
Setelah malam dimana kejahatannya dibongkar al dan ia diberikan ancaman,kebencian karina terhadap alexa semakin membara ,kali ini bukan hanya ancaman melainkan akan langsung menghabisinya,setelah al pergi meninggalkan karina saat dicaffe malam itu karina langsung menghubungi semi dan nancy,saat itu karina belum mengetahui jika semi telah bekerja sama dengan al,karina mengajak mereka berdua untuk menemuinya dicaffe dimana saat itu dirinya berada,.
ya nancy, nancy adalah salah satu orang bayaran karina yang bertugas untuk memata matai alexa saat diluar rumah,
45 menit kemudian semi dan nancy sampai dicaffe dengan bergantian,saat itu nancy terlebih dahulu datang menemui karina..
(karina)
duduklah,.nancy kali ini aku benar benar mempunyai tugas yang menyenangkan untukmu,..
(nancy)
tugas apa nona..
(karina)
tetap mata matailah wanita brengsek itu..! jika kamu menemukan kesempatan yang bagus bunuhlah dia..!jika kamu berhasil aku akan memberikan bonus dan berapapun bayaran yang kamu mau akan saya berikan..
tidak lama saat karina meminta nancy untuk membunuh alexa semi datang,kelihatannya semi telat untuk mengetahui rencana karina dan nancy saat itu..
(karina)
duduklah sem,.....sem aku minta kamu tetap memata matai alexa dan al,kamu tinggal memberi informasi kepada nancy,oh ya perkenalkan ini nancy orang yang bertugas mengawasi alexa saat diluar rumah,nancy yang akan membereskan semuanya kamu tinggal memberi informasi kepadanya sem..
(semi)
astaga,ternyata semua ini masih berlanjut,beruntung aku belum ketahuan jadi tetap bisa memberi tau informasi kepada tuan al dan toni..(gumam semi dalam hati)
baik nona.(ucap lirih semi)
satu jam kemudian karina menyuruh semi dan nancy untuk pergi,dan memperingatkan mereka untuk bergerak cepat..
setelah semi dan nancy pergi meninggalkannya,karina dengan cepat melesat kerumah papanya untuk meminta bantuan jika sewaktu waktu ia membutuhkan.
..........................
Hari ini adalah hari kepulangan papanya al,2 hari yang lalu alexa sudah diperbolehkan pulang kerumah karena keadaannya sudah semakin membaik walaupun masih terkadang merasa mual dan muntah,mungkin itu memang bawaan dari si jabang bayinya.
Sejak pagi alexa tengah sibuk didapur bersama bibi untuk mempersiapkan sambutan kepulangan calon mertuanya itu,al sudah melarang keras alexa untuk berada didapur namun nampaknya keras kepala yang dimiliki alexa lebih besar dari pada larangan al, ia tetap ngotot untuk membantu bibi memasak didapur,papa al hari ini diperkirakan akan sampai dirumah lumayan sore,tetapi sejak pagi alexa sudah heboh tidak sabar untuk bertemu calon mertuanya itu..
(alexa)
bibi,apa makanannha sudah selesai semua..??
(bik nah)
iya non,sudah saya siapkan semua juga dimeja makan.."
(alexa)
baiklah terimakasih banyak bibi,yaudah berhubung ini udah sore akj mau mandi dan bersiap dulu ya bi..(mberjalan menuju tangga untuk naik kekamarnya)
*dikamar
Saat alexa masuk kamar ia melihat al sedang memangku laptopnya untuk mengerjakan tugas kantornya,karena semenjak kepulangan alexa dari rumah sakit al selalu berada dikamar alexa untuk berjaga jaga terlebih lagi al mengetahui jika kehamilan alexa sedikit lemah,selama alexa mendapat cuti bekerja al juga tidak masuk kantor karena ia sudah berjanji untuk selalu menemani alexa selama ia cuti..
(alexa)
sayang papa mertua sampai jam berapa..(berjalan menghampiri al lalu mencium kilas pipi al)
(al)
sepertinya satu jam lagi sayang,gak sabaran banget sihh,,..(meletakkan laptopnya lalu menarik alexa hingga terjatuh dipangkuannya lalu mengecup kilas bibir alexa)
(alexa)
ihhh nyebelin...(sedikit memukul lengan al),udah ah aku mau mandi dulu,kamu juga mandi kih,nanti keburu papamu pulang lohh..??!
(al)
barengan aja yukk sayang..(menaikkan sebelah alisnya)
(alexa)
ogah.!!!..(melepaskan diri dari pelukan al lalu masuk dan mengunci pintu kamar mandi)
(al)
astaga..hati hati sayang,kasian calon anak kita..(gumam al dengan sedikit berteriak)
Benar ucapan al, 1 jam kemudian terdengar suara mesin berhenti didepan rumah al,bik nah langsung keluar dan membukakan pintu,dan ya benar saja tuan besarnya telah sampai dirumah..
(bik nah)
sore tuan besar...(menyapa lalu membawakan tas papa al)
(papa al)
sore juga bibi,gimana keadaan rumah,baik..!!?apa al ada dirumah bik..?
(menyerahkan tasnya kepada bik nah)
(bik nah)
sangat baik tuan... dan ya tuan muda ada dirumah,juga calon istri tuan muda sudah menunggu anda dari tadi..
(papa al)
ha calon istri bi,serius..?(terkaget mendengar ucapan bik nah)
(bik nah)
iya tuan,dia orangnya sangat baik perhatian dan juga cantik..(menceritakan panjang lebar tentang alexa kepada tuan besarnya itu )
satelah selesai berbincang singkat dengan bik nah papa al langsung merebahkan badannya disofa dan menyuruh bik nah untuk memanggilkan anaknya,setelah 10 menit al datang dengan seorang gadis yang terlihat sangat cantik yang bukan lain adalah alexa,
(al)
papa..(menghampiri papanya yang tengah duduk disofa)
(alexa)
hallo om,..(menjabat tangan papa al)
(al)
pa kenalin ini alexa,calon istri aku,cantikkan pa..(tersenyum tipis)
(papa al)
hallo ..(membalas jabat tangan).
(alexa)
entah apa yang saat itu ada dalam fikirannya papa al,alexa terlihat sumringah menyambut kedatangan calon mertuanya itu,apalagi papa al juga menanggapi alexa dengan baik.
al,alexa dan juga papanya langsung menyantap makanan yang disajikan oleh calon menantunya itu,dan sesekali papa al memuji masakan alexa yang menurutnya sangat enak,walaupun papanya saat itu hanya diam dan menanggapi baik alexa ia masih menyimpan beribu pertanyaan kepada al mengenai alexa, 1jam lebih berlalu mereka sudah selesai makan,alexa langsung membantu bik nah untuk membereskan meja makan ,sedangkan papa dan al sedang berada diruang tamu karena papanya ingin mempertanyakan asal usul alexa..
(papa al)
al gimana kantor,baik kan ..?(mengajak duduk al)
(al)
sangat pah,sangat baik.(al tau tujuan papanya mengajakny bicara karena ia tau persis papahnya tidak akan seperti ini jika tidak memiliki sesuatu yang mau ditanyakan)
aku tau maksut papa, pa alexa adalah wanita yang baik,aku sangat mencintainya,dan pa ialah yang membuat al berubah seperti ini,dan al harap papa bisa menerima alexa apa adanya.."
(papa al)
tapi apa kamu tau seluk beluk keluarganya,.?
(al)
ya pak,kalau papa tidak percaya jika alexa anak orang baik baik,papa bisa tanyakan ke bik nah,bibi dulu sempat bekerja dengan mamanya..??
(papa al)
baiklah,selama itu baik dan selama itu membuatmu bahagia papa akan selalu menyetujuinya..(menepuk sebelah pundak al)..oh ya dia tinggal dimana..??
(al)
pah,sebenarnya semenjak papa pergi alexa sudah tinggal disini,(menceritakan masalah alexa kepapanya)apa papa keberatan..??
(papa al)
benarkah, sama sekali tidak keberatan al,lagian papa dulu sangat menginginkan anak perempuan,tapi apa daya papa jika Tuhan berkehendak lain dengan terlebih dulu mengambil mamamu sebelum memberikanmu seorang adik..
(al)
papa tenang aja pilihanku kali ini tidak akan meleset.
t...tapi paah,ada satu lagi masalah yang harus papa tau,maafkan al pah mungkin al memang salah kali ini,al khilaf pa,tapi al akan bertanggung jawab..(menundukkan kepalanya)
(papa al)
al ada apa..?? jangan bilang.!!.(menajamkan tatapannya)
(al)
ya pa itu benar,alexa kini tengah hamil..papa boleh mukul aku,papa boleh marah sama aku tapi tolong pa tetap setujuilah hubungan kami..(menatap papanya dengan mata berkaca)
Perasaan papa al saat itu tidak karuan badannya merasa pamas dingin anak yang selama ini diajarinya sopan santun kini berbuat kurang ajar dengan melakukan hubungan yang harusnya dilakukan setelah menikah,tangan papa al sontak mengepal ingin menjatuhkannya diwajah al,tapi ia urungkan,mau bagaimana lagi ini sudah terlanjur dan bagaimanapun juga al sudah mengakuinya dan mau bertanggung jawab,dan juga wanita pilihannya al juga sangat baik,dengan nafas berat papa al mencoba rilekkss dan mencoba memaafkan berbuatan anaknya itu..
(al)
pa maafkan al maafkan al pa,tapi al sangat mencintai alexa..(memeluk papanya dengan erat)
(papa al)
/membuang nafas berat/ dasar bodoh,..(membalas pelukan al) mana mungkin papa tega memukul anak kesayangan papa ini,(melepas pelukan al) al kalau kecewa itu sangat,papa sangat kecewa dengan perbuatan mu,tapi mana mungkin papa marah,apalagi kamu sudah mengakui perbuatanmu,dan juga mana mungkin papa tidak menyetujui hubungan kalian,secara calon menantu papa itu sangat pintar merebut hati papa,walaupun baru beberapa jam yang lalu papa bertemu dengan alexa ,tapi felling papa tidak akan meleset jika dia adalah benar benar calon menantu idaman papa,terpenting dia bisa membuatmu selalu seperti ini..(memeluk al kembali)
(al).
benarkah,benarkah apa yang papa bilang,terimakasih pa terimakasih banyak,( mengeratkan pelukannya kepada papanya)
(papa al)
al...(melepaskan pelukannya) segeralah atur pertemuan kita dengan kedua orangtua alexa,karena alexa sudah mengandung,tidak mungkin kita menunda nunda niat hubungan baik ini.."
(al)
pasti pah,pasti... pa satu lagi ,tolong papa turutin semua maunya alexa ya pah,karena kemarin baru saja dia keluar dari rumah sakit dan kandungannya juga sedikit lemah,ngidamnya juga sangat aneh aneh..(tersenyum kecil)
(papa al)
itulah perjuangan seorang ibu,kamu harus lebih ekstra memperhatikannya al,dan ya papa akan mengambil alih lagi sementara tugasmu dikantor sampai acara pernikahan kalian selesai..
Hampir 1 jam al dan papanya berbincang, alexa datang dengan membawa nampan berisi 2 cangkir teh hangat untuk calon mertuanya dan al..alexa tidak sedikitpun mempunyai rasa canggung kepada papa al,ia menganggap jika papa al itu adalah papanya sendiri,entah itu bawaan bayi ataupun memang sikap alexa sendiri al tidak memahaminya,yang ada difikirannya hanyalah papanya dan alexa berhubungan baik..
(alexa)
om kok belum ganti pakaian.. oh ya ini alexa buatin teh untuk om,aku tanya bibi katanya om seneng banget bukan sama teh hijau..
(meletakkan nampan yang ia bawa dan menyodorkan secangkir teh hijau untuk papa al)
(papa al)
terimakasih sayang..duduklah disamping papa..(kemudian alexa duduk disampingnya),sayang anggap aja papa ini papamu,dan ya jangan panggil saya om,panggil saja saya papa,al sudah menceritakan semuanya kepada papa,papa harap kamu memaafkan anak bodoh papa ini..(memegang sebelah tangan alexa)
(alexa)
emmm iyaa om..ehh papah..(tersipu malu)enggak papa kok..
(papa al)
oh ya orangtuamu tinggal dimana..??
(alexa)
mama saya di bandung pa,dulu ia tinggal disini tapi semenjak mama menikah lagi mama ikut ayah tiri saya keBandung,jadi saya tinggal sendirian di Jogja..
(papa al)
sayang,tanyalah mama dan ayahmu,segera mungkin papa akan menemui kedua orangtuamu untuk mempertanggung jawabkan perbuatan anak om ini..!!?
..
..*****hallo para readers sayang,jangan lupa like disetiap episodenya ya,dan jangan lupa tinggalkan komentar,ataupun kritik dan saran kalian setiap selesai membaca ya..dan jangan lupa memberiku bintang 5 ya*..
"*thankyou😘****"
*salam hangat"paijopaijem💋****"\