KING HAREM

KING HAREM
TEMAN MASA KECILKU



Di dunia ini sihir maupun kekuatan adalah hal paling penting yang harus di miliki setiap orang. karena dunia ini yang kuat akan memangsa yang lemah.


ini kisah perjalanan seorang rakyat biasa menjadi KING HAREM


Namaku adalah Akira kazuya


seorang rakyat biasa yang tidak mempunyai sihir sama sekali  tapi aku selalu hidup bahagia bersama keluarga ku dan teman masa kecil ku.


Teman masa kecil ku bernama Cecilia crownd, seorang putri bangsawan yang cerdas, anggun dan cantik.


Setiap hari kami selalu bermain bersama tidak peduli siapa kami atau keluarga kami.


Kami selalu melakukan hal-hal yang tidak baik seperti mencuri beberapa  makanan atau mengganggu para penjaga walaupun kami selalu kena marah tapi itu merupakan hari yang indah bagi kami berdua.


Perasaan bahagia ini sangatlah penting bagi kami berdua sampai kami membuat janji untuk selalu bersama.


Tapi hari itu tidak bertahan lama Ketika Cecilia menjadi  orang yang hebat dan di kagumi seluruh rakyat kerajaan karena kemampuan sihirnya yang sangat kuat.


Sedangkan aku masih tidak memiliki apa pun dibandingkan dengannya baik harta maupun Kekuatan sihir.Aku berharap hubungan ini bisa terus berjalan hingga kami dewasa, tapi aku sadar bahwa Cecilia Seorang Bangsawan tidak mungkin bisa berteman dengan Rakyat biasa sepertiku.


Namun Aku percaya dengan janji yang telah kita buat selama ini.


Suatu hari para penyihir dan kesatria diberikan tugas oleh Raja untuk menaklukkan hutan iblis.


Karena Cecilia Sangat kuat dan dia dilirik oleh Raja. Dia ikut serta dalam tugas tersebut Dengan para kesatria dan penyihir.


Saat mereka sedang bersiap-siap aku melihat Cecilia berbicara dengan


seorang laki laki. Laki laki itu seorang putra dari bangsawan yang terkenal. Mereka tampak bahagia bicara bersama tapi aku tidak menghiraukan nya, sesaat sebelum mereka berangkat menuju hutan iblis aku datang menghampiri Cecilia untuk memberikan nya semangat tapi saat aku ingin menghampiri nya tiba tiba lelaki itu menghalangi ku dan menendang ku


"berani nya seorang rakyat biasa dan lemah seperti mu menghampiri Cecilia sang jenius"


Aku pun terdiam Cecilia berusaha menghentikan nya.


sesaat setelah itu aku pun berfikir


"Bagaimana orang lemah dan miskin seperti diriku mampu bersama dengan nya"


****


Beberapa hari kemudian aku berlatih keras agar bisa menjadi orang lebih kuat dan berdiri di samping nya, aku selalu di dukung oleh adik ku yang bernama Azusa walaupun dia sering marah-marah tapi dia orang yang sangat baik dan peduli.


1 Tahun pun berlalu akhirnya rombongan kesatria dan penyihir dalam misi penakluk hutan iblis pun berlalu.


Aku sangat bersemangat mendengar beritanya karena aku sangat merindukan Cecilia.


Mereka disambut dengan bunga-bunga dan teriakan dari para warga Cecilia tampak anggun dan cantik seperti Biasanya.bahkan raja secara langsung menyambut mereka, Cecilia diberikan kesempatan untuk menjelaskan apa yang terjadi di hutan iblis.


Dia bercerita tentang kejadian dan monster yang mereka alami di hutan iblis.


Setelah bercerita, raja memberi hadiah kompensasi atas misi penaklukan Hutan Iblis, yaitu agar Bangsawan dan Cecilia meminta satu keinginan.


Lanjutnya "Hamba hanya ingin meminta satu hal yaitu untuk menjadikan cecilia sebagai Istriku"


mereka mengaku saling mencintai dan saling melindungi ketika misi. Lalu Bangsawan menarik lengan Cecilia dan menciumnya layaknya seorang kekasih tepat di hadapan ku.


Setelah dia menyampaikan permohonan nya


Para Warga bertepuk tangan dan bersorak. Ada yang berkata "semoga kalian bahagia selamanya"


Setelah itu aku pun lari dari


kerumunan orang, adikku berusaha menghentikan ku.


Ketika berlari Aku terjatuh


dan sedikit terluka dan di iringi dengan perasaan ku yang hancur dan sakit hingga dasar.


Tapi rasa sakit menjadi orang yang lemah dan miskin sangatlah  menyakitkan.Ttapi aku masih percaya bahwa Cecilia pasti mengakui ku.


Terlalu banyak kenangan yang begitu menyenangkan dengan Cecilia


Setelah kejadian itu walaupun hatiku hancur, aku berusaha untuk menemui Cecilia untuk menjelaskan tentang masalah ini.


"Apa kau benar-benar akan menikah dengan dia? "


"Ya, aku akan menikahi nya"


"Kenapa kau menikahinya bukan kah kita berjanji untuk selalu bahagia bersama"


"Itu hanya janji masa kecil kita tidak perlu menganggapnya serius"


"Jadi selama ini kau menganggapku apa?"


"Aku selalu menganggapmu temanku"


"kenapa kau hanya menganggap ku sebagai teman bukannya kita selalu bersama dan kenapa kau malah memilihnya?"


"Saat misi penaklukan dia selalu melindungi ku dan membantu ku lama-lama perasaan ini terus tumbuh menjadi Sesuatu yang spesial di hatiku.Janji itu hanya guyonan ketika kita masih kecil. Dulu dan sekarang itu berbeda.


Aku rasa kami berdua itu cocok. "


Dengan hati yang hancur dan berusaha menahan air mata aku berusaha untuk terus tersenyum setelah itu Cecilia pergi tanpa sepatah katapun.


"Semoga kau bahagia  dengannya"


 Aku hanya bisa berdoa untuk nya.


Saat ini hati ku benar-benar hancur aku pun kembali ke rumah.


Melihat orangtua dan adikku menyambut kepulanganku dengan senyuman aku menyadari selama ini orang-orang yang seharusnya sangat kucintai adalah keluargaku sendiri.