Hate But Love

Hate But Love
episode 84..Brengsek..



 


Setelah makan siang selesai,al kembali kekantor,karena al masih memiliki kesibukan dikantor untuk menemui calon model yang akan dipasangkan dengan alexa. sedangkan alexa memilih untuk pergi menemui Erlita yang katanya sedang kurang enak badan dirumah.


 


Sebelum kekantor,al mengantar istrinya terlebih dulu kerumah Erlita yang tempatnya cukup jauh dari kantor milik papa caster.


(al)


setelah selesau dengan urusan kantor,aku akan segera menjemputmu sayang,jangan pergi kemana mana sebelum aku datang menjemput..(mencium kilas kening alexa)


(alexa)


iya,dasar cerewet..(tersenyum cantik dan bergegas keluar dari mobil al)


Alexa turun dari mobil al dan melambaikan tangannya kearah al,setelah dilihatnya mobil al sudah tak terlihat oleh matanya,alexa masuk kedalam rumah erlita,karena tadi memang erlita sudah berpesan jika sudah sampai dirumahnya untuk langsung masuk saja,karena hari ini pembantu dirumah erlita sedang cuti.


Alexa masuk dan langsung menuju kamar erlita,beberapa kali alexa mengetuk pintu kamar erlita tetapi tidak ada jawaban..


(alexa)


lita..(tok tok tok../mengetuk pintu//


erlita..(mengetuk pintu kamar erlita kembali tetapi masih tidak mendapati jawaban dari erlita)


ya ampun,kemana si erlita ini,(mencoba membuka pintu kamar erlita dan ternyata tidak dikunci)


Karena mendapati pintu kamar erlita tidak terkunci,alexa langsung masuk kekamar erlita.


"erlita,apa kamu baik baik saja..? (mendekati erlita yang tengah terlihat berbaring diranjang)


Alexa mencoba membangunkan erlita tetapi tidak ada jawaban dari erlita,saat alexa memegang tangan erlita,suhu badan erlita nampaknya berada dalam suhu yang tinggi hingga membuat erlita demam dan tak sadarkan diri.


"astaga lita,(memeriksa kening erlita yang sangat terasa panas),suhu badanmu sangat tinggi,aku harus segera menelfon dan memberi tau willy.(mengambil ponselnya dari dalam tasnya dan mencoba menghubungi willy beberapa kali namun tidak ada jawaban dari willy), sial.. kenapa willy tidak juga mengangkat telfonku. aku harus apa sekarang,.(semakin cemas melihat keadaan erlita yang bertambah menggigil padahal suhu tubuhnya masih tinggi) apa aku telfon saja al,dan meminta bantuan al,(mencoba menghubungi al,tetapi diurungkannya) tidak,bukankah al baru ada pertemuan,sial sial sial. baiklah aku akan menelfon ambulance saja.(menghubungi ambulance rumah sakit).


Alexa menghubungi ambulance,tidak butuh waktu lama,ambulance yang tadi dihubungi alexa telah sampai dirumah erlita. saat tau ambulance sudah sampai dirumah erlita,alexa bergegas menyuruh petugas medis untuk segera membawa erlita kerumah sakit.


30 menit kemudian ambulance telah sampai dirumah sakit,erlita didorong cepat menuju ruang IGD rumah sakit,dengan langkah cepat alexa membuntuti erlita dari belakang dengan masih berusaha menghubungi willy,namun masih belum ada jawaban darinya.


Erlita kini sedang ditangani oleh dokter,alexa yang menungguinya didepan ruang IGD merasa cemas dan hanya bisa menunggui hasil pemeriksaan dokter dengan mondar mandir didepan pintu ruang IGD.


"astaga,dimana willy,dasar laki laki bodoh,istri sedang sakit malah dibiarkan saja." gerutu alexa sambil mondar mandir didepan ruang IGD.


Selang beberapa menit,akhirnya dokter dan para suster keluar dari ruangan,dengan cepat alexa menghampiri dokter dan langsung menanyakan keadaan erlita.


(alexa)


dokter,apa erlita baik baik saja.?


(dokter)


tidak nona,anda tidak usah khawatir, teman anda hanya demam biasa,sekarang juga sudah membaik,hanya perlu perawatan disini saja setidaknya untuk memastikan keadaannya benar benar membaik,dan saat ini teman anda akan segera dipindahkan keruang rawat.


(alexa)


/menghela nafas panjang/ syukurlah,terimakasih banyak dokter.


(dokter)


ada satu lagi nona,sampaikan kepada teman anda untuk menjaga benar benar kesehatannya,karena teman anda sedang hamil dan usia kandungannya sudah mencapai 4 minggu..


(alexa)


benarkah dok,astaga aku akan menjadi aunty. sekali lagi terimakasih dok..


Setelah berbincang kilas dengan dokter,alexa langsung mengikuti erlita yang kini tengah akan dipindahkan keruang rawat. setelah erlita sampai diruang rawat,alexa kembali menghubungi willy yang sejak tadi dihubunginya tetapi masih belum juga bisa.


"aaarrgghh laki laki ini,untung dia bukan suamiku,jika dia suamiku,hemm sudah pasti akan ku masukkan kedalam sup ayam" menggerutu kesal.


alexa menarik kursi dan duduk disamping erlita,erlita nampaknya belum juga membuka matanya,tetapi suhu badannya sudah sedikit mereda.


Hampir 1 jam berlalu,erlita mulai membuka matanya,matanya terbelalak melihat sekeliling dan merasa bingung karena mendapati dirinya yang sudah berada dirumah sakit dan tangannya yang sudah tersambung dengan selang infus.


erlita menelusuri semua sudut ruangan,saat erlita melihat sudut pojok,ia mendapati perempuan yang tengah berbaring disofa dan tertidur,yang bukan lain adalah erlita.


(erlita)


alexa..(panggil lirih erlita)


Alexa yang memang belum sepenuhnya tertidur samar samar mendengar suara erlita yang memanggilnya langsung bangkit dari berbaringnya dan menengok kearah erlita,dan ya memang ternyata erlita sudah sadarkan diri.


(alexa)


litaa..(menghampiri erlita dan duduk disampingnya).


syukurlah kamu sudah siuman,aku sangat cemas tau gak.! dan kau kenapa bisa sampai seperti ini,.? apa suamimu tidak memperlakukanmu dengan benar.! untung saja aku datang tepat waktu.! (berbicara tanpa ada jeda sedikitpun yang malah membuat erlita tersenyum melihat tingkah alexa yang sangat crewet kepadanya).


(erlita)


/tidak menjawab sedikitpun pertanyaan yang dilontarkan oleh alexa dan hanya tersenyum senyum saja/


(alexa)


kenapa malah senyam senyum,dasar menyebalkan,kau ini udah membuatku cemas tau.!?


(erlita)


haha, kau ini sungguh sangat crewet. aku gak papa lexa. ya emang tadi setelah aku menghubungimu, rasanya badanku semakin panas dan gak karuan,setelah itu udah deh aku nggak tau apa apa lagi.


(alexa)


terus suamimu.?


kenapa daru tadi ku hubungi tidak bisa.?


(erlita)


entahlah,dia tadi pagi bilang kalau hari ini ada meeting penting.


(alexa)


yaudahlah lupakan saja. oh ya apa kamu tau,aku memiliki berita yang sangat bagus untukmu..


(erlita)


apa.?


(alexa)


apa kau benar benar mau tau.?


(erlita)


ya iyalah lexa,berita apa.?


(alexa)


nggak ah, nanti kamu malah demam dan menggigil lagi.(sedikit menggoda erlita)


(erlita)


kau ini.! dasar menyebalkan. yaudahlah sana pergi saja,aku nggak mau melihatmu lagi.! (mengerucutkan bibirnya)


(alexa)


haha dasar,iya iya aku akan memberi taumu,jangan cemberut gitulah jelek tau.


(erlita)


yaudah ,cepat kasih tau dong.!


(alexa)


baiklah baiklah.


selamat ya lita,sebentar lagi aku akan menjadi aunty untuk calon babymu..


(erlita)


(alexa)


/menghela nafas panjang/ dasar bodoh.! apalagi kalau bukan hamil.!


(erlita)


siapa.?


(alexa)


willy, willy hamil. kau ini sungguh bodoh apa gimana sihh, ya kau ini sekarang lagi hamil,dasar wanita lemot.!


(erlita)


benarkah,aku hamil. ahh aku sangat merasa bahagia sekali lexa,andaikan willy disini,pasti dia juga bakal bahagia,(sangat terlihat bahagia)


(alexa)


tapi kata dokter,kamu benar benar harus menjaga kesehatanmu,karena usia kehamilanmu masih muda.


(erlita)


haha baiklah,aunty alexa sayang..


💕


Disisi lain.


Al baru saja sampai dikantor dan langsung masuk keruangannya,baru saja al mendudukkan tubuhnya dikursi kebesarannya,sekretaris masuk dan memberitahukan jika lawan model untuk alexa sudah datang. al menyuruh sekretarisnya untuk mempersilahkannya masuk.


(al)


silahkan duduk tuan andreas


(andreas)


terimakasih banyak tuan al.


(al)


kita langsung saja ke inti pertemuan kita kali ini,tuan andreas. ini silahkan pelajari ini(menyodorkan sebuah map),jika anda setuju besok kita akan memulainya.


(andreas)


/menerima map yang diberikan al dan mulai membacanya/ kalau boleh saya tau,siapa model yang kali ini akan menjadi lawan saya tuan..(tanpa menatap al dan masih membaca map yang sedang dipeganginya)


(al)


sungguh tidak sopan,berbicara tanpa menatap lawan bicaranya/gerutu kesal al/


alexa cervia aurora,(jawab singkat al)


(andreas)


alexa./menatap al/ baru kali ini saya mendengar namanya tuan,?


(al)


tentu saja,ini adalah proyek pertamanya


(andreas)


apa dia cantik ?


(al)


tentu saja.!


(andreas)


baiklah,aku akan menerima proyek ini(menandatangani map yang ada ditangannya) oh ya tuan albern,apa saya bisa melihat foto wanita itu.?


(al)


buat apa.? (jawab sedikit ketus al)


(andreas)


untuk memastikan kecantikkannya


(al)


/menyodorkan foto alexa yang berada diponselnya kepada andreas/


(andreas)


perfect. ini sungguh sangat cantik dan sempurna,


(al)


apa jika lawan modelmu tidak cantik,kau akan menolak sebagai modelku..?


(andreas)


tentu saja,aku tidak suka dipasangkan dengan wanita yang tidak sepadan dengan ketampananku.


(al)


dasar brengsek/gumam al dalam hati/ saya peringatkan untuk anda,jangan pernah sekali kali anda menggoda model wanitaku ini.!


(andreas)


kenapa.! apa anda juga menyukainya.?(jawab ketus andreas)


(al)


yaa, bukan hanya suka,tetapi sangat. karena dia adalah istriku.!


(andreas)


istri.?


(al)


iya,dia adalah istriku,ada masalah.!?


(andreas)


tidak.


hanya saja suatu kehormatan bisa menjadi lawan dari istrimu yang sangat cantik itu.


/lumayan bisa menikmati sedikit tubuh dari iatri sibos/(gumam tengil andreas dalam hati)


(al)


dasar laki laki brengsek,selancang itu dia dihadapanku.! sungguh sangat menyebalkan,lihat saja,aku tidak akan pernah meninggalkan alexa sedikitpun besok. /gerutu kesal al dalam hati/.


baiklah karena urusan kita sudah selesai,kami harap anda besok bisa tepat waktu.(mengajak jabat tangan andreas)


(andreas)


baiklah,senang bisa bekerja sama dengan istri anda.(tersenyum jahat).


.


.


.


.


.


.