukan jawabannya di sana.” Jelas Carla.
“Baiklah ambil saja, lagi pula tidak ada
gunanya aku menyimpan nya.” Jawab Wali kota.
“Terima kasih banyak Wali kota.” Ucap Carla.
“Tidak perlu bersikap Formal dengan aku,
panggil saja aku Rex.” Pinta Wali kota.
“Baiklah tuan Rex.” Balas Carla.
“Lalu apa yang akan kita lakukan dengan
tubuhnya?.” Tanya Akira.
“kita kembalik kan saja tubuhnya ke
keluarga Mirage.” Saran Carla.
“Sayang nya itu tidak bisa, setelah rumor
tersebut beredar kemana-mana warga juga mulai berhati-hati dengan keluarga
Mirage, bisnis gelap keluarga Mirage juga telah terbongkar, mereka pun berkemas
dan kembali ke ibukota, seharunya kalian berpapasan dengan mereka di jalan.” Jelas
Rex
“Kami melewati jalan yang berbeda, jadi
kami tidak berpapasan dengan mereka di jalan.” Jawab Fira.
“Ternyata begitu, untuk tubuhnya serahkan
saja padaku, aku akan mencari keluarganya.”
Mereka pun kembali, dan langsung berpamitan
dengan Rex.
“Aku sangat berterima kasih dengan apa yang
selama ini telah kalian lakukan.” Ucap Rex.
“Sama-sama, aku senang bisa membantu.” Jawab
Akira.
Mereka semua keluar dari Mansion, di depan Mansion
ada pelayan yang menunggu bersama kereta kudanya.