KING HAREM

KING HAREM
Pelelangan (1)



Di malam harinya Akira,Yumi dan Fira sudah berpakaian rapi.


"Dari mana kalian membeli pakaian ini?" Tanya Akira.


"Aku membelinya saat sedang jalan-jalan di kota, aku pikir itu cocok denganmu jadi aku membelinya" Jawab Fira.


"Tapi ini terlalu...aku jadi terlihat seperti bangsawan yang kaya raya" Ucap Akira.


"Tidak apa-apa kan,Lagi pula nanti kita akan berpura-pura menjadi orang kaya" Ucap Fira.


Setelah siap mereka berangkat ke pelelangan,agar penyamaran nya lebih sempurna keluarga Ornelas mengirimkan kereta kuda yang sangat mewah.


"Ini... terlalu mewah" Ucap Akira.


"Sepertinya kita akan menjadi pusat perhatian sepanjang perjalanan" Ucap Yumi.


Mereka menaiki kereta kuda satu per satu sambil di bantu Kusir.


"Wah..di dalamnya sangat besar, padahal dari luar terlihat tidak biasa saja." Ucap Yumi.


"Apa ini semacam sihir ruang?" Ucap Akira sambil berfikir.


"Hoho..benar anda berhasil menebak nya, ini adalah sihir ruang,setiap sisi di dalam telah di susun berbagai sihir ruang sehingga bukan ruangan nya yang membesar melainkan kita nya yang mengecil" Ucap kusir yang baru saja membantu Fira menaiki kerta kuda.


"Sihir yang membuat segalanya mengecil ya... ternyata banyak sekali jenis-jenis sihir yang belum aku ketahui" Ucap Yumi.


"Prinsip ruang termasuk sihir yang sangat sulit untuk di pelajari, orang-orang yang mempelajari sihir ruang rata-rata berhenti di tengah jalan karena terlalu sulit untuk memahaminya,tapi kalau sudah menguasainya sihir ruang akan menjadi sihir tingkat tinggi seperti teleportasi,membuat ruang dimensi, dan masih banyak lagi." Ucap Fira.


"Ternyata Fira tau banyak tentang sihir" Ucap Akira.


"A..aku hanya mengetahui dasarnya saja,itu sudah menjadi pengetahuan umum untuk setiap penyihir." Ucap Fira.


"Di dalam magic core yang aku dapat kan dari kakek di Spring Town, tidak terdapat apapun tentang sihir ruang" Ucap Yumi.


"Sebagian besar penyihir hanya memfokuskan untuk menaikkan kualitas mana mereka dan mempelajari sihir yang sangat kuat,penyihir yang mempelajari sihir ruang sangat jarang karena dianggap tidak berguna" Ucap FIra


"Bukankah sihir teleportasi sangat berguna?" Tanya Yumi.


"Sihir teleportasi memang sangat berguna, tapi mana yang digunakan sangat besar apalagi menteleport beberapa orang sekaligus, mana adalah hal terpenting bagi seorang penyihir,sihir yang dapat menguras mana sekali pakai sudah tentu di anggap tidak berguna kecuali sihir sekala besar seperti sihir yang di gunakan Cecilia sebelumnya 'Penghakiman Dewa' itu adalah sihir tingkat tinggi, sayangnya Cecilia belum memahami sepenuhnya tentang sihir itu, tapi ya... jika ada penyihir yang ingin teleportasi mereka hanya perlu membeli Rune teleportasi banyak toko yang menjualnya jadi itulas alasan banyak penyihir tidak memahami sihir ruang." Jawab Fira


"Panjang sekali..."Ucap Akira di dalam hati.


Tok..tok..tok


"Taun dan nona kita sudah sampai" Ucap Kusir sambil membukakan pintu.


"Kita terlalu asik membahas tentang sihir sampai tanpa sadar kita sudah sampai " Ucap Akira.


Setelah sampai mereka disuruh untuk melewati jalan berbeda dari jalan yang menuju ke toko kue, di pintu masuk mereka harus memberikan kartu undangan atau menunjukan identitas nya sebagai bangsawan atau pejabat.


"Jika kalian memiliki kartu undangan kalian bisa memberikannya padaku atau tunjukkan tanda pengenal kalian" Ucap penjaga pintu.


"Kami temannya nona Carla" Ucap Akira.


"Heh..banyak orang yang mengaku sebagai teman nona, tapi tidak ada satupun yang benar, kalian pasti hanya seorang penipu!" Ucap Penjaga.


"Tenang lah kami memang tidak memiliki kartu undangan tapi kami diundang secara langsung oleh nona Carla"Ucap Akira.


"Kalian terlalu mencurigakan.. usir mereka keluar" Teriak penjaga.


Para penjaga berdatangan.


"Tunggu..!!"


Carla datang dengan pakaian yang sangat anggun.


"No..nona" Ucap Penjaga.


Para penjaga yang tadi berdatangan langsung menjauh dari Akira dan lainnya.


"Biarkan mereka masuk lalu antar mereka ke ruang VIP mereka adalah teman-temanku" Ucap Carla


"Baik"


"Maafkan aku,aku lupa memberikan tau mereka" Ucap Carla.


"Tidak masalah" Ucap Akira.


"Kalau begitu, ikuti penjaga tadi mereka akan mengantar kalian ke ruang VIP, Aku akan ke sana sebentar lagi, aku perlu menyambut para tamu" Ucap Carla


Mereka di antar para penjaga ke ruang VIP.


"Kenapa jalan ini terlihat sangat sepi?" Tanya Akira kepada penjaga.


"Untuk menjamin identitas para tamu VIP kami perlu mengosongkan jalan setiap memasukinya" Ucap penjaga.


Tidak lama kemudian mereka sampai di ruangan VIP.


"Silahkan masuk,di dalam ada pelayan yang akan melayani kalian" Ucap penjaga.


"Baiklah,terima kasih" Ucap Akira.


"Kalau begitu saya kembali dulu" Ucap Penjaga sambil berjalan pergi.


Di ruangan VIP mereka dapat melihat dengan jelas pelelangan dari atas dan bahkan dilayani.


"Ruang untuk menawar saja sudah sebesar ini seberapa kaya keluarga Ornelas" Ucap Yumi.


"Silahkan duduk, jika ada barang yang tuan ingin kan silahkan pencet tombol yang ada di kursi dan masukkan nominal uang yang akan kalian tawarkan" Ucap Pelayan.


"Kami mengerti" Ucap Akira.