
Alexa tengah memainkan ponselnya sambil bersandar didada bidang milik suaminya,entah kenapa alexa terlihat sedikit cemas sejak pagi,pikirannya terus saja memikirkan mamah dan papahnya yang berada di Bandung.
Alexa mencoba menghubungi mamahnya lewat vidio call,tetapi beberapa panggilan ia lakukan satupun sama sekali tidak ada jawaban dari mamah ataupun papahnya.
(al)
kamu kenapa sayang,aku lihat sejak aku berangkat kekantor wajahmu terlihat sangat murung. apa kamu sakit,atau ada yang lainnya.?(tanga al sambil mengelus lembut pucuk kepala alexa)
(alexa)
tidak apa apa sayang,hmm.. hanya saja,aku sangat merindukan mamah dan papah. tetapi sejak pagi ku hubungi,mereka sama sekali tidak menjawabnya.
(al)
mungkin mereka lagi sibuk sayang,
(alexa)
sesibuk apa hingga anak sendiri dilupakan.! (sedikit merasa kesal)
(al)
hmmm..(terdiam sejenak).
baiklah,bagaimana jika besok weekend kita keBandung,mumpung Fino dan papa ada disini,jadi aku bisa cuti untuk mengantarkanmu keBandung menemui papa dan mamah,
(alexa)
benarkah/bangun dari bersandarnya lalu menatap senang suaminya/ ide yang bagus,aku juga sudah sangat merindukan sikembar.,(tersenyum manis)
(al)
baiklah,sekarang tidurlah dulu. jaga kesehatanmu,biar kita cepat mendapat hadiah seperti erlita dan willy,(menaikkan sebelah alisnya menggoda alexa)
(alexa)
dasar, apa tidak bisa bersabar sedikit,(membaringkan tubuhnya disamping al yang terlebih dulu sudah berbaring dan memeluk erat al).
.
💕
3 hari kemudian.
Sejak pagi al dan alexa sudah bersiap diri untuk pergi keBandung,alexa sampai sekarang sama sekali belum mendapatkan kabar dari mamah ataupun papahnya,perasaan alexa semakin gelisah memikirkan papah dan mamahnya yang tidak biasanya seperti ini.
Disepanjang perjalanan alexa sangat terlihat jelas jika sedang dalam keadaan tidak baik baik. walaupun al sudah menghiburnya menenangkannya,tetapi alexa masih juga murung.
Karena memang,walaupun alexa dan kedua orangtuanya tinggal dikota yamg berbeda,tetapi mamahnya setiap hari selalu memberinya kabar,tidak seperti minggu minggi terakhir ini,mamahnya sangat jarang menghubunginya,hingga membuat alexa merasa cemas akan keadaan kedua orangtuanya.
(al)
sayang,,udah dong. kita sebentar lagi sampai loh,jangan sampai mamah dan papah ikutan sedih,(menangkup sebelah tangan alexa dengan sebelah tangannya)
(alexa)
baiklah sayang,
Akhirnya setelah melewati perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan,al dan alexa kini telah sampai dirumah mamah dan papa nya alexa.
Al segera turun dari mobil dan berlari kecil menuju samping mobil untuk membukakan pintu untuk istrinya.
Al dan Alexa bergandengan masuk menuju rumah,saat mereka membunyikan bel,mereka disambut oleh asisten rumah tangga dan kedua adik kembar alexa.
Kedua adik kembar alexa terkekeh saat melihat kehadiran kedua kakaknya. asisten rumah tangga pun membantu membawakan koper kecil milik al dan alexa.
(alexa)
bik, kok rumah sepi sekali,mamah dan papah kemana.? (berjalan menuju ruang tengah sambil menggendong salah satu adik kembarnya)
(asisten)
eee i...iittuu.! (bingung)
(al)
kenapa bi.?
papah dan mamah bukankah baik baik saja.?
(alexa)
iya bi, mamah papah sehatkan.?
al dan alexa terus saja mendesak bibik untuk mengatakan keadaan sejujur jujurnya,hingga membuat bibik kebingungan dan akhirnya mengatakan yang sebenarnya,walaupun papah dan mamah alexa melarang untuk memberitahukan keadaannya kepada alexa,tetapi karena desakan dari al dan alexa terpaksa bibi harus memberi taukannya.
(asisten)
iya baiklah,bibi akan jujur.
tuan,nona maaf. papah nona sedang dalam keadaan tidak baik.
(alexa)
maksutnya bi.? bibik nggak lagi bercandakan.!?
(asisten)
maaf nona,saya mengatakan dengan benar.
sebenarnya tuan dan nyonya besar melarang saya untuk memberitau nona,
(al)
ada apa dengan papah bik.?
(asisten)
(alexa)
papah sakit.! kenapa mamah tidak mau memberitauku,! apa karena aku bukan anak kandung papah. jadi mamah tidak mau melibatkanku.! (sedih sekaligus kecewa karena mamanya yang sama sekali tidak memberitaunya tentang keadaan papah tirinya).
(al)
/mencoba menenangkan alexa/ jangan berkata seperti itu,mungkin mamah hanya tidak mau kau terbebani karena keadaan papah,(merangkul alexa yang terlihat sangat sedih)
bik,bisa kasih tau kami dimana papah dirawat saat ini.?
(asisten)
tuan besar dirawat diRs *****, beliau berada diruang ICU tuan muda.
Al dan alexa langsung bergegas menuju rumah sakit dimana papah alexa dirawat,disepanjang perjalanan alexa mencoba menenangkan diri dan berusaha tegar karena papah tirinya yang kini sedang terbaring lemah diruang ICU.
Saat mereka sudah sampai diRs,al memarkirkan mobilnya dengan benar dan langsung berlari menyusul alexa yang terlebih dulu turun dari mobil dan langsung berlari kecil masuk keRs.
Al meraih tangan alexa dan menggenggam erat tangannya.al tau betul jika keadaan istrinya kini sedang tidak baik. al menanyakan ruang ICU kepada salah seorang perawat,dan perawatpun memberi tau letak ruang ICU.
Saat al dan alexa sampai didepan ruang ICU,terlihat mamah alexa sedang keluar dari ruangan,mamah alexa kaget ketika melihat al dan alexa sudah berada didepan ruangan.
(mamah)
alexa,al.
kalian disini.? (kaget )
(al)
iya mah,tadi kami kerumah,tapi kata bibi papah sedang sakit,apa itu benar.? dan kenapa mamah tidak memberitau kami.?
(mamah)
mm....mamah, mamah cuman.(kata kata terputus karena alexa langsung menyauti perkataan mamahnya)
(alexa)
apa.!? apa karena aku bukan anak kandung papah,jadi aku tidak berhak dengan keadaan papah. mah kenapa mamah tidak memberitauku,aku sangat menyayangi papah melebihi papah kandungku sendiri.
(mamah)
andai kamu tau sayang.(batin mamah alexa)
(al)
sayang jangan seperti itu,biarkanlah mamah menjelaskannya,mungkin mamah melakukan ini semua ada alasanny.(merangkul alexa)
(mamah)
sayang,(mengelus lembut pucuk kepala alexa) maafkan mamah,mamah hanya tidak mau kamu terbebani,belum juga kamu baru saja berada dalam keadaan tidak baik.
(al)
/mengelus punggung alexa dan memberi isyarat agar tidak menambahi beban mamanya/
(alexa)
baiklah,lupakan saja.
mah,bagaimana keadaan papah mah.? apa papah akan baik baik saja.?
(mamah)
semoga nak semoga,
(alexa)
apa aku bisa melihatnya mah.?
(mamah)
tentu saja nak,masuklah. al,kau juga ikut masuklah.
Al dan alexa masuk kedalam ruangan,alexa merasa sangat sedih melihat papahnya yang terbaring lemas diranjang dengan berbagai macam alat bantu yang berada ditubuhnya. alexa mendudukkan tubuhnya disamping ranjang papahnya. alexa memegangi erat tangan papahnya,alexa mengatakan semua isi dalam hatinya yang sangat menyayanginya melebihi papah kandungnya sendiri. al yang melihat istrinya sangat bersedih hanya bisa menenangkannya dari belakang dengan terus mengelus lembut punggung istrinya itu.
tanpa disadari linangan air mata alexa mengalir mengenai pundak papahnya yang ia sandari,alexa mendekatkan bibirnya ketelinga papahnya dan bergumam lirih,alexa merasa jika papahnya akan mendengarkan ucapan yang alexa ucapkan kepadanya.
"pah,papah. ini alexa pah,papah kenapa,apa papah tidak mau melihatku. apa papah tidak menyayangiku. pah,aku sangat sayang banget sama papah,aku mau papah selalu ada untukku dan mamah. papah adalah papah terbaikku,aku sangat sayang kepada papah melebihi papah kandungku sendiri pah. papah harus sembuh ya,aku tidak akan memaafkan papah jika papah meninggalkan kami. i love you pah.(mencium kilas kening papahnya,dan air mata alexa lagi lagi membasahi wajah pucat papah tirinya)".
.
.
.
.
.
hallo sayang,maaf ya paijem gak bisa setiaphari up,paijem harap kalian tetap setia kepada paijem dan memaklumi kesibukan paijem ya..
coba ada yang tau kelanjutan dari papahnya alexa..
.
.
.jangan lupa vote,like dan komen kalian ya..
salam hangat. paijo paijem💕💋