
Pergerakan Eric yang di batasi oleh Edward, membuat Eric tidak punya pilihan selain menerima serangan tombak dari Edward.
"Gawat !! sepertinya aku terlalu berlebihan, bagaimana jika dia terbunuh? " ucap Edward panik
"Tapi ada yang aneh aku merasakan tombak yang aku lemparkan tidak mengenai Eric melainkan mengenai sebuah perisai"
Beberapa saat kemudian asap bekas serangan tombak perlahan menghilang.
"Uhuk...uhuk..."
Terdengar suara batuk di arah Eric terkena serangan
"Sudah aku duga kau pasti menggunakan sebuah artefak pelindung" ucap Edward
****
Ternyata Eric berhasil selamat dari lemparan tombak Edward karena Eric menggunakan semacam Artefak pelindung untuk melindungi dirinya.
Artefak adalah sebuah benda peninggalan para leluhur biasanya artefak dapat di temukan di reruntuhan atau tempat-tempat bersejarah, artefak dapat berbentuk seperti perhiasan,perabotan atau bahkan senjata , artefak memiliki berbagai macam fungsi seperti pelindung dan lain-lain tergantung tingkat dan sejarah nya.
****
"Uhuk...uhuk... jika aku tidak menggunakannya aku sudah mati saat ini dan keluarga Mirage pasti akan menghukum mu" ucap Eric
"Yah maaf kan aku lagi pula sekarang kau baik-baik saja mari lanjutkan pertarungan nya" ucap Edward
"Aku menggunakan hampir seluruh Manaku untuk mengaktifkan artefak ini aku tidak punya cukup Mana lagi untuk mengaktifkan Rune" ucap Eric di dalam hati
Sementara Eric berfikir Edward bergerak secepat kilat ke belakang Eric lalu memukul kepala nya dan Eric pun pingsan.
"Kau terlalu banyak berfikir" ucap Edward
Pertandingan pun berakhir Eric di bawa ke ruang perawatan dan Edward pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Sementara itu di dalam istana para bangsawan yang melihat pertarungan tersebut merasa terlalu berlebihan karena Edward hampir membunuh Eric.
"Bagaimana pun dia adalah seorang genius dia akan menjadi kebanggaan kerajaan ini bagaimana dia bisa melakukan hal tersebut" ucap salah salah satu bangsawan
Para bangsawan yang hadir terus menerus mengatakan hal yang sama tentang Edward.
"Aku yakin Edward ini bukan orang yang bodoh apakah dia memiliki dendam dengan Eric?" Tanya Akira kepada Marine
"Lebih tepatnya Edward memiliki dendam dengan keluarga Mirage dulunya Edward adalah salah satu dari anggota keluarga Mirage dia menikmati hidupnya sebagai tuan muda kaya dan sering menghabiskan uangnya untuk hal-hal yang tidak berguna"
Pada malam hari Edward terbangun dari tidurnya karena tidak bisa kembali tidur Edward memutuskan untuk keliling Mansion sebentar, ketika Edward melewati kamar ayahnya yaitu pemimpin keluarga Mirage yang sekarang dia mendengar suara desahan dari dalam kamar ayahnya.
"Hehe... apa ayah dan ibu sedang membuat adik untuk aku" ucap Edward
Edward melanjutkan berkeliling,tidak jauh dari kamar ayahnya Edward mendengar suara tangisan di dalam kamar ibunya,dengan panik Edward langsung memasuki Kamar ibunya.
"Ibu apa yang terjadi kenapa ibu menangis?" tanya Edward panik
Ibu nya terus menangis dan tidak mau berbicara sepatah kata pun ,Edward pun kebingungan dan berfikir apa yang sebenarnya terjadi.
Tidak butuh waktu lama untuk Edward menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Ayahnya sedang tidur dengan wanita lain selain ibunya.
"Apa yang di lakukan ayah bagaimana dia bisa tidur dengan wanita lain.... dan... membuat ibu menangis apa dia akan menggantikan posisi ibu di keluarga Mirage atau ...." sesaat Edward memiliki banyak pikiran dan menebak nebak yang akan terjadi.
Tiba-tiba Ibunya yang setengah menangis memegang tangan Edward.
"Maaf Edward apakah ibu mengganggu tidur kamu?"
"Tidak bu,kenapa ibu menangis?" tanya Edward
"Sudahlah...ibu akan mengurus semuanya tenang saja kembalilah tidur" ucap ibunya Edward sambil tersenyum
"Baiklah ibu" ucap Edward
Edward kembali ke kamarnya lalu tertidur.