
Al sedang menikmati teh jahe diruang tengah sambil mengamati layar laptopnya,walaupun dalam keadaan kelelahan,al harus segera menyelesaikan pekerjaannya yang telah beberapa kali tertunda. Al menghembuskan nafas berat saat mengamati jadwal pemotretan istrinya besok bersama Andreas.
"Rasanya sangat berat,membiarkan alexa melakukan pomotretan besok bersama laki laki menyebalkan itu. awas saja jika macam macam,aku akan menghajarnya habis habisan.!" gerutu al sambil terus mengamati layar laptopnya.
Cukup lama Al menatap laptopnya,al mengangkat kedua tangannya keatas untuk merenggangkan otot ototnya yang terasa kaku. al menutup laptopnya dan meletakkannya dimeja yang berada didepannya. al menyeruput habis teh jahe miliknya. setelah meminum habis tehnya,al membaringkan tubuhnya terlentang disofa,mungkin karena al belum sama sekali beristirahat,tidak butuh waktu lama,al sudah memjamkan matanya dan hanyut dalam dunia mimpinya.
.
.
Alexa mengucek kedua matanya,ia merasakan betul posisi tidurnya dalam keadaan sangat nyaman dan tidak lagi berada didalam mobil. alexa membuka matanya dan benar saja,ia sudah mendapati dirinya didalam kamar berselimutkan rapi. alexa melihat sekeliling mencari suaminya,tetapi tak mendapati al berada dikamar. alexa bangun dan menyibakkan selimutnya lalu turin dari ranjang untuk mencari suaminya.
"al selalu saja tidak pernah mau membangunkanku saat aku tertidur,bukankah tubuhku cukup berat untuk dia gendong,dan sekarang dimana orang itu,hemm kau itu semakin membuatku jatuh hati padamu al," gumam alexa sambil keluar dari kamar dan mencari keberadaan suaminya.
alexa turun dari kamarnya dan menemui bibik untuk menanyakan al,
(alexa)
bik,apa bibil melihat al.?
(bibik)
nona sudah bangun,iya non,tuan muda ada diruang tengah,
(alexa)
emm baiklah,apa bibi sudah menyiapkan makan malam.?
(bibik)
sudah non,tuan muda sudah menyuruh saya membuatkan makanan sekuaan nona,apa ada menu khusus yang anda mau nona.?
(alexa)
emm ... tidak bik,baiklah terimakasih bik,aku akan menemui al dulu
Alexa berlalu meninggalkan bibik menuju ruang tengah,saat alexa sampai didepan pintu,alexa mendapati suaminya tengah tertidur disofa dengan kaki yang menyentuh lantai dan badannya berada disofa. alexa mendekati al dan membenarkan posisi tidur suaminya. alexa mengangkat kaki al perlahan dan menaikkannya kesofa.
"huh kenapa dia sangat berat sekali", gumam alexa
"siapa yang kau katai berat.!?" suara al tiba tiba menyauti alexa hingga membuat alexa sedikit terkaget.
(alexa)
astaga, kau tidak tidur.?
(al)
siapa yamg bilamg tidak tidur.?
(alexa)
lah tuh,buktinya kau mendengarku.?
(al)
aku tidur tadinya,tapi aku merasa kakiku ada yang menyentuh ya aku bangun dong,eh kau malah mengataiku berat.
(alexa)
haha la memang kau ini berat.weekk (menjulurkan lidahnya keluar mengejek al)
(al)
oke baiklah. biarkanlah aku berat yang penting ketampananku tidak ada yang menandinginya bukan.?
(alexa)
hiekkk.. kau ini percaya diri banget.
(al)
haha biarkan saja.
kesinilah sayang,(menepuk sofa agar alexa duduk disampingnya)
(alexa)
ada apa.? (duduk disamping al)
(al)
apa kau merasa lelah.?
(alexa)
sedikit sih. kakiku dan badanku rasanya sangat terasa kaku semua.(memijat mijat pelan kakinya)
(al)
kemarikan.(menaikkan kaki alexa kepangkuannya) akan aku pijit,(memijat pelan kaki alexa),
(alexa)
tidak usah sayang,bukankah kau juga lelah. biarkan saja,besok juga akan hilang.
(al)
biarkanlah,kau besok harus melakukan pemotretan,jelas saja besok kau akan lebih merasa lelah dari pada sekarang.
(alexa)
tetapi al..(kata kata terputus karena al meraub bibirnya)
(al)
sudah diamlah.! jika kau membantahku,batalkan saja pemotretan besok.! (menajamkan tatapannya kepada alexa)
(alexa)
selalu saja mengancam,dasar tuan kepala batu.! (gerutu alexa sambil mengerucutkan bibirnya).
Saat al tengah sibuk memijat alexa,bibik datang dan memberitaukan bahwa makan malam sudah siap,al dan alexa pun mengiyakannya serta tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada bibik.
Setelah selesai makan malam al dan alexa segera naik kembali kekamar,al menyuruh alexa untuk bersih bersih terlebih dulu sebelum tidur.
Al membaringkan tubuhnya diranjang kebesarannya sambil memainkan ponselnya,tidak lama kemudian alexa keluar dari kamar mandi dengan harum khas tubuhnya.alexa naik keranjang dan menyandarkan kepalanya dibahu milik suaminya.
(alexa)
sayang.?
(al)
hmm,ada apa.?
apa kau menginginkanya malam ini.?
(alexa)
apa.!? (bangun dari sandarannya dan menatap tajam suaminya)
kau ini,dasar mesum.!
(al)
haha,kenapa marah,aku hanya bertanya saja.siapa tau kau menginginkannya.?
ada apa sayang.?
(alexa)
dasar menyebalkan.
hmm katakanlah bagaimana lawan mainku besok.?
(al)
(alexa)
kenapa.? apa bertanya saja tidak boleh.!
dia tampan atau tidak.?
(al)
tidak.! dia jelek. sangat jelek.!
(alexa)
kau ini, yang benar saja.! masak aku dipasangkan dengan laki laki jelek.!
(al)
kenapa memangnya,kau akan membatalkannya.?
(alexa)
tidak.! aku hanya bertanya saja.yasudah jangan ganggu aku. aku mau tidur.(memendamkan wajahnya didada kekar al)
.
Keesokan harinya.
Al dan alexa telah selesai sarapan. al menelfon Fino dan bertanya persiapan pemotretan,fino pun mengatakan jika sudah dipersiapkan dengan baik ,tinggal menunggu dirinya dan alexa datang. Fino juga mengatakan jika Andreass juga sudah datang.
Al dan alexa melesat menuju tempat pemotretan,al menggandeng dan menggenggam erat tangan alexa. alexa tau al jika seperti ini pasti merasa khawatir dengan dirinya,
(alexa)
kenapa kau terlihat khawatir al.?
(al)
aku hanya takut kau kelelahan,nona darel.
(alexa)
tidak akan,selama ada suamiku,aku tidak akan dibiarkannya merasa kelelahan.
(al)
kau ini bisa saja,(merangkul alexa dan mencium kilas kening alexa). ayo kemarilah,aku akan memperkenalkanmu dengan lawan mainmu,
Alexa pun mengikuti kemana langkah kaki al menggiringnya.al dan alexa sampai disebuah ruangan pemotretan,dimana dalam ruangan itu sudah ada Fino dan para crew potret.
Fino mengajak al dan alexa menemui Andreass yang duduk diujung dengan membaca naskah yang berada ditangannya.
(Fino)
tuan Andreass...(panggil fino)
(andreas)
iya.. (melihat kearah fino)
hallo tuan al,(berjabat tangan dengan al), dan ini..(melirik kearah alexa)
(fino)
ini adalah istri tuan Al dan sekaligus lawan main anda.
(andreas)
sangat cantik,hallo nona.(mengulurkan tangan)
(alexa)
hallo,alexa ..(menjabat tangan andreas)
(fino)
alexa,(memberikan beberapa lembar kertas) ini adalah naskahmu, pelajarilah dengan benar,30 menit lagi kita akan memulai pemotretan, al aku tinggal untuk mengecek persiapan lagi (berlalu meninggalkan al,alexa dan andreas)
Al mengajak alexa duduk agak berjauhan dengan andreas,karena tanpa alexa ketahui,andreas sejak tadi mengamati tubuh istrinya.
(alexa)
kau bilang dia jelek.?!
(al)
ya memang dia jelek.!
(alexa)
kau ini rabun ya,dasar aneh.
(al)
sayang,dengarkan aku baik baik. tampan dan jelek itu bukan dilihat dari wajahnya saja. kita juga harus menilainya juga dari hati.
(alexa)
memangnya kau mengetahui hatinya.?
(al)
tentu saja,lihat saja, aku tidak akan pernah membiarkan dia memanfaatkanmu,! sudahlah jangan banyak bertanya,cepat pelajari naskahmu,jika ada yang kurang paham,bertanyalah.
Alexa membaca dengan detail naskah yamg berada ditangannya,alexa sesekali bertanya keoada al,karena memang ia tidak tau maksutnya.
Fino datang dan memberi tau alexa dan andreas jika pemotretan akan segera dimulai. al mengajak alexa menuju ruang pemotretan dengan disusul andreas dibelakang mereka. tanpa disadari, andreas memang semenjak tadi mengamati lekuk tubuh alexa. andreas merasa tertarik dengan kecantikan tubuh alexa.
salah satu crew memberikan gaun yang cukup feminim untuk alexa, crew juga memberikan setelan jas kepada andreas. beberapa menit kemudian alexa dan andreas telah berganti pakaian dan segera memulai pemotretan. mata al seketika melebar,melihat gaun yang dikenakan alexa sangat menggoda setiap orang yang melihatnya.
Al bangkit dari duduknya dan menghampiri crew yang memberikan gaun kepada alexa.
(al)
apa tidak ada gaun selain itu,.?(melototkan kedua matanya)
(crew)
maaf pak,memang gaun itu yang harus digunakan oleh nona alexa.(menundukkan kepalanya karena ia tau atasannya itu sedang marah)
Tanpa berkata apapun al kembali duduk dikursinya dan terus mengawasi pergerakan andreas pada istrinya.
Tubuh al semakin terasa panas saat melihat tangan andreas melingkar diperut alexa,karena memang pemotretan sudah dimulai.
"cut" Suara lantang al tiba tiba menghentikan berjalannya pemotretan yang baru saja dimulai.
.
.
.
.
hallo
hallo
hallo para readers kesayanganku,apa ada yang tau alur daro kelanjutan cerita ini 😊
tungguin terus ya up dari paijem.jangan lupa berikan like,komen dan vote kalian sebanyak banyaknya untuk paijem ya💕
see you bye bye kesayangan..
salam hangat .. paijo paijem💋💕..