
Setelah mendengar permintaan dari Wali kota Kazuya memutuskan untuk membantunya tapi..
"Aku tidak akan memenuhi permintaanmu jika kami tidak mendapatkan imbalan sedikitpun."
Wali kota tidak merasa terkejut sama sekali karena Wali kota sudah menyiapkan imbalan sebelumnya.
"Aku sudah menyiapkan ini untukmu,ini adalah pedang warisan leluhur kami umurnya sudah sampai ratusan tahun dan telah mengalami ratusan peperangan. "
"Jika ini adalah pedang warisan dari leluhurmu kenapa kau memberikannya kepada orang luar seperti diriku?"
"Aku sengaja memberikanya untukmu karena aku tahu kau tidak akan menggunakan pedangnya"
"Terus buat apa kau memberikannya padaku?"
"Lebih tepat aku memberikanya pada nona dari Kota Vare"
Fira terkejut mendengarnya "Apa maksudnya aku??"
"Iya,sebenarnya leluhurmu dan leluhurku dulu adalah teman baik tapi dari generasi ke generasi pertemanan antara keluargamu dengan keluargaku mulai memudar dan sampai sekarang sejarah tentang leluhur kita mulai punah.Karena itu lah aku memberikan pedang ini padamu aku yakin leluhurku juga akan setuju dengan keputusanku."
Fira masih ragu-ragu mengambil pedang tersebut.
"Ambil saja, aku yakin pedang ini akan menuntunmu menjadi orang yang hebat seperti leluhur kita di masa depan"
"Baiklah aku akan mengambilnya"
"Bagus,apa hadiahku ini sudah cukup bagimu Kazuya"
"Ini sudah cukup aku berjanji akan berusaha melindungi keluargamu"
"Sekarang kalian tinggalkan kota ini sebentar lagi kota yang damai ini akan menjadi tempat pertumpahan darah"
"Baik kami akan segera meniggalkan kota ini jaga dirimu baik-baik Wali kota,aku harap saat aku kembali kota ini menjadi kota yang damai lagi"
"Terima kasih,aku Rex Hurlet bersumpah atas nama leluhurku aku akan melindungi kota ini seumur hidupku"
Kazuya dan yang lainnya berangkat ke ibukota kerajaan besar Silva
*****
Tapi di antara 3 kerajaan besar tidak ada yang sekuat kekuatan Gereja Suci.Mereka menyebar ke seluruh kerajaan sehingga memiliki banyak pendukung bahkan kekuatan dari salah satu dewa yaitu dewa naga tidak bisa menghancurkan Gereja Suci Sampai saat ini tidak ada yang mengetahui kekuatan pemimpin Gereja Suci.
Ibu kota kerajaan Silva adalah tempat dimana para bangsawan dan para jenius tinggal diantara para Jenius itu ada 5 Jenius muda terkuat yang di pilih langsung oleh Raja berdasarkan Kekuatan,bakat dan kepintarannya.
Mereka semua nantinya akan mengikuti perlombaan yang diadakan oleh 3 kerjaan besar untuk menentukan siapa jenius muda terkuat.
*****
Perjalanan panjang Kazuya dan yang lainnya masih terus berlanjut.
"Kapan sampainya kita ke ibukota sudah 3 hari kita menaiki kereta kuda ini rasanya pantatku akan mengeras aku sudah bosan didalam kereta ini" Yumi terus mengeluh sepanjang perjalanan
"Yumi....bisakah kau berhenti mengeluh lebih baik kau tingkatkan lagi kekuatan sihirmu itu" Fira terus menerus
memarahi Yumi yang terus mengeluh.
Sepanjang perjalanan mereka terus menerus melatih kekuatan mereka masing-masing bahkan Nina yang masih anak-anak melatih dirinya dengan sangat keras.
"Tenang saja sepertinya kita akan segera sampai ,Pimi bisakah kau terbang apakah ibu kota sudah terlihat"
Pimi terbang ke atas melihat sekitar lalu kembali turun
"Apakah sudah terlihat?"
Pimi mengangguk yang artinya sudah terlihat.
"Ibukota kami datang..."