KING HAREM

KING HAREM
Pelelangan (2)



Orang yang hadir di pelelangan tidak terlalu banyak,karena hanya bangsawan dan pejabat saja yang di per bolehkan masuk.


Setelah para tamu undangan sudah hadir acara lelang pun dimulai yang di awali dengan sambutan dari Calra.


"Terima Kasih telah hadir di acara pelelangan kali ini, saya Carla Ornelas sebagai pemilik pelelangan akan memimpin acara secara langsung,Seperti kabar yang beredar kali ini kami akan menjual barang yang sangat spesial, jadi persiapkan uang kalian untuk barang spesial dari kami." Ucapnya di atas panggung.


Satu persatu barang mereka keluarkan untuk di lelang,tentu saja setiap barang yang mereka lelang ada lebih dari puluhan orang yang menawar dengan sejumlah uang yang sangat banyak.


Sesampainya di tengah acara Carla kembali naik ke panggung.


"Tidak terasa sudah 11 barang terjual,saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya telah membeli barang di ruamah lelang kami,acara ini masih belum berakhir kami akan istirahat sejenak sampai kami siap menunjukan barang utama yang akan kami jual." Ucapnya.


Carla kembali ke belakang panggung, lalu pergi menemui para pejaga di ruang pengawas.


Di ruang pengawas para penjaga bisa melihat seluruh tempat di rumah lelang menggunakan sihir penglihatan jarak jauh yang sudah di tandai di tempat-tempat tertentu dan mereka bisa mendeteksi aktivitas apapun jika ada yang menggunakan sihir.


"Bagaimana apa ada yang mencurigakan?" Tanya Carla kepada penjaga.


"Sampai saat ini belum ada yang mencurigakan,kami telah memeriksa seluruh tamu yang datang mereka tidak membawa apapun yang mencurigakan,kami juga telah memeriksa ruang VIP dan kami tidak menemukan apapun yang mencurigakan hanya saja situasi ini terlalu berjalan sesuai yang kita inginkan." Jawab penjaga.


"Hmm...terus perhatikan para tamu yang datang tidak mungkin mereka diam saja setelah mendengar kita melelang benda itu" Ucap Carla.


"Baik !"


Carla keluar dari ruang pengawas, lalu pergi ke ruangan Akira dan lainnya.


Tok..tok.. suara ketukan pintu.


"Aku masuk ya.." Ucap Carla sambil membuka pintu.


Yumi yang sedang duduk langsung menghampiri Carla.


"Carla tadi penampilanmu keren sekali" Ucap Yumi.


"Ahaha..terima kasih" Ucap Carla tersipu malu.


"Oh..iya kenapa kalian tidak membeli beberapa barang? mungkin itu akan berguna di perjalanan kalian" tanya Carla berusaha mengganti topik.


"Setiap barangnya saja sudah di hargai ratusan koin emas,kami tidak punya uang sebanyak itu" jawab Fira.


"Tenang saja bagi para tamu VIP kalian mendapatkan diskon sampai 15% dari jumlah uang yang kalian tawarkan" Ucap Carla.


"Baiklah,mumpung sedang disini kita beli beberapa saja yang terlihat berguna" Ucap Akira.


"Cukup basa basi nya kita kembali ke topik utama, aku datang kesini untuk memperingati kalian,jika kalian melanjutkan apa yang aku katakan kalian pasti akan menyinggung seseorang yang sangat berbahaya,bahkan keluarga Ornelas tidak dapat membantu kalian jika sampai menyinggung nya" Ucap Carla serius.


"Siapa orang itu?" Tanya Akira.


"Aku juga tidak tahu, tapi yang pasti orang yang paling menginginkan benda itu adalah orang-orang dari gereja." Jawab Carla.


"Gereja!!" Teriak Yumi terkejut.


"Ini terlalu berbahaya,Jika kita sampai menyinggung mereka bukan hanya kita yang terkena balasannya bahkan keluarga kita bisa dalam bahaya" Ucap Akira.


"Terus, apa yang harus kita lakukan?" tanya Fira.