
Pengawal yang berdatangan membuat Kazuya menjadi pusat perhatian seluruh orang termasuk raja dan putri.
"Apa yang terjadi disana?" tanya Raja kepada salah satu pengawal nya.
"Lapor Raja ada orang yang mencoba melukai pangeran" jawab pengawal sambil membungkuk
"Siapa yang berani melukai pangeran di dalam istana cepat usir mereka dari sini !" ucap raja
Pengawal tersebut langsung berlari ke arah Kazuya.
"Tunggu..!" teriak Elizabeth menghentikan pengawal tersebut "Biar aku saja yang memeriksanya"
"Baik !! " jawab pengawal
Kazuya dan pangeran masih bertengkar.
"Apa pangeran suka merebut pasangan orang lain ?" tanya kazuya
"Kenapa tidak? aku mengagumi kecantikan nya " jawab pangeran
"Apa pangeran tidak mendengar perkataan pasanganku ?" ucap Kazuya
Situasi menjadi semakin panas Marine langsung menghentikan Kazuya karena terus menerus memancing amarah pangeran.
"Cukup!! Kazuya jangan membawa masalah cepat minta maaf " ucap Marine
Marine langsung membungkuk lalu meminta maaf kepada pangeran karena khawatir membawa masalah bagi keluarga Lafis Kazuya ikut membungkuk lalu meminta maaf.
"Apa kau putri keluarga Lafis?" tanya pangeran
"Senang pangeran mengingat orang kecil seperti saya" jawab Marine
"Berani nya keluarga kecil seperti kalian menentang keinginan pangeran ini" ucap pangeran
"Saya sungguh minta maaf pangeran teman saya tidak sengaja menyinggung anda" ucap Marine yang masih membungkuk
"Usir mereka dan dengarkan perintahku keluarga Lafis di larang untuk memasuki istana selama setahun" teriak pangeran.
"Mohon pangeran mempertimbangkannya kembali" ucap Marine sambil membungkuk
"saya tidak berani" jawab Marine
"Pengawal cepat usir mereka yang masuk bersama putri keluarga Lafis" ucap pangeran
"Berhenti !!" teriak seseorang .yang berada di antara kerumunan.
"biarkan mereka disini" ucap putri Elizabeth yang baru saja sampai
"Eliza kenapa kau menghenti kan aku ? " tanya pangeran
"Aku sudah mendengar apa yang terjadi, seharusnya kau lah yang pergi dari sini jangan membuat masalah dengan mengganggu pasangan orang lain" jawab Eliza
"Ba..baiklah" ucap pangeran
Sementara itu para genius sedang menikmati jamuan.
"Cukup menarik bukan? apa kau ingin pergi melihatnya ini kesempatan kita mendekatkan diri dengan pangeran?" ucap Eric sambil melihat ke arah Kazuya
Eric Mirage adalah salah satu dari genius muda kerajaan Silva. dari kecil dia sudah mendapatkan pelatihan dari beberapa ahli dan keahlian yang paling menonjol adalah keahlian nya menggunakan tombak.
Di umur nya yang masih muda dia sudah beberapa kali menyelesaikan misi tingkat tinggi salah satunya adalah menaklukkan hutan iblis yang terjadi beberapa bulan yang lalu dan juga dia adalah bangsawan yang membuat Cecilia meninggalkan Kazuya.
"Aku tidak peduli" jawab Albert yang sedang duduk.
Albert adalah anak dari jenderal paling di hormati di kerajaan Silva.
Dengan bimbingan ayahnya Albert mewarisi keahlian berpedang yang di miliki ayahnya. tidak seperti Eric yang di latih oleh para ahli dan didukung oleh sumber daya keluarganya Albert dilatih dengan sangat keras oleh ayahnya mulai dari berburu di umur yang masih muda,mengangkat beban berat dan masih banyak lagi karena itu walaupun masih muda Albert sudah menjadi kapten militer dan memiliki pasukannya sendiri karena keahlian nya itulah Albert di tunjuk sebagai salah satu genius muda.
"Ayo lah dia akan menjadi di Raja masa depan" ucap Eric
"Sudah aku bilang aku tidak peduli " ucap Albert kesal
"Kau ini susah sekali di ajak bercanda" ucap Eric
Tidak lama kemudian genius yang lain datang.