KING HAREM

KING HAREM
Wendy VS Yin



Pertandingan ke dua akan menjadi pertarungan antara Wendy dengan salah satu pembunuh yang telah di sewa kerajaan.


"MARI KITA SAMBUT SANG WANITA GENIUS DARI ORGANISASI PEMBUNUH BAYARAN .....WENDYY....!!"


Wendy memasuki arena.


"DAN YANG AKAN MENJADI LAWANNYA ADALAH...!! PEMBUNUH YANG TERKENAL SANGAT KEJAM DAN TELAH MEMBUNUH BANYAK ORANG....YIN...!!"


Pembunuh tersebut memasuki arena.


Sesaat setelah pembunuh tersebut memasuki arena Akira,Fira dan Yumi terkejut melihat pembunuh tersebut adalah pembunuh yang mereka lawan sebelumnya.(Eps18)


"Bagaimana mungkin...!" ucap Fira terkejut


"Aku tidak menyangka pembunuh tersebut ternyata pembunuh yang pernah kita lawan"ucap Akira


"Aku juga terkejut melihatnya tapi bagaimana mungkin dia masih baik-baik saja setelah pertarungan itu?"tanya Yumi


"Walaupun pukulan aku tidak membunuhnya seharusnya dia akan terluka sangat parah" ucap akira


"Sepertinya dia memiliki barang yang bagus atau dia dibantu oleh seseorang yang hebat"ucap Fira


"Ini salah kita karena tidak memastikan nya dengan benar" ucap Akira


Melihat pembicaraan mereka bertiga Marine kebingungan.


"Bagaimana kalian bisa mengenal pembunuh tersebut?"tanya marine


"Kami memiliki beberapa masalah dengannya saat itu" jawab Fira


"Masalah apa yang kalian alami sampai harus berurusan dengan seorang pembunuh?" tanya Marine


"Kami memiliki masalah dengan seorang bangsawan di kota Spring Town karena tidak bisa mengalahkan kami bangsawan itu menyewa pembunuh bayaran begitulah ceritanya" ucap Yumi


"Ternyata begitu" ucap Marine


"TANPA BASA BASI LAGI MARI KITA MULAI PERTARUNGAN ANTARA KEDUA PEMBUNUH"


Pertandingan kedua dimulai, sebagai pembunuh mereka berdua tidak banyak berbicara.


Dalam pertarungan ini Wendy lebih di untung kan karena keahlian nya menggunakan panah dan belati keahlian nya itu membuat Wendy bisa mengontrol jarak dengan musuh.


 


Wendy perlu setidaknya 1 detik untuk menembak, waktu tersebut menjadi keuntungan bagi Yin untuk memperkecil jarak  dengan Wendy,Yin berhasil menghindari semua anak panah dan memperkecil jaraknya dengan Wendy Karena jaraknya yang kecil Wendy  terpaksa harus menggunakan belati nya.


Bertarung jarak dekat menjadi keuntungan bagi Yin,setiap tebasan nya tidak memiliki suara, tidak terlihat dan sangat akurat.efek buff dari senjata yang di gunakan Yin membuat dirinya menjadi lebih cepat.


Wendy terus menerus menerima serangan dan tidak memiliki kesempatan untuk menyerang balik.


Sementara itu di ruangan para genius...


"Kurasa Wendy tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi" ucap Remi


"Tapi aku masih merasa ada yang janggal seperti Wendy sengaja pura-pura terpojok" ucap Cecilia


"Apa sebenarnya yang di rencanakan Wendy"


Yin mulai curiga karena pertarungan nya terlalu sederhana Yin berhenti menyerang dan memperluas jaraknya.


"Apa yang sebenarnya dia rencanakan sepertinya dia sengaja mengundur waktu"ucap Yin di dalam hati


Yin sengaja menurunkan ke waspadaanya untuk memperhatikan apa yang di rencanakan oleh Wendy.


"Sebenarnya apa yang di rencanakan bocah itu...dari tadi dia hanya terus menahan serangan tapi tidak membalas  dia hanya menembakkan anak panah di awal pertandingan...tunggu!! anak panah!! jangan-jangan...!!" ucap Yin di dalam hati


"Kau telat menyadarinya pak tua" ucap Wendy


Anak panah yang sudah di tembakan Wendy memiliki racun di ujung nya tapi siapa sangka itu bukan lah racun cair yang berbahaya jika tersentuh melainkan racun yang menyebar lewat udara, anak panah tersebut sudah menyebar di seluruh arena Yin menyadari jika dia terus bergerak menyerang Wendy racun nya akan menyebar.


"Untuk apa kau menggunakan racun udara aku hanya tinggal melenyapkan semua anak panah tersebut"ucap Yin


"Kau terlalu percaya diri pak tua dari awal aku tidak berniat meracunimu tapi aku berniat untuk MELEDAK KAN SELURUH ARENA!!" teriak Wendy


Racun yang dimiliki Wendy memiliki sedikit perbedaan dengan racun lainnya karena akan meledak jika terkena api,bagi seorang pembunuh menggunakan racun yang dapat meledak itu akan menjadi pedang bermata dua karena itu para pembunuh memisahkan antara peledak dengan racun agar lebih aman.


"Kau gila!! jika kau meledak kan seluruh arena ini kau juga akan terkena dampaknya" ucap Yin


"Hmmmph makan nih" ucap Wendy


Wendy menggunakan sihir untuk membuat panah api dan menembakkan nya ke arah arena.


"Tidak sempat kabur" ucap Yin panik


Seluruh arena meledak hanya tinggal puing-puing arena yang tersisa,Yin terkena ledakan tersebut tubuhnya penuh luka tembak dan tidak sadarkan diri.