
2 Minggu telah berlalu,Semenjak Al dan Alexa bergelut dalam satu bintang pemotretan,kini mereka telah dibanjiri berbagai macam tawaran sebagai bintang iklan.
Al selalu menolak tawaran tawaran itu,karena mengingat pekerjaannya dikantor sudah terlalu banyak,dan ia tidak mau dipusingkan dengan urusan pemotretan,yang terkadang menurutnya sedikit membosankan dan selalu membuat modnya berubah ubah.
jika Al selalu menolak tawaran tawaran yang diberikan sebagai bintang iklan,berbanding balik dengan Alexa,wanita yang sangat semampai itu selalu merengek jika Al tidak mau menerima proyek yang ditawarkan,Alexa selalu memojokkan Al dan selalu merajuk layaknya anak kecil,jika Al tidak mengikuti kemauannya.hingga mau tidak mau Al harus selalu mengalah dan menerima semua tawaran itu,walaupun sebenarnya Al sangat tidak berminat dengan itu semua. Namun karena ia tidak pernah menginginkan istrinya kecewa dan merasa ia harus selalu membahagiakan Alexa,dengan terpaksa Al selalu mengalah dan mengikuti kemauan dari istri tercintanya itu.
Hari ini adalah jadwal pemotretan Alexa dan Al disuatu merk brand yang cukup terkenal. Al dengan langkah malas,mengikuti sang istri yang terlebih dulu berada didepannya.
Hampir 5 jam berlalu mereka melakukan pemotretan,akhirnya kini mereka telah menyelesaikan pekerjaan.
Al menarik ulur tangannya keatas untuk merenggangkan otot ototnya yang sangat terasa kaku,sedangkan Alexa kini sedang berganti pakaiannya.
Tidak lama kemudian Alexa keluar dengan pakaian yang sudah miliknya sendiri,saat Alexa keluar dari ruang ganti,wajahnya sangat terlihat jelas jika Alexa sedang tidak dalam keadaan baik baik saja.
Setelah pemotretan selesai,Al langsung mengajak Alexa untuk pulang kerumah. Alexa tidak pernah mau jika Al mengajaknya untuk pergi keRs,walaupun hanya mengecek keadaannya saja.
Hari sudah semakin larut,Al dan Alexa kini sedang berbaring bersamaan diranjang. Alexa memainkan jari jarinya didada bidang milik suaminya membentuk gambar gambar abstrak. Sesekali ia melirik suaminya yang tengah sibuk memainkan ponselnya dengan sangat serius. Alexa berdecak sebal,karena suaminya yang semenjak tadi mengabaikannya.
"Kamu tuh ya,aku disini kamu malah sibuk dengan ponselmu.!" gerutu Alexa dengan langsung membalikkan badannya hingga kini memunggungi Al.
Al meletakkan ponselnya dimeja yang berada disampingnya dan langsung melingkarkan tangannya ketubuh istrinya yang kini sedang membelakanginya,Al menenggelamkan wajahnya diceruk leher jenjang milik Alexa. Bibir Al menjelajah menyusuri leher dan tengkuk Alexa,hingga membuat Alexa sedikit bergeliat mendesah.
"Al..emmmm". ucap Alexa dengan masih membelakangi al.
Al yang mendengar desahan istrinya semakin menjadi jadi,ia melancarkan aksinya lagi. Hemm kali ini bukan hanya bibirnya,tetapi tangannyapun ikut serta dalam penjelajahan menyusuri tubuh perempuan yang kini berada didepannya itu.
Hampir 2 jam mereka bergelut diatas ranjang dengan memanas,kini mereka saling merebahkan badan setelah saling melepaskan kenikmatan.
Alexa merangkak turun dari ranjang hendak menuju kamar mandi,tetapi belum juga ia sampai kekamar mandi,Alexa merasakan nyeri yang yang sangat hebat diperutnya, hingga dengan cepat Alexa tergeletak dilantai tak sadarkan diri.
.
Setelah 1 jam,akhirnya Alexa membuka matanya,dengan susah payah Alexa menyesuaiakan cahaya yang masuk dari mata cantiknya,
"Aku dimana.?" ucapnya lirih dengan suara serak.
Dengan cepat Al langsung memeluk istrinya yang masih tergeletak lemah diranjang Rs. Al menciumi kilas kening,pipi,mata dan hidung Alexa, rasa syukur juga tidak pernah terlewatkan keluar dari bibir Al.
"Syukurlah,sayang apa kau baik baik saja,apa masih ada yang sakit.?" suara Al yang masih sangat terlihat panik.
Alexa hanya menggeleng pelan sambil melemparkan senyum cantik kepada suaminya itu.
yaahh benar, suami. Suami yang sangat menyayangi dan selalu mencemaskannya.
"Sayang.. kenapa aku.?" Suara lemah
Al menarik kursi dan duduk disamping Alexa sambil menggenggam erat tangan Alexa. "Apa kamu tau penyebab kamu sejak kemarin merasa mual dan selalu mengeluh pusing? " tanya Al
"Emm.." menggelengkan kepala pelan
Al mencium punggung tangan Alexa."Sayang,.sebentar lagi impian kita menjadi orangtua akan segera terwujud." mencium kembali punggung tangan Alexa
"Maksut kamu,aku..?" menyentuh perutnya
"Iya sayang,kamu benar. kamu sedang hamil,hamil anak kita." ucap Al dengan berkaca kaca
"Benarkah.."meneteskan air mata "Al aku sangat bahagia,aku tidak menyangka ini semua," menggenggam erat tangan suaminya
.
.
.
2 minggu telah berlalu,semenjak Alexa dirawat diRs,Al tidak sekalipun meninggalkan Alexa,Al tidak mau meninggalkan Alexa sendiri,dengan telaten,ia selalu mengurus dan menjaga istri beserta calon bayinya,
Hari ini adalah hari kepulangan Alexa,dokter sudah menyatakan jika keadaan Alexa dan janinnya sudah dalam keadaan stabil,namum tetap harus banyak beristirahat. Karena mengingat usia kehamilan Alexa masih sangat terbilang dini.
Sebelum pulang,Alexa terlebih dulu melakukan USG,betapa bertambah bahagianya mereka,saat mengetahui jika janin yang sedang Alexa kandung kembar.
Didalam perjalanan pulang,Al dan Alexa tak henti hentinya mengembangkan senyum teramat bahagia dari bibir mereka masing masing. Papa Caster,mama dan papa Alexa pun turut merasakan kebahagiaan itu,bagaimana mereka tidak ikut bahagia,mereka akan segera mendapatkan cucu,itupun akan mereka dapatkan 2 sekaligus.
"Sayang.. ini adalah hari yang sangat membahagiakan bagiku,kita akan segera mendapatkan 2 orang bayi sekaligus." mengelus pelan perutnya yang masih belum terlihat membuncit.
"Terimakasih,,terimakasih Alexa. Kamu memberiku hadiah yang sangat berharga ini,ini sungguh kejutan yang sangat tidak terduga," Ucap Al dengan sesekali melirik dan mengembangkan senyum kepada Alexa
💕
Hari demi hari Alexa telah pulih seperti sedia kala. sejak pagi Al dan juga Alexa sudah bersiap diri untuk menghadiri pernikahan Vano dan juga Karina siang nanti. Al meyakinkan Alexa,karena ia takut Alexa akan kelelahan dan takut jika akan berdampak buruk kepada kesehatan Alexa dan juga calon baby mereka,
"Kamu yakin sayang,? apa nggak sebaiknya kamu tinggal saja dirumah,biarkan aku saja yang menghadirinya.?" ucap Al
"Aku yakin sayang,aku kuat kok, udah deh jangan berlebihan,lagian disana kan juga ada kamu,setidaknya bisa menjagaku dengan baik bukan.." jawab Alexa
Al memeluk erat Alexa. "Dasar istri ngeyel.."
Alexa pun hanya terkekeh mendengar pernyataan dari Al,bagaimana tidak,laki laki itu selama ini selalu memperlakukannya layaknya anak kecil yang selalu dimanja oleh kedua orangtuanya.
Kini keduanya sudah tampak berada ditempat berlangsungnya acara pernikahan Vano dan juga Karina. kini mereka duduk bersebalahan dengan Willy dan juga Erlita. Erlita yang tengah mengandung juga,kini sudah terlihat perut yang membuncit.
Alexa dan Al pun membagikan berita bahagia mereka kepada teman teman dekatnya,
"Euuhhh,jadi.? babyku akan segera memiliki teman dong ya besok.?" ucap Erlita
"Tentu saja.." jawab Alexa yang terlihat betul kebahagiaan dalam kata itu
.
Pernikahan telah usai,kini mereka bergiliran memberikan selamat kepada Vano dan juga Karina.
Setelah beriringan menjabat tangan Vano dan Karina ,Alexa dan Al pun melesat untuk langsung menuju rumah,karena Al benar benar tidak ingin istri tercintanya merasa kelelahan,mengingat janin yang dikandung oleh Alexa belum seutuhnya kuat.
.
.
.
**heuhhh,paijem sedih deh,vote kalian mana sihh,komen dan juga like nya.. ayo dong baik hati sama paijem..😔😔
maaf ya beberapa hari ini off,karena memang keadaan lagi tidak memihakk..
salam kangenn paijo paijemm💋💕**