Hate But Love

Hate But Love
episod 2



Hari sudah cukup sore tetapi Alexa belum juga sadarkan diri,dan pihak keluarga Axcel masih belum ada yang bisa dihubungi,akhirnya Al merasa harus berbuat sesuatu karena tidak mungkin jasad Axcel terus dibiarkan sampai ada pihak keluarga yang dapat dihubungi,.


"Sus sudah ada pihak kelurga yang bisa dihubungi.."


"Belum ada tuan, sepertinya kita harus menunggu nona Alexa sadarkan diri baru kita bisa mengurus pemakaman tuan Axcel." jawabnya


"Tidak usah menunggu Alexa sus,saya yang akan mengurus semua nya."


"Baiklah tuan mari ikut dengan saya,silahkan mengisi data data yang kami butuhkan."


Tepat pukul 15.00 pemakaman Axcel akan dilaksanakan,tiba tiba Alexa bangun dan langsung menghampiri Al yang memang saat itu masih menunggui nya.


"Dimana Axcel, aku harus buru buru mengurus pemakamannya karena pihak keluarganya tidak mungkin bisa datang karena mereka sedang ada diluar negri." ucapnya sambil menatap Al dengan mata bengkak dan berusaha tegar.


"Tidak usah, gue sudah mengurus semuanya. Sebentar lagi pemakamannya akan dilaksanakan, apa kamu mau melihat untuk yang terakhir kalinya dan mengantarkannya ketempat peristirahatan terakhirnya." tawar Al yang ikut terlihat sendu dengan keadaan Alexa.


Alexa hanya mengangguk dan terus berusaha menyeka air matanya agar tidak jatuh. Mungkin ini adalah yang terbaik untuk Axcel(pikirnya dalam hati).


... Pemakaman


Al dan Alexa sampai dipekaman ,jasad Axcel baru akan dimasukan ke tanah,namun tiba tiba Alexa menghentikannya.


"Sebentar saya ingin melihat Axcel untuk terakhir kalinya." Ucap nya dengan menatap lekat sang kekasih nya sudah terbujur kaku.


"Sayang akubakan mencoba iklas melepaskanmu,aku akan berusaha menjadi Alexa yang dulu. Seperti pintamu untuk yang terakhir kalinya,semoga kamu disana tenang dan ada satu hal yang harus kamu ketahui.. Aku akan selalu mencintaimu love you sayang." gumamnya dalam hati.


''Baiklah silahkan dilanjutkan." Ucap nya kepada petugas pemakaman.


Al yang berada disamping Alexa enggan membalikkan tatapanya dari wajah Alexa,entah kenapa hari ini dia begitu terkejut dengan kenyataan hidup yang dialami Alexa ,dia pikir Alexa orang yang paling menyebalkan dan sombong ternyata dibalik itu semua ada kesedihan yang ia tutup rapat dihatinya. Mungkin itulah yg membuat Alexa bersifat seperti itu.


"Sudahlah kamu harus benar benar mengiklaskannya,biarkan dia menjalani kehidupan barunya,mungkin dia juga tidak mau melihatmu berlarut dalam kesedihan." Al berucap sambil mengusap bahu Alexa,mencoba menenangkannya.


Akexa hanya mengangguk dan terus menatap Axcel yang sudah mulai tertutup dengan tanah.


Pemakaman Axcel telah selesai,Alexa berdiri disamping gundukan tanah dimana bawahnya terdapat Axcel. "Sayang tenanglah disana aku akan mencoba melewati ini semua. Aku pulang dulu sayang. Aku tidak akan pernah menggantikan posisimu oleh siapapun."


"Sudah sore mari kita pulang. Aku akan mengantarkanmu pulang." ucap Al menuntun Alexa meninggalkan pemakaman.


 


Al mengantarkan Alexa pulang,ia menuju rumah Alexa sesuai dengan petunjuk Alexa.. Dalam mobil Alexa hanya melamun sesekali Al harus mengagetkannya untuk menyadarkan Alexa dan menanyai jalan mana yang harus diambil.


 


Tatapannya masih kosong ,sesekali air matanya mengalir tetapi sontak langsung dia hapus ,dia tidak ingin terlihat berlarut dan membuat calon tunangannya itu bersedih disana.


Beberapa menit kemudian mereka sampai dirumah Alexa,namun masih saja dia melamun.


"Apa ini rumahmu?"menepuk bahu Alexa yang sedari tadi melamun.


Alexa kaget sontak langsung mengangguk dan turun dari mobil, sebelum turun dia tersenyum tipis kepada Al dan mengucapkan terimakasih untuk hari ini.


"Sama sama ,anggap saja ini permintaan maaf gue kepada lo yang sejak hari pertama gue masuk kuliah nyebut lo cewek tengil dan gesrek." mengeluarkan senyum maut.


"Kalau boleh besok gue akan menjemput lo untuk masuk kampus,itupun kalau lo besok mau berangkad kekampus sama gue?"


"Boleh sambil tersenyum tipis kepad Al dan bergegas memasuki rumah."


Rumah Al.


 


"Gila gue benar benar nggak bisa tidur ,kenapa bayangannya ketika ia menangis selalu berada dalam fikiran gue siih..Ck, kenapa juga gue besok mau jemput dia masuk kekampus, ya kali dia sudah mau masuk kampus hla kalau belum? kalau dia masih berduka. Hadeuhhhh gila beneran gue kali ni."meletakkan kedua tangannya dikepala.


 


"Owh ia dari pada gue besok sia sia kerumahnya mending gue telvon aja dehh,eh bentar bentar? ya kali gue nelvon dia nomerny aja kagak punya. Apa gue minta Fino ya dia pasti punya secara dia kan buaya darat." celetuk Al seraya menggelengkan pelen kepalanya.


Menhubungi Fino.


"Hallo Al ada apa malam malam gini nganggu orang merem aja deh. Ck." berdecak sebal.


"Mmmm... g-gue mau mau...?'' Ada jeda lama disana hingga membuat Fini semakin bersungut.


"Mau apa lo kampret ,gue ngantuk ni ,cepet ngomong kalau gak gue tutup nih!."bentak Fino kesal karena memang saat itu sudah jam 11malam.


"Anjirr lo ,galak amatt!. g-gue mau minta nomer cewek tengill, eh maksutnya Alexa."


"Haaaaa..." kaget.. langsung tergelak kencang sembil memegangi perutnya. "Beneran lo mau nomer dia, jangan jangan?"nada meledek kembali terlontar dari balik layar sana.


"Banyak bacot sih lo ,mau ngasih apa kagak.?" bersungut dan kembali kesal.


"Ok ok jangan terlalu snewen tuan Albern, saya akan mengirimkannya kepad anda." masih tergelak sambil cengegesan tidak abis pikir dengan permintaan temannya itu.


Beberapa saat kemudian nomer Alexa sudah di send kapada Al.


"Telvon gak ya? tapi, ya kali kalau dia masih hidup kalau nggak(tidurr)? yaudahlah gue coba aja dari pada gue besok sia sia kesana juga." menekan tombol yang berisi nomer Alexa.


Panggilan terhubung.


"Hm..ya hallo siapa?". ucap Alexa dari sebrang sana.


"E-emm ya. g- gue Al. Lo gimana sudah baikan,besok beneran sudah bisa masuk kampus?"


"Oo....ya gue sudah gak papa. Iya gue bsok mau kekampus gue gak mungkin ninggalin tugas gue demi masalah pripadi gue."


"Baiklah besok jadi gue jemputt ya. And bdw hebat lo ya, berusaha tegar disaat hati lo benar benar hancur hancur.." Upss,sontak Al langsung menutup mulutnya, ia tidak abis pikir dengan mulutnya yang nyeplos seperti itu,padahal biasanya hanya ejekan yang dikeluarkan ketika berbicara dengan Alexa.


"Hhmm. ya gue harus berusaha karena itu amanat terakhir dari Axcel,gue harus seperti dulu demi kebahagiaanya. Sudah ya, gue mau istrahat dulu.


"Hmm baguss. Baiklah sampai besok cewek tengil." langsung menutup panggilannya.


"Dasar cowok monster aneh. Kemarin hina gue ,sekarang kenpa jadi gitu? sudahlah aku harus istirahat untuk memulihkan moodku kembali.


Keesokan harinya..


ting tong


tong tong..


bel berbunyi


"Ya tunggu sebentar." Jawabnya turun langsung membukakan pintu. "Oo... Kamu,dah sampai aja,masuk dulu aku ambil tas sebentar." ucap nya sambil berlalu.


"Baiklahh." mengekor Alexa. "Lo dirumah segede ini tinggal sendiri,secara dari tadi gue gak liat siapapun disini?" tanya nya penasaran.


"Hmm, aku sendiri. Papah dah lama meninggal dan mamah nikah lagi dan sekarng dia tinggal bersama suaminya yang baru di Bandung." jelas Alexa.


"Yaudah,yok berangkat sekarang aja." berucap kembali.


"hmm.. oke."


Entah kenapa kini hubungan keduanya semakin membaij,mereka pun jadi lebih halus kalau sedang berbicara.


Al ternganga ketika tadi pertama kali Alexa membuka pintu,Alexa yang ia kenal kemarin sangat berbeda dengan yang sekarang. Hari ini Alexa sedikit memoles make up pada wajahnya hingga membuatnya semakin cantik.


30 menit kemudian ,mereka sampai dikampus,ketika mereka turun dari mobil,semua siswa menatap ke arah mereka.


Karena memang hari ini Alexa terlihat sangat cantik dengan rambut terurai panjang dengan mengenakan rok span jeans dan baju yang bermotif abstrak ditambah balutan make up yang tipis,serta bibir yang berwarna merah muda menambah kesempurnaan kecantikan Alexa,semenjak Axcel terbaring koma,ia tidak pernah memperhatikan penempilnnya hingga terkesan dekil dan kecantikannya berkurang.


Sepanjang perjalanan Al juga sesekali memandang kearah Alexa yang duduk disampingnya."ya kali ni cewek benar benar cantik dan sempurna,andai dia dari dulu seperti ini,sudah pasti gue embat." batinnya sambil melirik penampilan Alexa.


Fino yang baru datang melihat Al dan Alexa keluar dari dalam mobil bersamaan menimbulkan pertanyaan dalam fikiran nya. s


Secara selama ini mereka selalu tidak akur, ditambah melihat penampilan Alexa yang sudah mulai kembali seperti setahun yang lalu.


"Widiiiihhhhh dah mesra aja ni kaliann, dah cocok nih jadi romeo dan juliet. Lex, sumpah cantik banget lo hari ini." Fini berucap.


"Hmmm ya,Fin. Ini gue. Yaudah ya aku masuk dulu Al. Makasih untuk jemputannya." tersenyum tipis dan bergegas meninggalkan 2 mahluk yanh terkadang tidak waras itu.


Al hanya mengangguk,ketika dirasa Alexa sudah menjauh Al langsung menoyor kepala Fino. "Heh bacot lo dijaga kali, dia baru berduka,kemarin calon tunangan nya baru saja meninggal." jelas Al


"Mati gue salah ngomong. Tapi bentar bentar,ngomong ngomong lo kok bisa tau?." Fino kepo.


"Panjang ceritanya, gue kemarin gak sengaja narik dia pulang ikut gue, karena menghindari cewek agresif itu(Karina) dan diperjalanan dia minta berhenti dirumah sakit,gue inget kata temen temen dia selalu berkunjung di rumah sakit itu. Nah gue kepo dong,Lalu gue ngikutin tuh dia masuk ke Rs. Gue juga sempet tuh nanya sama perawat disana,tapi sekitar 1 jam an Alexa disana, dokter berlarian masuk keruang icu,eh ternyata calonnya dia itu sudah meninggal." Panjang lebar Al menjelaskan.


"Owhhh ya , ya Tuhan gue gak tauu. Kok dia setegar itu juga sihh." Ucap Fino yang membuntuti Al dari belakang.


Al sedikit mengangkat bahunya."Entahlahh, dia cuman bilang melaksanakan amanat terakhir calonnya ituu dan asal lo tau,gue juga tuh yang bantuin pemakaman calonnya itu,karena tidak ada keluarganya yang bisa dihubungi."


"Ohh pahlawan kesiangan to ceritanyaa,ya semoga kalian jodoh dehh."celetuk Fino sambil menaikkan sebelah alisnya.


"Dasar emang bangcaaatt lo,Fin."


Entah kenapa hari itu Alexa menjadi pusat perhatian anak seluruh kampus,siapa yang tidak terbelalak melihqt kecantikanya yang selama ini tertutup dengan kemurungannya. Hari itu memang dia benar benar terlihat sangat cantik dan sempurna,walaupun sebenrnya dalam hatinya sangat hancur.


"Selamat pagi kak Al ganteng." tersenyum genit.


cihh menjijikan sekali.


"Hmm,pagi juga. Ngapain disini,cepat kehalaman kampus,sebentar lagi penjajakan akan segera dimulai."mengerutkan dahi jijik melihat tingkah laku Karina.


Ia berdiiri didepan pintu gerbang ,niatnya hendak mencari taksi karena hari ini dia tidak membawa mobil karena pagi tadi berangkatnya dijemput oleh Al.


Tiba tiba dari arah belakang.


tin


tin


suara klakson mobil...


Alexa menoleh dan hanya mengerutkan dahi kala ia mengetahui biang kerok nya adalah Karina, entah kanapa Alexa tidak begitu menyukai sifat anak itu yang terlalu agresif kepada lawan jenisnya.


"Hai kak Alex mau pulang ya,kok gak dianterin kak Al sih katanya pacar kakak."menyeringai licik.


"Ow ya .. ini baru nungguin pacar kesayanganku."ingin muntah rasanya kalau saja cowok monster itu kemarin gak minta gue pura pura jadi pacarnya ogah banget gue ngladenin bocah ini.


...* flasback


ketika tadi pagi sblum alexa masuk kampus al berpesan untuk selalu berpura' menjadi kekasihnya didepan karina,karena ia sangat risih dg sift agresif karina yg seakan' kalau bertemu dg ny kelihatan ingin sekali menrkamnya..dan alexa tdk mungkin menolak permintaan al teringat tentang kebaikannya yg sudh sudi mengurus pemakaman axcel yg sma sekali tidk al kenal.


..


Karin hanya menatap sinis alexa dan bergegas meninggalnyaa dg sedikit tampang muka sebal,bebrapa saat alexa pergi mobil al datang, al melihat alexa sedng berada di pinggir jalam.. sedang menunggu taxsi gumamny dalam hati..


( al )


hei cewek tengil,ngapain lo disitu .. ayo masuk gue anterin lo pulang..


(alexa)


tidak terimakasih.. gue mau kepemakaman axcel dulu.. \menjawb dg muka masam


( al )


\menghela nafas panjang\ ya baiklah nona alexa mari saya antarkan saja.. saya tahu anda sudh 1 jam berdiri disitu tp blum mndpkn taxsi juga buka...


(bingungkan lo dr td gue udh ngamatin lo kali cewek tengil..)


(alexa)


hemm manis sekali\melirik sebal🙄\jd dr td lo mata"in gue.. dhh mulai naksir ni sma gue..😏\masuk mobil al


(al)


palalo peyang.. gue cuma kasian aj lo kan masih berduka🤨


bebrapa saat mobil al melaju tiba" alexa melihat penjual bunga dan meminta al untuk berhnti..


cowok monster bisakah lo berhenti sebentar gue mau beli bunga dulu tuhh..\mnunjuk ke penjual bunga\dan al meng iyakan kemudian berhenti.. jngn lama\jwb ketus al


alexa hanya melotot menatap al dan berjalan mnuju penjual bunga itu..


*melanjutkan perjalanan menuju pemakaman..


kenapa sh lo sebegitunya mencintai calon tunangan lo.. dan saat lo berduka aja lo masih berusaha tegar demi menuruti kemauan pacar lo terakhir kaliny,, tnya al ...


(alexa)


lo pernah gak sh jatuh cinta .. pernah gk lo berusaha berjuang dan berusaha membuat orang yg lo sayangi bahagia.. kalau lo pernah tentunya lo tau jawabnnya apa..,😒


* pemakaman


alexa dduk diseblh gundukn mkam axcel smbil mengusap batu nisan kekasihnya..


( \dlm hati\sayang ak datang,,lihatlah ak sudah mnuruti perkataanmu,ak sudah mnjadi alexa yg dulu seperti yg kamu mau.. ak sngt merinduknmu sayang..semoga kmu tenng disana\mengusap air mata\ dn ini al dia orang yg membntuku mengurus pmkamanmu ,ak pulng dulu sayng besok akn ku bwakan bunga lgi untukmu..\meletakkn bunga yg dibeliny tadi diatas makm axcel\ selmt beristiraht axcel)


* perjalanan pulng


al lo tau gk dia adalh cinta pertamaku,dia satu" ny orang yg membuatku benr" jtuh cinta,, kesabaranny kasih sayangny terlalu membuatku larut dlm cintanyaa,,nmun sepertiny tuhan tidk menginginkan kami bersatuu.. \tiba tiba mengeluarkn kta" itu dr mulutnyy


( al )


sudhlah mungkin ini yang terbaik untuk kalian, \mungkin dia butuh teman untuk meluapkan isi hatinya


gue lihat slma sethun ini lo gak pernah bicara dg siapapun,ap kmu tidk memiliki temn permpuan gitu...


( alexa )


dulu ada cumn semnjak mereka mengetahui klau gue berpacrn dg axcel enth knp mereka meninggalkn ak\mnjwb dg nada lirihh


(al)


o 😯 hanya mengerucutkn mulutny..


beberapa menit kemudian mereka sampai dirumah alexa,ia pun meminta al untuk turun dulu skedar meminum teh untuk ucaoan trrimakasihnya karena sudah mengantarkannya pulang kembali kerumah.. dan al mengiyakan ajakan alexa karena ia tau cewk itu bner" butuh teman berbagi ceritanya..


silahkan duduk gue buatkan minum dulu..🙂


baiklah nona alexa,terimakasih \jwb al tersenyum mnis


(alexa)


tumben amat tuh cowok normal.. biasanya kag monster kata"ny \gumamnya dlm hati


 


tidak terasa mereka sudh 3 jam bercakap smpai lupa waktu kalau sudh mlm..


 


eits ternyta ini sudh mlm,smpai lupa kita belum mkn malm.. kmu mau apa al biar ak masakin apa mau delivery order saja tanya alexa..


emng lo bisa masak.. (alexa mengangguk) yakin enak gak ngracunin kan😅


jawab al


sialan lo dah mulai monsternya baru juga gue tadi kagum sma loo... \upppss menutup mulutnya dg kedua tngn smbil berjalan kedapur.. \tunggulah akan kubuatkan.. gila mulut gue tidak terkondisikan mulai gesrek ni lama" \menggerutu smbil memasak


Al yg mendengar celotehan alexa merasa sangat bahagia,ia mulai mersakan kenyamanan saat didekat alexa,,


2 jam kemudian... mereka menikamati makan mlm bersama,setelah selesai al lngsumg berpamitan pulang karena hari memang sudah larut mlm..


satu tahun berjaln dg begitu saja.. setiap hari al selalu mengantar jemput alexa dan tidk terlupa satu haripun terlewat untuk berkunjung kemakam axcel..


hari ini adalah hari kelulusan mereka.. al dan alexa serta fino mendptkan nilai terbaik dikampus.. anak" kampus juga mengira kalau al dan alexa berpacaran,namun fikiran itu hanya pikiran sepihak orng yg melihat kemesraan mereka,karena memng selma ini alexa belum sma sekali bisa melupakan axcel..


( al )


lex gue mau ngomong sma lo..


(alexa)


opo 😏(apa) jwb nyeleneh alexa


*tman kampus


(al)


gue tau mungkin dulu lo sngat membenci gue karena gue tidk pernah memperlakukan lo dg baik. **..tapi semenjak kjdian di Rs gue kagum sma lo.. 1 thun ini gue dekt sma lo gue ngrasa nyaman.. dan gue ingin sekali nglamr lo jd istri gue..\menatap serius alexa


(alexa)


Deg..jntung alexa berdebar kencang.. ll..lo ngomong apa sh .. lo tau kan gue blum bisa ngelupain axcel ..gue gak tau apa hati gue masih bisa mnerima orng lain apa nggak.. gue takut al gue takut kehilangan lagi..!


(al)


lo egois lex..! lo egois.. lo membatasi hidup lo sendiri untuk orang yang sudah tiada.. lo gak boleh seperti itu .. lo ttep harus ngelanjutin hidup lo.. axcel juga bakalan bahagia kalau lo juga bahagia.. bukan malah seperti ini.. \sedikit ngegas karena jawbn alexa


..


...