
Â
Hari ini adalah hari yang berbahagia untuk karina,berkat bantuan dari Vino,karina berhasil menjadi salah satu lulusan terbaik dikampusnya.
Â
Dihari berbahagianya ini,tidak lupa sang kakak ikut menyaksikan keberhasilan adik kesayangannya itu.
Carrol nampak duduk paling depan,karena ingin menyaksikan adiknya yang akan segera dinobatkan menjadi sarjana terbaik. disamping carrol terlihat seorang laki laki tampan yang menemaninya,yang bukan lain ialah Fino.
Setelah rangkaian acara dikampus karina selesai,Fino memberikan sebucket bunga mawar putih kepada karina dan tidak lupa serta ucapan selamat untuk calon adiknya itu.
"selamat ya karin,akhirnya kau menjadi lulusan terbaik tahun ini".(mengajak jabat tangan karina)
"/membalas jabat tangan fino/ terimakasih kak fino,ininsemua juga berkatnya".(tersipu malu)
"berkat siapa.?" saut carrol
"ahh kakak mau tau aja,udahlah lupakan. tidak penting juga.
"hemm baiklah,sekali lagi selamat ya karin,kakak harap kedepannya kamu menjadi lebih baik lagi.(memeluk kilas karina) oh ya habis ini kamu mau kemana.? "
"entahlah kak,sepertinya aku akan pulang saja.
"yaudah kalau gitu pulanglah dan beristirahat,kakak harus kembali kekantor cabang,dan jangan lupa nanti malam kita ada makan malam bersama,dan jangan lupa juga berdandanlah secantik mungkin."
"baiklah baiklah,kakakku yang cantik."
Carrol dan juga fino kembali menuju kantor mereka masing masing. setelah kakaknya melesat pergi,karina pun langsung menuju mobilnya dan pulang kerumah.
Setelah sampai dirumah,karina langsung mengganti pakaiannya dan memberaihkan tubuhnya yang terasa lengket.setelah selesai karina membaringakn tubuhnya diatas ranjang dan meraih ponselnya yang berada didalam tasnya.
"tumben sekali simenyebalkan sama sekali tidak menghubungiku,padahal aku sudah memberitaunya, jika hari ini adalah hari wisudaku.sangat menyebalkan. jika seperti ini terus,sudah pasti lama lama aku menjadi gila sama sepertinya." gerutu kesal karina yang terus memandangi ponselnya dan berharap Vano menghubunginya.
💕
Sebelum kembali kekantornya,fino terlebih dulu mengantarkan carrol menuju kantornya. disepanjang perjalanan fino dan carrol membicarakan tentang acara nanti malam bersama karina. karena papah karina dan carrol lebih mementingkan bisnisnya dan mengacuhkan anak anaknya,jadi carrol lah yang berperan menggantikan kedua orang tuanya untuk menentukan yang baik dan buruk untuk karina.
(carrol)
apa karina akan menerimanya.?(gelisah akan keputusannya)
(fino)
tenanglah,aku yakin,karina akan menerima keputusanmu. bukankah dia juga pernah membicarakan dia kepadamu.?
(carrol)
hmm semoga,terimakasih fino,kamu selalu mendukungku.(tersenyum manis)
(fino)
sama sama sayang,bukankah karin juga akan menjadi adikku,(menaikkan sebelah alisnya)
(carrol)
haha kau ini.
💕
Jam sudah menunjukkan pukul 18.00 , ia segera melenelfon karina dan memastikan jika adik kesayangannya itu tidak melupakan acara malam ini.
Saat carrol sudah memastikan karina sudah bersiap,carrol mengambil paperbag berukuran sedang yang berada disofa lalu membukanya.
"indah sekali,fino selalu mengerti semua seleraku. hmm sepertinya aku akan menetapkan hatiku untuk hatinya." membuka paperbag yang berisi gaun dari fino.
"surat, hmm dia juga memberiku surat, kita macam anak sekolah aja," tersenyum cantik sambil membuka sepucuk surat yang diselilpkan fino diatas gaun.
*semoga kamu suka kesayanganku. karena kamu kerja lembur,jadi aku berinisiatif untuk mengirimkan gaun ini untukmu,sepertinya sangat cantik jika kau pakai,karena pastinya tidak mungkin jika kamu harus pulang terlebih dulu,itu akan sangat memakan waktu.aku akan menjemputmu pukul 18.30 nanti,bye sayang.. muach*
(surat dari fano)
"haha dasar lebai,benar benar seperti anak ABG". ucap carrol sambil berlalu menuju kamar mandi dalam ruangannya.
30menit berlalu,ponsel carrol mendapatkan pesan dari fino,fino saat itu sudah menunggunya dilobi kantor.
Setelah selesai bersiap,carrol segera mengambil tasnya dan segera bergegas keluar dari ruangannya menuju lobi.
Saat carrol sudah sampai dilobi,fino menatapnya dengan tatapan yang takjub. fino melihat carrol tanpa berkedip mata sedikitpun.
(carrol)
hallo..(memetikkan jarinya didepan fino)
(fino)
ehhh ,,iya ya.(sadar dari lamunannya)
sungguh sangat cantik.
(carrol)
dasar gombal,kau ini seperti anak kecil saja.(menunjukkan surat pemberian fino)
(fino)
biarkan saja, karena aku suka melakukan ini semua.(menautkan alis)
(carrol)
baiklah terserahmu saja sayanng, berangkat sekarang yuk,karina bilang dia sudah hampir sampai
(fino)
ohh.
baikalah,ayo (mempersilahkan lengannya untuk digandeng carrol)
💕
Direstoran.
Ternyata karina sudah sampai terlebih dulu,saat sampai direstoran,karina merasa sedikit bingung,karena disana hanya ada dirinya dan beberapa pelayan resto saja. tetapi restoran yang karina kunjungi itu dihias sangat indah.
(karina)
wauw indah sekali,seperti mau ada lamaran saja. hmm tapi kenapa sepi sekali,dan mana kakak,(gerutu karina dalam hati memandangi sekeliling resto yang sangat terlihat indah)
"malem mbak,silahkan meja anda anda ada ditengah," sapa seorang pelayan hingga sedikit mengagetkan karina.
(karina)
oh ya mbak,kok sepi banget sih,emang ini mau ada acara apa.? (tanya karina penasaran kepada pelayan yang menegurnya).
(pelayan)
/tidak menjawab pertanyaan karina dan hanya tersenyum lalu menunjukkan meja karina/ mari mbak,saya antarkan kemeja anda,(berlalu menuju meja yang sudah disediakan karina dan diiukuti karina)
(karina)
menyebalkan. bukannya menjawab malah berlalu gitu saja,huah.(gerutu kesal karina kepada pelayan).
Karina mendudukkan tubuhnya dimeja tengah yang ditunjukkan oleh pelayan,hari ini karina memang terlihat sangat cantik,sesuai dengan permintaan kakaknya.
Cukup lama karina menunggu,akhirnya Carrol dan Fino sampai,mereka langsung menghampiri Karina yang sudah lama menunggu.
(karina)
kenapa kakak lama sekali.!? (mengerucutkan bibirnya)
(Carrol)
maafkan kakak sayang,pekerjaan kakak sangat banyak hari ini,(memeluk kilas karina dan duduk disamping karina)
(fino)
kamu sangat cantik karin,sama seperti kakakmu,(duduk persis didepan Carrol)
(karina)
kak fino bisa aja,(tersenyum tipis).
oh ya kak,kenapa disini sepi sekali,dan suasananya kenapa seperti mau ada acara pertuanangan sih.?(tanya karina kepada Carrol begitu penasaran).
(carrol)
biarkan saja,yang terpenting makan malam kita hari ini,benar benar spesial,(mengelus lembut pucuk kepala karina)
(karina)
baiklah,
yaudah,bukankah kakak sudah datang sekarang,ayolah cepat pesan makanan. aku sudah benar benar lapar kak,
(carrol)
tunggulah sebentar karin,sebentar saja.(merogoh ponselnya didalam tas,dan melihat ada sebuah pesan yang masuk)
📨"aku sudah sampai"
"ok, cepatlah. (jawab singkat Carrol)
(fino)
karin,kenapa kamu nggak ngajak pasanganmu.? bukankah ini hari kemenanganmu,harusnya dia juga harus ikut merayakan bukan.?
(karina)
ngaco deh, karin mana punya pacar,! ,(terdiam sebentar mengingat Vano dan berhayal akan Vano yang akan menemuinya disaat seperti ini).
(fino)
hei, malah melamun.
(karina)
ehh.. haha enggak kok kak,aku hanya lapar saja(mengelak). ayolah kak cepat,aku sudah lapar,(menutupi rasa kerinduannya kepada Vano dihadapan fino dan kakaknya)
(carrol)
dasar kau ini,nunggu sebentar saja tidak bisa.!
Karina menggerutu kesal karena kakaknya yang terus saja menyuruhnya untuk menunggu. Karina pun juga merasa semakin rindu dengan vano,karena tidak biasanya sejak pagi dia sama sekali tidak menghubunginya.
"kenapa laki laki menyebalkan itu seharian tidak ada menghubungiku,aaarrggh ini sungguh sangat menyebalkan,aku mengharapkan seseorang yang belum pasti akan menjadi milikku," gerutu kesal karina didalam hati sambil memainkan ponselnya.
Saat karina memainkan ponselnya,tiba tiba terasa benda mengayun dilehernya,karina meraba benda itu dan menemukan sebuah liontin peri kecil bersayap yang memiliki sebuah permata yang sangat indah sebagai mahkotanya. karina mendongokkan kepalanya keatas, dan betapa terkejutnya karina saat mengetahui orang yang menyematkan kalung dilehernya itu adalah laki laki yang selama ini sangat ia rindukan,yang bukan lain adalah Vano.
"kamu". beranjak dari duduknya dan berdiri didepan vano.
"ada apa.? jawab ketus Vano
"kenapa kamu bisa ada disini,dan ini,? (memegang liontin kalung pemberiannya).
"kenapa.!? apa aku tidak boleh menghadiri acaraku sendiri.?
Karina mengernyitkan dahi,merasa bingung dengan apa yang Vano katakan barusan,saat karina dan vano masih beradu pandang,tiba tiba suara carrol membuat keduanya sadar jika disana bukan hanya ada mereka berdua.
(carrol)
ehem..
(vano)
hhmmm,maafkan saya nona carrol,tuan fino. karena saya anda menunggu lama.
(fino)
tidak masalah tuan vano,silahkan duduk
(vano)
terimakasih banyak tuan fino,nona carrol
Karina semakin merasa bingung dengan semuanya,Vano yang tiba tiba datang, kakaknya yang mengenal Vano tanpa sepengetahuannya,kalung pemberian vano,suasana sepi. semuanya membuat karina berpikir keras dengan situasi yang kali ini sedang ia jalani bersama kakaknya itu.
.
.
.
.ada yang tau kelanjutanya.?? 😊
jangan lupa kasih paijem vote ,komentar dan jempol kalian sebanyak banyaknya yaa..
paijem love kalian semuaaa💋💕