KING HAREM

KING HAREM
Toko Kue (2)



Bukan hanya rapi dan berkelas, toko kue tersebut ramai di datangi pembeli, Akan tetapi, walaupun ramai,suasana di dalam sangat tenang.


Setelah mereka memasuki toko kue,mereka pergi mencari tempat duduk yang kosong.


"Disini sangat ramai, aku tidak menemukan meja yang kosong." Ucap Yumi


Salah satu pelayan menghampiri mereka.


"Ada yang bisa saya bantu?." Tanya pelayan


"Kami sedang mencari tempat yang kosong." Jawab Yumi


"Kalian bisa pergi ke lantai dua, di sana kami memiliki lebih banyak menu yang tersedia." Ucap pelayan


"Berapa lantai yang toko ini miliki?."Tanya Yumi


"Toko ini memiliki tiga lantai, lantai pertama lebih sering di kunjungi oleh para pembeli biasa,lantai dua, lebih sering di kunjungi oleh orang-orang yang mempunyai banyak uang,untuk lantai tiga, hanya bisa di masuki oleh orang-orang yang memiliki undangan dan seorang bangsawan atau pejabat penting saja, tentu saja,setiap lantai memiliki harga yang berbeda-beda tapi untuk orang yang memiliki undangan mereka biasanya akan di berikan perlakuan spesial." Jawab pelayan


"Kalau begitu kami akan pergi ke lantai dua saja." Ucap Yumi


"Silahkan lewat sini." Ucap pelayan sambil menunjukan jalan.


Pelayan tersebut mengantar mereka ke lantai dua.


Untuk pergi ke lantai dua mereka perlu menaiki tangga.


Ketika mereka menaiki tangga, mata mereka tertuju kepada lukisan-lukisan alam dan hewan yang berada di sepanjang tangga.


"kenapa banyak sekali lukisan hewan dan alam di sepanjang tangga ?." Tanya Akira.


"Lukisan-lukisan ini bertujuan untuk menghilangkan rasa stress dan kesal para pengunjung yang datang sehingga ketika mereka melihat binatang yang lucu atau lukisan alam yang indah mereka akan merasa lebih baik" Jawab Pelayan.


"Ternyata,pemilik toko ini sangat baik sampai memperhatikan perasaan para pelanggan nya." Ucap Akira.


"Tentu saja." Ucap Pelayan sambil tersenyum.


Tidak lama kemudian mereka sampai di lantai dua, di lantai dua tidak di sediakan meja dan kursi sebanyak lantai pertama tetapi meja dan kursi tersebut memiliki kualitas yang berbeda sehingga terkesan lebih mewah.


"Silahkan duduk di tempat yang anda inginkan, saya akan memanggil pelayan yang bertugas disini." Ucap pelayan.


"Baiklah,terima kasih." Ucap Akira


Pelayan itu pergi memanggil pelayan yang bertugas di lantai dua, lalu kembali ke lantai pertama.


"Uhh..,harganya sangat mahal,tapi ini terlihat sangat lezat." Ucap Yumi.


Walaupun harganya mahal, mereka tetap membelinya karena terlihat sangat lezat.


"Aku memesan kue Tres leches saja" Ucap Fira


"Aku ingin kue Waffle dan teh Noci" Ucap Yumi


"Hmm..yang ini terlihat enak kalau begitu aku memesan Kue Snocolate dan es buah saja" Ucap Akira


"Pilihan yang bagus, silahkan tunggu sebentar" Ucap pelayan setelah mencatat pesanan nya


Pelayan tersebut kembali ke dapur.


10 menit kemudian.


"Ini pesanan anda,Silahkan dinikmati" Ucap Pelayan sambil memberikan kue dan minuman yang mereka pesan.


"Wahh..cepat sekali dan juga kue nya benar-benar persis seperti yang di gambar, teh nya juga sangat harum" Ucap Yumi


"Kue Waffle di buat dengan coklat yang berkualitas, di tambah dengan es krim rasa susu membuat kue Waffle menjadi manis dan lembut,walaupun kue dan teh biasanya tidak cocok jika di makan bersamaan,berbeda dengan teh Noci karena di buat dengan daun teh pilihan yang hanya tumbuh di dataran subur dan rasanya pun manis dengan sedikit rasa pahit " Ucap pelayan


"Bagaimana denganku?." Tanya Fira


"Kue Tres leches terbuat dari tiga susu yang berbeda dengan tambahan buah di atasnya, rasanya manis tekstur nya lembut, dan juga kue ini menjadi kue paling laris di toko ini" Jawab Pelayan


"Menurut penjelasan tadi, seharusnya proses pembuatan kue ini membutuhkan waktu yang cukup lama tapi kalian hanya membutuhkan beberapa menit saja untuk membuatnya, kenapa bisa secepat itu?" Tanya Fira


"Kami memiliki beberapa alat sihir yang mampu memperlambat waktu makanan, sebelum kami membuka toko,kami telah membuat beberapa kue, jadi ketika di hidangkan rasa,bau,dan suhu tetap sama seperti baru dibuat itu saja yang dapat aku beritahu" Jawab Pelayan


"Ternyata begitu, terima kasih atas penjelasannya " Ucap Fira


"Kalau begitu saya permisi dulu" Ucap Pelayan sambil berjalan pergi.


"Ayolah,aku sudah tidak sabar ingin memakan nya" Ucap Yumi


Selamat makan...


Mereka pun menikmati nya.