
Setelah mendengar cerita masa lalu nya Nina Kazuya dan yang lainnya merasa bersyukur mempunyai orang tua yang baik dan peduli,Mereka juga tau bahwa bukan hanya Nina yang mengalami hal seperti ini.
Keesokan harinya..
Karena semua syarat sudah terpenuhi mereka langsung melakukan misinya dengan membawa persediaan -makanan dan obat-obatan setelah semua nya siapa mereka berangkat menuju hutan.
Di dalam hutan mereka beberapa kali di serang monster tingkat rendah walaupun bagi mereka tidak berbahaya sama sekali tapi seiring mereka memasuki hutan jumlah mereka yang bermunculan terus bertambah.
Beberapa jam kemudian...
Kazuya dan yang lainnya masih belum menemukan bunga tersebut, setelah sekian lama mereka mencarinya mereka mulai kelelahan Kazuya yang melihat para wanita kelelahan memutuskan untuk istirahat sejenak.
"Baiklah bagaiman jika kita istirahat sebentar ?"
"Akhirnyaa..."
Tidak seperti Yumi yang tinggal di desa dan melakukan hal-hal berat sendiri di bandingkan dengan Fira yang tidak pernah melakukan hal-hal yang membuat nya kelelahan karena itu Fira lebih mudah kelelahan dibandingkan dengan yang lainnya
"Ah......berjalan beberapa jam sangat melelahkan aku tidak terbiasa dengan ini"
Yumi yang melihat Fira sangat kelelahan mulai mengejeknya
"Baru berjalan sebentar saja sudah tidak berdaya aku yakin kau akan gagal menjadi ibu rumah tangga nanti"
Fira yang mendengar sindirannya mulai merasa kesal
"Ini tidak ada hubungan nya dengan menjadi ibu rumah tangga,lagian mana ada laki-laki yang mau dengan perempuan yang kasar dan tidak elegan seperti mu! "
"Apa...!"
Merekapun bertengakar tapi tidak lama kemudian mereka semua menyadari satu hal Nina tidak memakan satupun bekal yang dibawa mereka
Kazuya langsung menghampiri Nina
"Kenapa kau tidak memakan bekalnya?"
"Ah...tidak tuan saya haya akan memakan sisanya saja"
Nina tidak tau harus berkata apa karena Nina sudah sering mendengar kata tersebut tapi perasaab yang di berikan oleh Kazuya berbeda dengan yang lain.
"Baiklah aku mengerti"
Setelah mereka beristirahat mereka melanjutkan mencari bunga mutiaranya.
Beberapa saat kemudian mereka menemukan bunga tersebut tapi bunga tersebut di lindungi oleh ular hitam raksasa Rank A ke atas.
Ulang hitam raksasa memiliki sisik yang sangat tebal dan keras walau badanya sangat besar tapi ulan hitam mempunyai kelincahan.
"Sepertinya ini akan cukup sulit" ucap Kazuya sambil memikirkan rencana
"Bagaimana jika aku yang menjadi umpan saat ular itu mengejar ku kalian bisa mengambil bunga nya dan kabut diam-diam"
Nina berinisiatif untuk menawarkan dirinya menjadi umpan karena saat dia menjadi budak biasanya Nina akan di suruh menjadi umpan.
Kazuya dan yang lainnya mendengar apa yang Nina katakan
"Nina apa yang kau katakan!"
Aku cuman menawarkan diriku saja bukan kah begitu
"Nina ingat ini kau sekarang telah menjadi bagian dalam keluarga ini sekarang kau adalah adik kecil kami aku tidak akan pernah mengorbankan adik ku sendiri mengerti "
Nina belum pernah mendengar orang lain berbicara seperti ini karena biasanya setelah dia menjadi umpan dia akan di pujian dan di berikan hadiah tapi Kazuya malah sebaliknya.
"Baiklah aku mengerti ka..kak"
Dan pertarungan melawan ular hitam pun dimulai