Hate But Love

Hate But Love
episode 74.. Perhatian Vano..



 


Selesai membereskan adminitrasi rumah sakit karina,vano kembali keruang rawat karina.


 Vano membantu memapah karina turun dari ranjang menuju mobilnya,walaupun karina menolak dan hendak berjalan sendiri,tetapi vano tetap memaksa dan membantunya menuju mobil.


1 jam kemudian mereka telah sampai dirumah milik karina,disepanjang perjalanan tidak ada sepatah kata pun yang menjadi topik pembicaraan mereka.


Dirumah karina tampk sangat sunyi,saat mereka hendak masuk hanya ada seorang perempuan paruh baya yang menyambut mereka yang bukan lain adalah( bik siti) pembantu dirumah karina.


(bik siti)


nona..(membuka pintu dan membantu membawakan barang yang ditenteng Vano)


(karina)


bik..apa kakak sudah pulang.?


(bik siti)


belum nona..


selamat datang tuan,maaf anda ingin minum apa tuan,biar saya siapkan..


(vano)


iya bik.


tidak,terimakasih bik saya tidak haus(menorehkan senyum tampan)


Bik siti berlalu kedapur meneruskan pekerjaannya,sedangkan vano membantu karina menuju kamarnya.


Vano membantu karina berbaring,wajah tampak lesu dan kecewa terlihat jelas dalam raut wajah karina,karina hanya terdiam berbaring sambil menatap langit langit atap dikamarnya,


(Vano)


ada apa.?


(karina)


entahlah,aku merasa tidak punya satupun seorang keluarga.


semenjak kakak mengelola perusahaan papa yangbdi London,aku sangat merasa kesepian.(meneteskan air mata)


(vano)


sudah diam dasar cengeng,(berlalu meninggalkan karina)


(karina)


apa apaan laki laki itu,tadi bertanya saat sudah kujawab hanya segitu saja jawabannya,sangat menyebalkan.!(menyeka air matanya)


Vano turun kelantai bawah menuju dapur hendak menyuruh bik siti untuk membuatkan bubur untuk karina,


dan saat bubur permintaan vano sudah siap,bik siti menghampiri vano yang sejak tadi duduk dikursi meja makan.


(bik siti)


tuan buburnya sudah siap,apa perlu saya bawa kekamar nona karin.?


(vano)


tidak usah bik,biar saya saja,terimakasih sudah menyiapkan ini..(menerima nampan yang berisi semangkuk bubur)


(bik siti)


tidak usah berterimakasih tuan,bukankah ini sudah tugas saya.


tuan,apa nona karina sedang tidak sehat.?


(vano)


iya bik,3 hari dia dirawat dirumah sakit,


(bik siti)


benarkah,sungguh kasian nona karin. disaat sedang sakitpun tidak ada yang memperhatikannya,untung ada tuan,sungguh calon suami idaman.


(vano)


/mengernyitkan dahi dan tersenyum tipis/


(bik siti)


sebenarnya,besok 1 minggu kedepan saya harus pulang kekampung halaman,tetapi saya takut meminta ijin ke nona karin,apalagi saat ini keadaannya sedang tidak baik,yaudah demi nona karin saya tidak akan jadi mengambil cuti.kasian nona karin tidak ada yang mengurusi.


(vano)


memangnya ada keperluan apa bibik mengambil cuti,sampai 1 minggu..?


(bik siti)


sebenarnya minggu depan adalah hari ulang tahun anak saya,dan saya sudah berjanji untuk pulang,tetapi berhubung keadaan seperti ini saya lebih baik mengurungkan niat saya,anak saya pasti akan memakluminya.


(Vano)


bibik tenang saja,pulanglah bik,saya akan menggantikan mengurus karin. dan ini (mengambil dompet disaku celananya dan memberikan bibik beberapa lembar uang)


belikan hadiah yang istimewa untuk anak bibik(menyodorkan bebrapa lembaran uang)


(bik siti)


tuan tidak perlu.(menolak pemberian vano) saya di ijinkan cuti saja sudah lebih dari cukup tuan,terimakasih anda sungguh sangat baik.


(vano)


bibik rejeki itu gak boleh ditolak,anggap saja ini bonus dari karina,bagaimana apa kita setuju..?(menyodorkan kembali)


(bik siti)


baiklah tuan, saya setuju. terimakasih banyak tuan,anda memang calon suami yang baik.


(Vano)


ah bibik,jangan seperti itu.


jadi kapan bibi akan berangkat,.?


(bik siti)


kalau boleh nanti malam tuan.


(vano)


baiklah bik berangkatlah,dan hati hati.


sampaikan salam saya kepada anak bibi yang berulang tahun.


dan jangan jangan bilang ke karin jika bibik akan pergi,


(bik siti)


baiklah tuan,sebelum saya berangkat saya akan menyiapkan makan malam untuk kalian.


(Vano)


baiklah,terimakasih bik. kalau begitu saya pamit dulu keburu dingin bubur karin.


Vano berlalu meninggalkan bik siti dan brrjalan menuju kamar karin,baru pertama kali ini vano memberikan perhatian terhadap seorang perempuan,walaupun sikapnya kepada karina terkadang dingin.


kariana lah perempuan pertama kalinya yang mendapatkan perhatian dari vano.


"calon suami,apa apaan ini.! siapa yang mau menjadi suami wanita bodoh itu,dan astaga kenapa juga aku berjanji kepada bibik untuk mengurus wanita itu,ini sungguh gila" (membulatkan kedua bola matanya sambil berjalan berlalu menuju kamar karina).


Vano masuk kekamar karina,ia meletakkan nampan yang dibawanya diatas meja samping tempat tidur karina,karian menatap heran kearah vano yang semakin mendekatinya dengan tatapan dingin.


(karina)


kenapa,menatapku seperti itu,jangan dekat dekat..(menajamkan tatapannya kepada vani yang perlahan mendekati tubuhnya).


apa kamu mau memperkosaku..astaga menajuhlah(sedikit mendorong tubuh vano)


(vano)


ya...aku akan memperkosamu..(mendekatkan tubuhnya hingga jarak mereka hanya 5cm)


Vano meraih tubuh karina dan langsung membawanya kesofa,saat karina sudah didudukan dengan posisi yang cukup nyaman,vano mengambil nampan yang berisi semangkuk bubur tadi dan membawanya ke karina.


(vano)


wanita bodoh,nafsuku sama sekali tidak ada untuk memperkosamu.!


cepat buka mulutmu.!


(karina)


dasar laki laki buta.! wanita secantik ini tidak bernafsu,lalu seperti apa yang membuat nafsumu naik.!


(vano)


kenapa kamu ingin tau..? apa kamu mau nafsuku menghampirimu..!(mendekati telinga karina dan meniupnya pelan hingga membuat katina berjingkat)


(karina)


dasar gila.!


(vano)


jangan menatapku seperti itu,kalau tidak..(kata kata terputus)


(karina)


kalau tidak apa,apa yang akan kamu lakukan,.?!


(vano)


aku akan mencongkel kedua matamu dan akan aku jadikan camilan untuk singa.!


cepat buka mulutmu dasar wanita crewet.!


(karina)


sialan.!(menggerutu sebal)


Walaupun saat mereka bersama hanya ada berdebatan, tetapi lagaknya mereka semakin tertarik satu sama lain,saat vano pergi meninggalkan karina walupun sebentar saja karina pasti bertanya tanya akan keberadaan vano.begitu juga dengan vano,saat ia sedang jauh dengan karin,ia selalu merasa kawatir.


Ditempat lain,rumah al..


Pagi pagi buta al dan bibik sudah sibuk berada didapur, walaupun dalam keadaan yang sama sama sedang tidak bagus tetapi al tidak pernah lupa untuk meperhatikan makanan yang akan disajikan bibik untuk alexa.


Erlita mendekati al dan bibi yang sedang sibuk meracik makanan untuk sarapan,ia menelisik kesekitar ruangan mencari alexa tetapi tidak menemukannya.


(erlita)


al,apa alexa belum bangun..?


(al)


belum,mana pernah dia bangun jam segini.


(erlita)


apa kamu tidak marah.?


(al)


untuk apa marah.?


(erlita)


ya karena alexa tidak menyiapkan makanan untukmu.?


(bibik)


maaf nona erlita, memang dalam rumah ini seperti itu keadaannya,tuan al selalu melarang nona alexa terjun kedapur,setiap pagi tuan al selalu bangun terlebih dulu dan selalu menyiapkan menu menu makanan yang selalu membuat nona alexa selalu lahab makan,tuan al ini adalah laki laki istimewa nona..


(erlita)


astaga,benarkah itu al..?


(al)


ehem.


(erlita)


kamu terlalu memanjakan alexa,al..


(al)


gak seperti itu juga lita,bagiku ini adalah kewajiban. bukankah membuat istri selalu bahagia adalah kewajiban seorang suami. aku tidak oernah merasa keberatan ataupun gimana gimana bagiku yang terpenting adalah kebahagiaan alexa..


(erlita)


warbayassaahh tampan, tidak salah aku mengagumi mu sejak dulu haha..


terus apa nih yang bisa aku bantu..?


(al)


haha lita lita,kalau willy tau,hemmm bisa di jadiin perkedel aku..


siapkan saja piring dimeja makan,makanannya sudah siap semuanya,aku akan membangunkan alexa,dan tolong ini bawakan kemeja makan..(memberikan segelas susu coklat hangat)


(erlita)


susu coklat hangat,minuman favorit tuan putri..(menerima gelas dari al).


oke baiklah..


Al masuk kekamar hendak membangunkan alexa,tetapi sepertinya alexa sudah bangun karena alexa sudah tidak ada diranjang dan suara gemericik air terdengar dari dalam kamar mandi..


al menata tempat tidur mereka yang sedikit berantakan,setelah selesai al tersenyum licik dan mendekati pintu kamar mandi,dan benar saja pintu kamar mandi tidak dikunci oleh alexa,al masuk lalu menanggalkan semua pakaiannya dan memeluk tubuh alexa yang mulus dari belakang,hingga tubuh mereka kini saling menyatu dibawah aliran air hangat yang mengalir dari shower..


(al)


sayang..(memeluk alexa dari belakang dan menciumi leher belakang milik alexa yang basah)


(alexa)


astaga..!(kaget)


sayang apa yang kamu lakukan disini,keluarlah..dasar menyebalkan..(berbalik hingga mereka kini saling berhadapan)


(al)


biar saja,aku sangat merindukannya sayang..(memeluk kembali tubuh alexa)


(alexa)


al..uuhhhh.. keluarlah..


(al)


/melepaskan pekukannya dna menatap kilas alexa lalu meraub bibir tipis yang basah milik istrinya itu/


Walaupun awalnya alexa menolak tapi pesona dan ciuman al berhasil meluluhkan pemberontakan alexa,hingga kini alexa malah menikmati ciuman yang diberikan oleh suaminya itu.


Cukup lama mereka beradu mulut,jejak merah juga tercecer cukup banyak didada alexa,tubuh mereka kini semakin memanas lagaknya nafsu mereka sudah ada pada puncaknya,tetapi al tiba tiba menjauhkan dirinya dari tubuh alexa karena ia merasa egois jika harus melakukannya sekarang disaat tubuh alexa belum dalam keadaan baik. al juga tidak mau jika hal yang buruk mengenai alexa kembali.


(al)


maafkan aku sayang,cepatlah mandi.aku juga akan mandi,erlita sudah menunggu kita dibawah.?


(alexa)


al..tapi aku..(kata kata terputus)


(al)


/mencium kilas kening,pipi dan bibir alexa/ iya aku tau sayang,akupun sama.


tapi kita juga harus tau batasannya,tunggulah sampai keadaanmu benar benar memungkinkan.(memeluk kilas alexa)


udah yuk mandi..


Cukup lama erlita menunggu,akhirnya pasangan romi dan juliet itu nampak perlahan bergandengan menuruni tangga dengan bergandengan tangan, erlita yang melihat pemandangan itupun hanya bisa menggigit jari dan menikmati pemandangan pagi itu..


hingga suara gertakan alexa membuat lamunan erlita buyar seketika.


(alexa)


dhooor...


(erlita)


ehh dhoor kodok,mana kodok..(latah)


astaga alexa sungguh kamu ini..(meraih tangan alexa dan mencubitnya)


(alexa)


aisshhhh,sakit tau..(mengelus elus tangannya bekas cubitan erlita)


(erlita)


kalian sungguh membuatku gila,tiada hari tanpa bermesraan apa tidak bisa..!


dasar menyebalkan.


(alexa)


suka suka wekkks.😝(menjulurkan lidahnya,mengejek erlita)


.. Hai hai para readers, maaf ya tadi teksnya kepotong sebagian,thor juga gak tau knpa kepotong. terpaksa deh thor jadi ngulang lagi..


.bagaimana up kali ini apa kalian menyukainya..?


kaaih tau donkk..


yaudah kasih jempol,vote dan komentar kalian ya.


gak kasian apa kalian sama thor,udah capek capek nulis cuman kalian baca aja seperti koran haha..


yaudah sampai ketemu diepisode selanjutnya ya,,


she you bye bye cinta..,💋