Hate But Love

Hate But Love
episode 75.. rasa..



 


Cahaya mentari mulai memancarkan sinarnya,cahaya pelik nampak dari sela sela jendela,suara kicauan burung nampak terdengar syahdu dipelupuk telinga.


 


Suara gemericik terdengar dari dalam bilik kamar mandi kamar karina,Karina nampak sudah semakin membaik dari sebelumnya.


wajahnya yang semula tampak lesu dan memucat kini berganti dengan wajah yang bersinar,setelah selesai mandi,karina turun dari kamarnya menuju dapur untuk menyuruh bibi untuk membuatkan sarapan.


(karina)


bibi.. (panggil karina)


bi.. tolong buatkan aku sarapan dong..(mendudukkan tubuhnya dikursi meja makan)


Tidak lama kemudian,tampak seorang laki laki yang sangat tampan memakai apron dibadannya membawa satu nampan yang berisi makanan menghampiri karina yang tengah duduk sambil memainkan ponselnya,lalu laki laki itu meletakkan nampan persis didepan karina..


(karina)


terimakasih bik,.(meletakkan ponselnya)


emmm ini sangat harum,tumben sekali bibi masak seharum ini..


"hemmm"


Suara deheman laki laki membuat karina tersadar jika yang memberikannya sarapan bukanlah asisten rumah tangganya melainkan orang lain dan seorang laki laki.


Karina sedikit mengangkat kepalanya dan melirik kearah orang yang sedang berdiri disamping..


(karina)


vano,kamu...(melebarkan matanya)


(vano)


apa..! mau aku cungkil dengan garpu itu matamu jika melotot seperti itu kepadaku,dasar tidak sopan..


(karina)


maaf maaf..(sedikit menyipitkan matanya),kenapa pagi pagi sekali sudah ada disini..


(vano)


menurutmu.. (duduk tepat dihadapan karina)


(karina)


entahh.!(memulai makan tanpa melihat vano yang masih memandanginya)


(karina)


dimana bibi..kenapa kamu yang bawain makanan untukku..??


(vano)


pulang.!


(karina)


maksutmu..(masih asik melahap makanan yang diberikan vano)


(vano)


pulang kampung.


(karina)


sejak kapan.?


(vano)


hampir seminggu ini..


Karina yang tadinya asik mengunyah makanan seketika menghentikan makannya dan menatap tajam vano yang masih menatapnya dengan tajam. dalam hati karina bertanya tanya,jika bibi pulang lalu siapa setiap hari selama ini membuatkannya makanan,karena memang karina keluar dari kamarnya baru hari ini,dan selama hampir satu minggu ini vano lah yang selalu mengantarkan makanan untuknya,tetapi karina nampaknya belum tau jika pembantunya sedang pulang kampung selama hampir 1 minggu..


(karina)


apa kamu serius,lalu yang membuatkanku makanan setiap hari siapa,?


(vano)


menurutmu.!


(karina)


entahh..(kembali menyuapi makanan kemulutnya)


(vano)


dasar bodoh.! (berlalu meninggalkan karina,naik kelantai atas)


(karina)


heh mau kemana,? (menatap vano yang terlihat menaikki tangga menuju kamar tamu)


dasar laki laki menyebalkan,kenapa dia sangat dingin jadi laki laki,tampangnya aja yang sangat tampan tapi hatinya sangat buruk,dan ya kenapa dia masuk kekamar tamu,dan kenapa juga dia bilang jika bibi sedang pulang kampung.


astaga aku tidak bisa berfikir jernih. oh aku tau,aku akan mengecek lewat cctv saja.


aku pasti akan mendapatkan jawabannya,dari pada kepalaku nanti jadi pusing lagi.(celoteh lirih karina sambil terus menyuapi makanan kemulutnya)


Selesai menghabiskan makanannya karina bergegas menuju ruang pemantauan cctv,karina memutar cctv dalam 5hari kebelakang.karina mengernyitkan dahi ketika mendapati jika 5 hari kebelakang yamg mengerjakan semua pekerjaan rumahnya adalah vano.karina tidak percaya jika laki laki yang selalu ia juluki keras kepala dan menyebalkan selama ini mau mengurusinya menggantikan pembantu rumah tangganya,"sungguh,apa benar yang aku lihat.astaga laki laki itu."gumam karina dalam hati.


Setelah selesai menelisik semuanya,karina kembali menuju kamarnya,saat ia hendak masuk kamar ia melihat kamar tamu terbuka,karina sedikit mendekatkan tubuhnya dan mengintip dari balik pintu,tiba tiba suara dari balik pintu mengagetkan karina yang tengah mengintip.


(vano)


sudah mulai tertarik,hingga harus mengintip seperti itu.?(membuka pintu lebar dan membuat karina jatuh didekapannya)


(karina)


(vano)


/meniup kasar wajah karina/


apa senyum senyum.! (menajamkan tatapannya)


(karina)


maaf maaf..(melepaskan tubuhnya dari dekapan vano dan sedikit menjauh)


terimakasih..(tersenyum tipis)


(vano)


untuk.? (berlalu turun menuju meja makan)


(karina)


untuk semuanya,(mengikuti vano dari belakang)


(vano)


hmm..


(karina)


astaga laki laki ini,apa tidak bisa sedikit bersikap lembut kepada wanita.!(umpat karina dalam hati), kenapa kamu melakukan ini semua..(tiba tiba tubuhnya menabrak vano yang dengan tiba tiba menghentikan langkahnya)


auhhhhh..(memegangi jidatnya)


(vano)


apa kamu tidak punya mata,jalan saja tidak becus.!(berbalik dan menatap karina yang sibuk dengan mengelus jidatnya)


dan apaa kamu ini benar benar wanita.?


(karina)


/melebarkan matanya/


apa maksutmu.? apa kamu sedang mengejekku.?


(vano)


tidak.! aku hanya bicara sesuai fakta,


(karina)


kenapa emangnya.?


(vano)


jika kamu benar benar wanita,tidak akan mungkin jika selesai makan tidak membereskan meja makan,malah ditinggal begitu saja..(memunguti piring kotor sisa makan karina dan mencucinya)


(karina)


ya ampunn.. kenapa dia lebih rajin dari wanita.sungguh manis sekali.(gumam lirih karina yang terus memandangi vano yang sedang mencuci piring).


(vano)


jangan memandangiku seperti itu,masuklah kekamarmu dan segera minum obatmu.! (masih sibuk mencuci piring tanpa menoleh karina)


(karina)


sial.! kenapa dia bisa tau.? (berlalu meninggalkan vano menuju kamarnya)


Karina duduk ditepi ranjangnya dan memangku laptopnya untuk menyelesaikan tugas akhir kuliahnya,tetapi berulang kali karina mengacak acak rambutnya,fikirannya terasa kacau jika mengingat ancaman vano.


karina tidak mau lagi berurusan dengan alexa,ia sudah mulai perlahan mengiklaskan albern untuk menjadi milik alexa untuk selamanya.


(karina)


arghh ini sungguh sangat gila,(mengacak acak rambutnya sendiri),kenapa sih vano menginginkan alexa celaka.aku sungguh bisa gila jika seperti ini terus,aku harus melakukan sesuatu.(mengambil ponselnya dan menelfon seseorang)


(panggilan terhubung)


📲 karina.. hallo tuan felixio,bisakah anda membantu saya.?


📲felixio.. iya nona,apa yang bisa saya bantu.?


📲karina.. tuan tolong carikan saya info tentang..(memberi tau semua tentang vano dan axcel saudara kembarnya dengan sangat detail).


📲felixio.. baik nona,saya akan segera memberikan semua informasi tentang orang itu..


📲karina.. baiklah saya tunggu,terimakasih tuan xio.(menutup panggilan)


karina menghembuskan nafas panjang dan melemparkan pelan ponselnya keranjang,karina meletakkan laptop yang ada dipangkuannya keatas meja dan membaringkan tubuhnya diranjang dan perlahan menutup matanya.


Vano yang sudah selesai dengan pekerjaannya didapur hendak menuju kamarnya,saat ia melewati kamar karina ia melihat pintu kamar karina terbuka lebar dam layar laptop yang masih menyala namun mendapati karina tengah tertidur pulas diranjang.


(vano)


dasar wanita ceroboh.(masuk kekamar karina hendak mematikan laptop yang masih menyala milik karina)


apa sebenarnya yang wanita ini kerjakan,(melihat laptop karina), ohh skripsi.. (menyelimuti tubuh karina dan membawa laptop karina menuju kamarnya(kamar tamu rumah karina)).


.


.


.


Hai para kesayangan akohhh... paijem udah balik lagi nih,tapi maaf jika upnya masih sedikit.karena badan belum begitu fit..


kasih jempol,komentar,dan vote kalian untuk paijem ya.. biar paijem lebih semangat nulis naskahnya😊


see you bye bye kesayanganku..


salam hangat..paijo paijem💋..