
Karena kelelahan menangis dan bersedih karena papahnya yang terbaring lemas,alexa pun tertidur. karena al tidak mau mengganggu istrinya yang sedamg melepas rindu dengan sang papah,al pu meninggalkan alexa bersama papahnya. alexa menyandarkan kepalanya ditangan kanan papahnya.
Mata papah alexa perlahan terbuka,pandangannya masih samar samar. papah alexa mengedipkan mata perlahan menyesuaikan matanya. papa alexa merasakan sesorang telah menindih tangannya,papah alexa meliriknya. betapa terkejutnya saat ia mendapati putri kesayangannya berada disampingnya dan sedang tertidur.
"sayang", suara serak papah alexa
Alexa yang mendengar samar samar suara papahnya langsung terbangun dan melihat kearah papahnya,dan betul saja ternyata papahnya sudah siuman dan tengah menatapnya dengan sendu.
(alexa)
papah, papah sudah bangun, syukurlah. alexa sangat mencemaskan papah, dan ya.! apa apaan ini pah.!? bukankah papah sudah menganggapku seperti putrimu sendiri. terus kenapa papah tidak memberi tauku sama sekali keadaan papah.! aku sangat membencimu pah.!? (bertanya dengan begitu cerewetnya hingga membuat papahnya hanya tersenyum tipis dengan masih sedikit merasakan pusing dikepalanya).
(papah)
sayang.(suara lemah) papah tidak bermaksut seperti itu. hanya saja,papah tidak mau membuatmu dan suamimu cemas dengan keadaan papah.(menangkup sebelah tangan alexa)
(alexa)
hmmm,yasudah lupakanlah pah,putrimu ini memaafkanmu.
pah sebentar ya,aku akan memanggil dokter dan memberi tau mamah dan al jika papah sudah siuman.(hanya mendapat anggukan kecil dan senyuman tipis dari papahnya).
Alexa berlari kecil dengan begitu gembiranya,saat ia keluar. alexa langsung memeluk erat mamahnya,mamahnya merasa bingung dengan sikap alexa yang berubah tiba tiba,begitu juga dengan al.
(mamah)
nak,(melepas pelukan alexa) ada apa sayang.?
(alexa)
mah,apa mamah tau,papah mah.?
(al)
ada apa dengan papah sayanh.?
(alexa)
papah,papah udah sadar mah,al.
(mamah)
apa itu benar.? (merasa lega,karena sudah 1 minggu ini keadaan papah alexa tidak ada kemajuan sama sekali)
(al)
benarkah.? baiklah aku akan memanggil dokter untuk memeriksa keadaan papah.(bergegas memanggil dokter)
(alexa)
ia sayang cepatlah,ayo mah kita lihat keadaan papah,(menggandeng cepat mamahnya masuk keruang ICU)
Dokter memeriksa keadaan papah alexa,dokter pun menyatakan jika papahnya alexa sudah membaik dan akan segera dipindahkan keruang rawat biasa. mamah alexa merasa lega dengan keadaan suaminya,begitu juga dengan alexa.
(dalam batin mamah alexa)
ini keajaibanmu ya Tuhan,yang tidak mungkin akan jadi kenyataan atas Kuasamu. alex terimakasih,karenamu papahmu membaik. mamah janji akan segera memberitaukan keadaan yang sebenarnya tentang papahmu kepadamu.(berkaca kaca menatap papah alexa yang masih diperiksa oleh dokter).
30 menit kemudian,dokterpun selesai memeriksa keadaan papah alexa,dokterpun segera berpamit dan mengatakan jika sebentar lagi papah alexa akan segera dipindahkan keruang rawat biasa.dan beberapa saat kemudian papah alexa pun dibawa oleh beberapa suster untuk dipindahkan keruang rawat,semuanya pun mengikuti papah alexa dari belakang,
(suster)
tuan,nyonya kami permisi
(al)
iya sus,terimakasih banyak
(alexa)
papah,hmmmm aku sangat merindukanmu pah,(memeluk kilas papahnya)
(papah)
dasar anak manja,al lihatlah istrimu ini yang masih seperti anak kecil,(melirik al dan tersenyum tipis).
(mamah)
lihatlah,itu hasil dari dulu selalu kau manja
(alexa)
kalian malah mengejekku,dasar menyebalkan.(mendengus sebal berpura pura marah)
(papah)
tidak sayang,kami tidak mengejekmh,kesinilah sayang,biarkanlah papamu ini memelukmu,
(alexa)
tidakk.! aku tidak mau.! papah dan mamah menyebalkan.!
(mamah)
kenapa, ? papah dan mamah ada kesalahan apa sayang.?
(alexa)
kesalahan kalian.(terdiam sejenak) kesalahan kalian adalah selalu membuatku merasa rindu pah,mah..(memeluk papah dan mamahnya secara bergantian)
Al yang merasa jika dirinya tengah diacuhkan oleh istri dan mertuanya itu mendehemkan suaranya hingga membuat semuanya terkekeh karena ucapan al.
"ehemmm"
apa kalian melupakanku,astaga keluarga ini sangat membuatku iri.
(alexa)
emmmm,kaciaann suamiku,apa kau cemburu,haha dasar anak kecil.
(mamah)
nak,kemarilah. kau juga adalah anak kami,kami juga sangat menyayangimu seperti kami menyayangi alexa,
(papah)
iya nak,mamahmu benar. kami tidak pernah membedakan antara menantu dan anak,kami sama sama menyayangi kalian. bukankah tidak adil jika kami tidak memperlakukan kamu seperti anak kami sendiri,bukankah kamu tumbuh dewasa juga penuh kasih sayang dari orangtuamu. itulah yang kami berikan kepadamu al,kau bukanlah menantu,melainkan anak laki laki kami.kemarilah al,peluklah papah dan mamahmu ini.
al pun memeluk kilas papah dan mamah alexa secara bergantian,al sangat merasakan kasih sayang yang tulus dari kedua mertuanya itu. benarsaja mereka memang tidak pernah membeda bedakan antara anak dan menantu,mereka memberikan kasih sayang mereka sama rata. al merasa beruntung bisa menjadi anggota keluarga baru dari keluarga alexa yang sangat menyayanginya.
(alexa)
tidak.! aku tidak mengizinkan kalian memberikan kasih sayang yang sama pada al.! (saut alexa dengan ketus)
(mamah)
alexa.! jaga ucapanmu,jangan seperti itu.!
(papah)
iya sayang,jangan berkata seperti itu
(alexa)
(mamah)
dasar anak nakal.(mencubit pelan lengan alexa)
(alexa)
pah,istirahatlah dulu,kami akan menungguimu disini,aku tidak mau papahku ini berlama lama berada disini,apa papah tidak merasa bosan ..(menangkup tangan papahnya)
(papah)
hmm baiklah anak papah yang cantik,apapun yamg kau ucapkan,akan papah lakukan. karena kamu adalah putri kesayangan papah.
(mamah)
kedua orang ini sangat tulus,alexa mamah akan segera memberitaumu yang sebenarnya. kamu berhak tau. papahmu sudah lama menyembunyikan ini darimu,papamu berhak mendapatkan status aslinya dari identitasmu.(gumam mamah alexa dalam hati sambil menatapi suami dan putrinya yang tengah bercengkrama)
Papah alexa kini sedang beristirahat,sedangkan alexa kini sedang berbaring dan berada dipangkuan mamahnya. suasana menjadi hening seketika saat alexa terlelap tidur dalam belaian mamahnya. Suara ponsel al bergetar dan al mengisyratkan kepada mamah mertuanya jika akan mengangkat telvon diluar agar tidak mengganggu papah dan alexa yang sedang terlelap,mamah alexa pun mengerti dan menganggukan kepalanya.
(panggilan terhubung)
📲fino.. hallo al,kamu pulang hari apa,hari selasa kita akan memulai pemotretan alexa yang sempat tertunda.?
📲al.. apa tidakbisa diundur.?
📲fini.. tidak bisa bro,kita sudah hampir kehabisan waktu
📲al .. baiklah,aku akan membecirakan terlebih dulu dengan alexa,karena papahnya kini sedang berada dirumah sakit.
📲fino.. rumah sakit,sakit apa.?
📲al.. jantung,tolong sampaikan ke papah ya fin,kalau bisa kita undur lagi pemotretannya,karena aku tidak tega jika harus mengajak alexa pulang dalam keadaan seperti ini
📲fino.. oke,baiklah. nanti aku akan berbicara dengan om caster. yaudah tutup dulu telvonnya,aku harus segera menemui papahmu untuk memberikan kabar ini
📲al.. baiklah,terimakasih banyak fin
📲fino.. oke santuy. salam buat papah dan mamah mertuamu,semoga lekas sembuh
📲al.. oke,terimaksih,nanti ku sampaikan.
(panggilan diakhiri).
Setelah menelfon al,fino langsung bergegas untuk menemui papah al diruangannya untuk membicarakan soal pemotretan alexa.
tok
tok
tok
(fino)
selamat siang om,
(papa caster)
siang fin,apa ada masalah.?
(fino)
om ini bisa saja,udah bisa menebak sebelum aku bicara hehe
(papa cater)
dasar kamu ini,karena kamu tidak akan datang keruangan om,jika tidak ada suatu yang penting bukan,ayo duduklah,apa kau mau berdiri terus seperti itu,
(fino)
hehe iya om.
om, apa kita bisa menunda sedikit waktu lagi untuk pemotretan alexa,?
(papa caster)
memangnya kenapa,?
(fino)
al bilang,papah alexasedang dirawat dirumah sakit om,dan al meminta sedikit ulur waktu agar alexa bisa meyakinkah jika papahnya benar benar sehat dulu.
(papa caster)
papah alexa sakit, ?
oke, om akan usahakan,dan fin tolong pesanlah tiket penerbangan keBandung sore ini,pesanlah 2 tiket,temanilah om nanti keBandung,apa kamu keberatan.?
(fino)
sama sekali tidak om,baiklah jika seperti itu,fino akan segera mencarikan tiketnya. fino pamit dulu ya om
(papa caster)
silahkan,terimakasih banyak fino,kamu sudah mau bersedia menemani om.
(fino)
sama sama om,suatu kehormatan menkadi orang kepercayaan om,sekaligus om juga sudah saya anggap seperti papah fino sendiri
(papa caster)
sungguh kau adalah anak baik, kalau begitu jangan panggil om lagi,panggilah saya papah seperti al memanggil saya,dan kemarilah,biarkanlah papamu memelukmu(berdiri dan merentangkan kedua tangannya)
(fino)
om,terimakasih banyak om,(berdiri dan memeluk papah caster)
(papa caster)
sama sama sayang,(mengelus lembut punggung fino), baiklah fino,selamat bekerja kembali (melepas pelukannya).
(fino)
baik om,ehh hehe pah..fino permisi dulu,
dengan langkah penuh kegembiraan,fino melangkahkan kakinya keluar dari ruangan papa caster,fino memang menganggap papah al seperti papahnya sendiri,karena selama ini fino memang selalu diabaikan oleh kedua orangtuanya,dan papah al lah yang selalu memberinya dukungan.
"terimakasih banyak om,aku tidak akan menyianyiakan kepercayaan om kepada fino,terimaksih papah al,kau sudah memepertemukanku dengan papahmu yang begitu baik", racau fino dalam hati berlalu menuju ruangannya.
.
.
.
.
.
.