Hate But Love

Hate But Love
episode 37..benar benar kehilangan..



 


Fino yang melihat alexa tergeletak dengan penuh bersimbah darah langsung dengan cepat berlari menghampiri alexa dan langsung memeluk tubuh alexa yang sudah tegulai lemas tak berdaya,dan fino dengan nada terbata bata memanggil manggil nama alexa dan memegangi pipi alexa hingga tangannya terkena darah segar yang keluar dari kepala alexa,fino melirik kemobil yang menabrak alexa tetapi bukannya berhenti mobil yang menabrak alexa malah dengan cepat melajukan kembali mobilnya dengan lebih cepat"brengsekk."gumam fino sambil terus memeluk alexa yang terus mengeluarkan darah segar.


Semua orang yang saat itu melihat kecelakaan alexa langsung datang menghampiri dan membantu mengevakuasi alexa serta langsung dengan cepat membawanya keruang IGD rumah sakit,beruntungnya saat kejadian itu alexa dan fino masih disekitaran Rs karena jika mengingat luka alexa yang sangat serius tipis baginya harapan untuk bertahan diperjalanan menuju Rs,orang orang yang membantu fino menggotong alexa langsung membaringkan tubuh alexa diruang IGD,dengan cepat alexa langsung mendapatkan penanganan karena luka dikepala alexa akibat terbentur trotoar dan pendarahan kehamilan alexa semakin menjadi jadi,tubuh fino yang dipenuhi noda darah alexa pun tertunduk lesu didepan ruang IGD dengan mata sesekali mengeluarkan air mata..


 


Seorang perawat yang keluar dari ruang IGD dengan tergesa gesa membuat fino semakin panik dan cemas,perawat itu ternyata mau mempersiapkan ruang operasi untuk alexa karena pendarahan alexa harus cepat mendapat tindakan operasi.


(fino)


suster...sus...gimana keadaan teman saya..(memegang kedua pundak suster)


(suster)


maaf tuan tolong lepaskan saya,saya harus segera menyiapkan ruang operasi untuk pasien,tolong jangan membuang waktu saya..!!?


(fino)


baik baik maafkan saya ,tolong selamatkan teman saya sus,lakukan yang terbaik untuknya..(melepas pundak suster)


Sesaat kemudian perawat itu kembali lagi keruang IGD dan mengatakan jika ruang operasi telah siap,4 perawat langsung dengan cepat mendorong branker alexa dan alat alat yang terpasang ditubuhnya dengan sedikit cepat menuju ruang operasi. fino yang dipenuhi rasa cemas membuntuti alexa dari belakang sambil tak henti hentinya memohon kepada Tuhan untuk keselamatan temannya itu,saat alexa sudah memasuki ruang operasi fino menjatuhkan tubuhnya sikursi tunggu depan ruang operasi,lantas ia mengeluarkan ponselnya dari sakunya dan langsung menelfon al untuk memberi tau keadaan alexa saat ini.


(panggilan terhubung)


(al)


hallo fin,apa lo udah nganterin calon istri kesayanganku dengan selamat..??


(fino)


/menarik nafas panjang lalu menghembuskannya dengan keras/ al maaf, maaf gue gak bisa jagain alexa..(dengan sedikit nada tersengal sengal)


(al)


fin.......? alexa kenapa..alexa kenapa fin jawab..(sedikit membentak fino dari telfon)


(fino)


al.....alexa..... alexaa ke..kecelakaan..maaf maafin gue al..!?


(al)


apa kecelakaan..(menjatuhkan tubuhnya yang sedikit melemas kesofa ruangan papanya).


(fino)


maaf maaf al..(meneteskan air mata)


(al)


kalian diRs mana,aku akan datang menyusul dg cepat..!?


(fino)


kami masih berada diRs yang tadi al..sekarang alexa sedang dioperasi..!


(al)


ok,..(menutup telfonnnya)


Papa al yang saat itu mendengar kecelakaan langsung menghampiri anaknya yang sedang terduduk lemas disofa itu,ia bertanya ada apa dengan dirinya dan al menceritakan kilas jika alexa mengalami kecelakaan,al sangat merasa hancur tubuhnya terasa gemetaran dan jantungnya terus berdegub kencang,papanya yang melihat jika keadaan anaknya itu sedang tidak baik langsunh memeluk dan menenangkannya,dan bersamaan dengan papanya yang memeluknya kini air mata al benar benar mengalir dan mengungkapkan bagaimana perasaannya saat ini kepada papanya dengan masih memeluk dan terua mengeluarkan air mata..


(papa al)


sudah lah nak,tabahkan hatimu..bersiaplah kita harus segera menemui alexa untuk memberinya dukungan dan semangat.


Fino masih duduk dikursi tunggu depan ruang operasi,lampu ruang operasi masih terua menyala,sudah hampir 1 jam operasi berjalan.


Al dan papanya sampai diRs,sesampainya didepan ruangan operasi al mendapati sahabatnya itu terduduk lemas dengan baju berlumuran darah dan tampak wajah yang sangat ketakutan.


(al)


fin gimana keadaan alexa..??


tapi fino tidak menjawab ia berdiri dan malah langsung memeluk al,


(fino)


(al)


knapa bisa seperti ini fin..(melepas pelukan fino)


(fino)


tadi saat aku sampai disini alexa sudah selesai dengan pemeriksaanya.(menceritakan kronologi kecelakaan kepada al dengan sedikit terbata bata dan air mata yang menggenang dikelopak matanya) maaf maaf sekali lagi al..( menundukkan wajahnya)


(al)


sudahlah fin ini bukan kesalahanmu..(memeluk kilas fino)mungkin ini kehendak Tuhan (melepas pelukan fino) oh ya apa kamu melihat mobil yang menabrak alexa??


(fino)


/terdiam sejenak/ ab **** ** ,yah itu nomer platnya dan mobil itu berwarna putih..


tanpa kata kata al langsung mengambil ponselnya disaku dan langsung menghubungi toni dan semi untuk menyelidiki mobil itu dan mengintai terus karina karena ia yakin ini semua bukan lain adalah ulah dari wanita psikopat itu..


30 menit kemudian lampu operasi padam,pertanda operasi telah selesai dan seorang dokter keluar dari ruang operasi..


(al).


dokter....dok gimana keadaan alexa..


(dokter)


operasinya berjalan lancar,tapi keadaanya sangat kritis,benturan dikepalanya sangat parah dan maafkan kami,kami tidak bisa menyelamatkan kandungan pasien,untuk saat ini saya belum bisa memastikan keadaan pasien ,kita perbanyak doa saja agar pasien cepat melewati masa kritisnya,sebenarnya ditengah berjalannya operasi kami sempat kehilangannya tapi sepertinya Tuhan berkehendak lain dan akhirnya kami berhasil mengembalikkannya lagi..


al yang mendengar pernyataan dokter hatinya bagaikan tercabik cabik benda tajam,apa lagi ia harus mendengar jika harus kehilangan calon babynya, gadis yang baru saja ia tinggalkan beberapa jam yang lalu dengan keadaan sehat kini sudah terbujur terbaring lemas tak berdaya dengan penuh luka,


(dokter)


pasien akan segera dipindahkan keruang ICU,saya harap kalian bisa bersabar,dan banyaklah berdoa untuk kesembuhannya..(menepuk bahu al lalu meninggalkannya)


beberapa menit kemudia alexa sudah dipindahkan keruang ICU ,kondisinya sangat membuat hati orang yang melihatnya ikut tersayat kesakitan,selang berada dimulutnya beserta alat alat medis lainnya tak luput ikut menghiasi tubuh alexa,bekas luka luka juga menambah lengkap keprihatinan setiap orang yang melihatnya,alexa saat ini hanya bertahan hidup dengan alat alat medis yang melekat ditubuhnya.


Al,fino dan papanya al tidak bisa membendung air mata mereka ketika melihat kondisi alexa saat ini yang terbaring lemah,lemas dan hancur tak berdaya diruang ICU,tidak ada hal yang bisa dilakukan kecuali bersabar dan terus memanjatkan doa untuk kesembuhan alexa,


"menantuku bertahanlah,,bertanlah jangan menyerah jangan biarkan al terlarut dalam kesedihan,bukankah kamu tidak bisa membuatku bersedih,bangunlah sayang bangunlah.." gumam papa al dalam hati dengan terus memandangi alexa dari balik kaca ruang ICU..


..


..


..


..


..


..


..


..


..


..


....********hallo para readers sayang,jangan lupa like disetiap episodenya ya,dan jangan lupa tinggalkan komentar,ataupun kritik dan saran kalian setiap selesai membaca ya..dan jangan lupa memberiku bintang 5 ya..


 


"*thankyou😘********"


 


*salam hangat"paijopaijem💋****"