Hot Daddy And Miss Mafia

Hot Daddy And Miss Mafia
HDMM 33



"Ada baiknya jika aku tidur di kamar sebelah, Emm pisah kamar gitu. Aku takut kamu khilaf dan menghamiliku" sindir Megan sambil mencubit lengan Kevin.


"Mengapa wanita mafia yang terkenal kejam malah penakut saat bersamaku" ucap Kevin tersenyum lalu mencium puncak kepala Megan.


"Karena kamu memiliki pengaruh buruk mengalahkan seorang pembunuh. Kamu berubah jadi laki-laki mesum. Kamu sudah tak bisa mengontrol diri, mencium sana sini, tanganmu ikut nakal pegang-pegang ini itu di tubuhku. Sungguh aku jadi takut dihamili olehmu" ucap Megan panjang lebar.


Kevin hanya mampu tersenyum sambil mengelus manja perut Megan.


"Mengapa kamu begitu takut dihamili olehku, padahal semua wanita menginginkan dihamili seorang Kevin Abraham Smith" ucap Kevin berbangga diri.


"Tapi beda halnya denganku. Oh iya, apa kamu sudah move on dengan istrimu sampai-sampai kamu begitu tergila-gila kepadaku" ucap Megan penuh selidik.


"Aku tak pernah menikah sebelumnya, apalagi punya istri...ha ha ha.. untuk apa aku move on" ucap Kevin diiringi gelak tawa.


Dia benar-benar tak tahu identitasku. Batin Kevin.


"Ja-jadi kamu belum pernah menikah sebelumnya? terus Azzam anak siapa?" tanya Megan tergagap mengetahui kenyataan bahwa Kevin belum pernah menikah sebelumnya.


"Azzam anak mendiang saudaraku. Namun sebuah musibah di masa lalu membuat Azzam kehilangan kedua orang tuanya. Walaupun dia bukan darah daging ku, tetap saja dia adalah anakku. Azzam tetap anakku" ucap Kevin dengan mata berkaca-kaca yang selalu saja diselimuti perasaan sesak di dada jika mengingat kembali masa lalunya bersama anaknya.


Megan memilih mengubah posisinya menghadap ke arah Kevin. Megan merasa iba mendengar cerita Kevin yang belum pernah ia dengar sebelumnya. Megan menyentuh pundak Kevin lalu menepuk-nepuknya pelan untuk memberikan semangat untuknya.


"Yang sabar, semua orang pasti selalu saja dihadapkan musibah dan kita hanya perlu menghadapinya dengan lapang dada tanpa harus mundur" ucap Megan memberikan masukan untuknya.


"Hemm, aku tahu. Terima kasih sudah mengingatkanku" ucap Kevin sambil mengusap rambutnya.


"Sama-sama, mulai sekarang aku ingin menjadi sahabatmu selama-lamanya. Kita bisa sharing, berbagi cerita bersama, suka duka bersama dan saling menguatkan " ucap Megan tersenyum manis sambil menaikkan jari kelingkingnya.


Kevin ikut tersenyum melihat antusiasme Megan.


"Baiklah, aku menerimamu sebagai sahabatku" ucap Kevin lalu mengaitkan jari kelingkingnya. Sehingga mereka seperti anak kecil yang sedang berbaikan.


"Tetaplah menjadi ibu Azzam sampai kapanpun" ucap Kevin dengan tatapan sendunya.


Megan hanya mengangguk sebagai jawabannya. Entah mengapa tatapan Kevin terlihat berbeda dari biasanya. Kevin selalu menatapnya dengan penuh kehangatan sehingga membuatnya merasakan perasaan aneh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


"Apa kamu menyukaiku?" tanya Megan penasaran.


"Menurutmu bagaimana, apa aku terlihat menyukaimu? lantas bagaimana denganmu. Apakah kamu juga menyukaiku?" tanya balik Kevin dengan penuh tanda tanya.


"Lupakan saja" ucap Megan yang sama sekali tidak tahu perasaannya seperti apa kepada Kevin.


Kevin tersenyum tipis melihat raut wajah Megan tampak cemberut.


"Sebaiknya kita tidur, aku tak akan macam-macam kepadamu, kecuali aku khilaf" ucap Kevin cengengesan.


Megan tersenyum lalu memukul keras pundak Kevin. Lalu Kevin menariknya dalam pelukannya. Mereka pun saling berpelukan dan sama sekali tidak tahu menahu tentang perasaannya masing-masing. Setelah puas berpelukan, Kevin dan Megan tidur bersama di atas tempat tidur dan Azzam sebagai penyekat daddy dan Mommynya.


🍁🍁🍁🍁🍁


Sementara di tempat lain.....


"Ini tak bisa dibiarkan. Bisa-bisa seluruh rencanaku gagal total. Bara harus menikahi Megan secepatnya untuk mengembalikan kembali kejayaan perusahaanku. Demi membawanya pulang, aku harus memerintahkan anak buahku untuk menculiknya. Megan maafkan daddy, hanya ini jalan satu-satunya agar perusahaan daddy tetap berjaya" ucap tuan Anderson yang tengah duduk di kursi kebesarannya.


"Mau sampai kapan mas terus mengorbankan Megan untuk kepentingan mu semata. Kamu menjadi ayah egois kepada putrimu sendiri, berbuat sesuka hatimu dan tak pernah memikirkan bagaimana perasaan putrimu" ucap nyonya Ana yang baru saja masuk di ruang kerjanya.


Nyonya Ana meletakkan secangkir kopi di atas meja kerja suaminya. Sementara tuan Anderson hanya mampu memijit pangkal hidungnya.


"Aku tidak ingin perusahaan yang bertahun-tahun aku jalankan harus jatuh bangkrut. Apa gunanya aku memiliki seorang putri jika tak mampu membantuku" ucap tuan Anderson lalu bersandar di kursi kebesarannya.


"Lihat saja mas, suatu saat kamu akan menyesali segala perbuatanmu kepada putrimu" peringat nyonya Ana lalu bergegas keluar.


Tuan Anderson mengusap wajahnya dengan kasar. Jujur dia tetap peduli kepada putrinya namun apa boleh buat perusahaannya sudah diambang kebangkrutan dan jalan satu-satunya yang bisa menyelamatkannya hanya menikahkan putrinya dengan rekan bisnisnya, yaitu Bara.


🍁🍁🍁🍁🍁


Hari terus berganti hingga bulan ikut berganti. Tak terasa sudah tiga bulan Megan tinggal bersama Kevin. Tak ada yang berubah hubungan diantara mereka, hanya keharmonisan yang selalu mereka tunjukkan. Dan perasaan suka mulai mengisi pikiran mereka masing-masing namun belum memiliki waktu yang tepat untuk mengungkapkannya.


Sementara rencana penculikan yang direncanakan oleh tuan Anderson berhasil digagalkan oleh Kevin. Sehingga tuan Anderson tak tinggal diam sebelum mendapatkan apa yang dia inginkan.


Kevin dan Megan berusaha menjadi orang tua yang baik untuk Azzam. Menyayangi Azzam dengan sepenuh hati dan penuh cinta kasih. Selalu menunjukkan keharmonisannya dan sikap peduli terhadap pasangannya.


Baik Kevin maupun Megan berusaha membuka diri untuk menerima kekurangan pasangannya. Saling peduli dan tak ada lagi sikap acuh yang mereka tunjukkan. Seperti pagi ini, Megan sudah berperan sebagai istri yang baik, menyiapkan segala keperluan Kevin sebelum ke kantor.


"Tas kerjamu sudah siap. Jangan lupa bawa bekalmu juga" teriak Megan dari dalam kamar mandi yang tengah memandikan Azzam.


"Iya, aku akan membawanya. Cepat kemari pasangkan dasi untukku" ucap Kevin yang memegangi dasinya.


"Tunggu sebentar, aku masih memandikan Azzam" teriak Kembali Megan.


Kevin memegangi dasinya sambil menatap dirinya di pantulan cermin.


Aku harus mengungkapkan perasaanku kepadanya. Batin Kevin tersenyum.


Tak berselang lama kemudian, muncullah Megan sambil menggendong Azzam dengan penuh kasih sayang.


"Mommy, lihat, daddy belum pakai dasi" ucap Azzam yang setiap pagi tak melihat daddy nya pakai dasi.


"Iya sayang, tugas mommy memakaikan daddy dasi setiap hari" ucap Megan tersenyum lalu menurunkan Azzam di atas karpet karakter.


Megan lalu mengambil dasi ditangan Kevin lalu memakaikan untuknya.


"Bersiaplah, nanti malam aku ingin mengajakmu makan malam di luar. Hanya kita berdua" ucap Kevin sambil menatap wajah cantik Megan.


"Hemm, kamu curang tidak mengajak Azzam" bisik Megan tersenyum manis.


"Ini hanya urusan kita berdua. Aku tidak ingin mengajak boy" ucap Kevin lalu mendaratkan ciuman di kening Megan.


"Terserah kamu saja, tapi kita perginya sebelum Azzam tidur" bisik Megan kembali.


"Hemm" ucap Kevin tersenyum.


"Daddy, mommy mengapa bisik-bisik. Boy jadi tak dengal deh" ucap Azzam sambil bertolak pinggang.


"Ini urusan daddy sama mommy dan bersifat rahasia sayang" ucap Kevin tersenyum.


Megan segera mendekati Azzam untuk memakaikan bajunya.


"Aku pergi" pamit Kevin.


Kevin tak lupa mencium pipi gembul anaknya yang semakin menggemaskan saja sebelum berangkat ke kantor.


"Mommy lagi" ucap Azzam yang meminta ayahnya mencium Mommynya juga.


Kevin menaikkan alisnya lalu mendekati Megan. Kevin menangkup wajah Megan lalu mencium kedua pipi Megan dan terakhir mendaratkan ciuman di bibir manis Megan. Raut wajah Megan selalu saja merona dengan perlakuan sikap manis Kevin kepadanya.


Kevin begitu puas lalu melenggang pergi. Pagi-pagi sudah mendapatkan semangat empat lima dari orang-orang yang disayanginya.


Bersambung....


Mohon maaf baru update 🙏🙏🙏


Jangan lupa tinggalkan jejak 🙏🤗