
Pemimpin keluarga Mirage bernama Beric Mirage dan istrinya bernama Claire Mirage mereka berdua adalah ayah dan ibunya Edward.
Keesokan harinya Edward yang baru saja terbangun merasa lapar,karena tidak ada makanan apapun di kamarnya Edward pergi ke dapur untuk mencari makanan.
Ketika hendak memasuki dapur Edward tidak sengaja mendengar para pelayan sedang bergosip tentang ibunya.
"Apa kau tahu tadi di ruang makan nyonya di tampar oleh tuan ?" tanya pelayan kepada pelayan lainnya
"Benarkah !! kenapa nyonya di tampar oleh tuan?"
"Apa kau tidak tahu? tadi malam nyonya sempat menangis karena tuan tidur dengan Vanessa tadi malam?"
Pelayan tersebut kaget hingga menjatuhkan piring yang di pegang nya.
"Apa !! tuan tidur dengan Vanessa?"
"Bukan itu saja tuan juga membawa Vanessa duduk sarapan bersama mungkin nyonya marah karena kesal melihat tuan memanjakan Vanessa di ruang makan"
Pelayan yang tadi menjatuhkan piring nya memungut satu persatu pecahan piring tersebut sambil mengepalkan tangannya yang penuh dengan pecahan piring.
"Vanessa benar-benar tidak tau terima kasih!"
"Siapa sangka wanita yang telah di tolong nyonya sekarang dia malah merebut suaminya"
Vanessa dulunya hanya seorang wanita yang terlantar dan miskin karena kebaikan hati Claire dia di bawa ke keluarga Mirage untuk bekerja sebagai pelayan dan membiayai kehidupannya.
Amarah Edward meluap-luap setelah mendengar semua percakapan para pelayannya.
Edward yang sedang marah pergi menemui ayah dan ibunya di ruang makan,Ketika Edward hendak memasuki ruang makan Edward terdiam mendengar Ayahnya yang sedang marah-marah kepada ibunya.
"Aku memperlakukan kamu dengan sangat baik sampai sekarang tapi kau malah mengkhianati aku !!" teriak Beric
"Suamiku aku bersumpah tidak pernah mengkhianatimu" ucap Claire yang sudah terjatuh ke lantai
"Aku tidak pernah melakukan semua itu aku mohon percayalah kepada ku" ucap Claire sambil menangis
"Aku sekarang bahkan curiga Edward bukanlah anak kandungku" ucap Beric
"Dia benar-benar anak kandung mu aku bisa membuktikannya ku mohon percayalah pada ku" jawab Claire
Melihat Claire yang memohon sambil berlutut Beric terpaksa menyetujuinya.
Untuk membuktikannya Claire mengundang seorang penyihir.
Penyihir tersebut menggunakan sebuah cairan berwarna putih yang nanti akan di masukan darah milik Edward Dengan darah milik Beric jika mereka benar ayah dan anak cairan tersebut akan menyatukan darah mereka danĀ berubah warna menjadi merah sebaliknya jika mereka bukan ayah anak kandung cairan tersebut akan berubah warna menjadi kuning.
"Baiklah persiapan telah siap masukkan setetes darah kalian kedalam" ucap penyihir
Edward dan Beric memasukkan darah mereka kedalam cairan tersebut setelah beberapa saat Claire dan Edward terkejut karena cairan tersebut berubah warna menjadi kuning yang artinya Edward dan Beric bukanlah ayah dan anak kandung.
"Bagaimana mungkin !!" ucap Claire
Claire dan Edward benar-benar sangat terkejut mengetahui hal tersebut.
"Semuanya sudah terbukti" ucap Beric kecewa
"Aku mohon suamiku aku tidak pernah berhubungan dengan lelaki lain selain dirimu" ucap Claire sambil menangis dan bersujud
Claire memohon terus menerus kepada Beric tanpa henti sedangkan Edward hanya tediam dan tidak dapat berkata-kata.
Pada akhirnya Beric memutuskan untuk mengusir dan menghapus Claire dan Edward di silsilah keluarga Mirage.
Penghapusan seseorang bangsawan tidak bisa dilakukan begitu saja Beric harus mendapatkan persetujuan dari para tetua terlebih dahulu.
Keesokan harinya para tetua sudah berkumpul di aula utama.