KING HAREM

KING HAREM
Edward (3)



Para bangsawan yang telah di hapus dari silsilah keluarganya akan menjadi rakyat biasa tanpa marga atau kembali menggunakan marga dari keluarga asalnya.


Suasana di aula sangat canggung karena yang akan di hapus silsilahnya adalah nyonya keluarga mereka.


"Bukankah tidak pantas untuk menghapus mereka dari silsilah keluarga begitu saja bagaimana pun Claire telah banyak berkontribusi untuk keluarga kita" ucap salah satu tetua


"Benar, keluarga kita akan menjadi bahan tertawaan jika mengusir Claire lebih baik kita diskusikan masalah ini dengan baik-baik" ucap salah satu tetua


Para tetua tahu kalau Claire sangat berjasa bagi keluarganya bukan hanya masalah bisnis Claire bahkan menyelesaikan masalah seperti keuangan,mengurus kebutuhan keluarga, meningkatkan kekuatan keluarga yang mana bukan tanggung jawab Claire sama sekali.


"Tolong dipertimbangkan kembali" ucap salah satu tetua


Beric mulai memikirkan kembali keputusannya benar atau salah.


"Apa aku terlalu berlebihan....aku menikahi Claire memang bukan karena cinta tetapi kita sudah bersama selama bertahun-tahun dan Claire bukan tipe orang yang akan pergi dengan pria asing begitu saja selama ini pun aku selalu memperhatikannya dia orang rajin dan pintar Claire tidak mungkin mengkhianati aku kan...?" ucap Beric di dalam hatinya


Tapi di saat Beric mulai memiliki niat untuk memaafkan Claire dan menyelidiki lebih dalam tentang kasus Edward, Vanessa tiba -tiba datang bersama adik nya Beric yaitu Harry Mirage.


"Harry untuk apa kau datang kesini?" Tanya Beric


"Aku hanya ingin memberi tahu kan sebuah kabar baik" jawab Harry


"Kabar baik? di saat seperti ini kabar baik apa yang akan kau beritahu" tanya Beric kebingungan


"Hahaha... selamat...selamat .Vanessa sekarang sedang mengandung anakmu kakak bukankah ini sebuah kabar gembira" ucap Harry sambil bertepuk tangan gembira.


Para tetua beserta seluruh orang yang hadir di aula terkejut mendengarnya bahkan Claire dan Edward sudah tidak dapat berkata-kata lagi.


"Apa apaan ini, bagaimana bisa kau mempunyai anak dengan seorang pelayan rendahan !" ucap salah satu tetua dengan nada tinggi


"Bahkan jika aku seorang pelayan aku sekarang mengandung anak pemimpin keluarga kalian apa kalian yakin ingin menyingkirkan anak ini? aku tidak tahu bahwa kalian para tetua sangat kejam" ucap Vanessa sambil bersandiwara.


"Yang aku dengar sebelumnya kau baru berhubungan akhir-akhir ini dengan Beric kan? dengan waktu sesingkat itu bagaimana kau bisa mengandung anaknya" tanya salah satu tetua


Mendengar pertanyaan tetua Vanessa malah tersenyum.


"Kau bisa bertanya kepada Beric sudah berapa lama kami berhubungan" Jawab Vanessa


"Beric tolong jelaskan apa yang dimaksud Vanessa?" tanya tetua


"Apa kau tidak mengerti maksudku ?" tanya Vanessa


"Kalau begitu cepat jelaskan" jawab tetua


"Sebenarnya selama ini bukan aku yang menggoda Beric tetapi dia lah yang selama ini memasuki kamar pelayan diam-diam di malam hari lalu mengancam aku untuk tidur dengannya kalau aku menolaknya dia akan mengusir aku dari sini aku tidak punya pilihan selain mengikuti perintahnya ini bukan keinginanku untuk mengandung anaknya" ucap Vanessa


Para tetua, Edward dan Claire melihat ke arah Beric dengan harapan bahwa apa yang dikatakan Vanessa sepenuhnya salah. Tapi ekspresi Beric menunjukkan sebaliknya.


Melihat Eksperi Beric para tetua dan yang lainnya tidak dapat berkata-kata lagi mereka bingung untuk menyalahkan siapa dalam kasus ini Edward dan anak dalam kandungan Vanessa adalah putra dari pemimpin keluarga Mirage.


 Suasana di aula seketika menjadi hening.


"Kenapa kalian terlihat begitu kebingungan? memiliki banyak penerus itu hal yang bagus" ucap Harry


"Bagaimana pun Vanessa hanya seorang pelayan rendahan darah nenek moyang keluarga kita akan ternodai oleh darah seorang pelayan" ucap tetua


"Di bandingkan dengan Edward yang tidak berguna bukan kah lebih baik mempunyai calon penerus baru yang mungkin lebih baik dari Edward" ucap Harry


Claire marah mendengar nya.


"Kau di larang menghina anak ku !" teriak Claire marah


"Aku hanya mengucapkan sebuah kenyataan" ucap Harry


"CUKUP !!" Teriak Beric


Semua nya terdiam.


"Aku sudah memutuskan untuk menjadikan anak di dalam kandungan Vanessa sebagai calon penerus yang baru dan untuk Claire dan Edwar kalian akan di hukum di penjara bawah tanah selama setengah tahun"


"Beric....setidaknya pertimbangkan kembali keputusanmu untuk memenjarakan Claire dan Edward mereka tidak bersalah" ucap tetua


"Aku memiliki keputusanku sendiri kalian tidak perlu ikut campur sekarang bubar aku ingin beristirahat" ucap beric


Para tetua dan yang lainnya meninggalkan aula hanya Claire dan Edward yang di bawa kedalam penjara bawah tanah.