
3 bulan berlalu,tanpa sadar usia kehamilan alexa semakin bertambah.
alexa semakin merasakan nyeri pada pinggang dan perutnya,walaupun alexa merasakan kesakitan ia tidak mau memperlihatkan rasa sakitnya itu kepada siapapun.
Carrol kini masih terus mengawasi karina,ia tidak mau jika karina berulah yang akan membuatnya berurusan dengan polisi lagi.sedangkan hena ,ia belum juga bisa menemukan siapa yang menjamin kebebasan karina,dan karina pun tidak mau memberi tau carrol siapa yang menjaminnya bebas dari masa hukumannya.
1 bulan yang lalu al sudah kembali mengurus pekerjaan kantor,karena papa caster harus mengurus kembali perusaannya yang ada di Bandung, al selalu gelisah jika meninggalkan alexa terlalu lama,walaupun alexa selalu berkata baik baik saja,tetapi al tau betul jika alexa menyembunyikan rasa sakitnya itu,jika alexa terlihat sakit al merasa cemas dan ingin segera membawanya kerumah sakit,tetapi alexa selalu menolaknya dan ia akan marah jika al memaksanya,
Hari ini al memiliki pekerjaan yang cukup banyak hingga ia harus pulang terlambat,mau tidak mau al harus mengurungkan niatnya untuk pulang lebih awal seperti biasanya.
Ditempat lain,alexa terbangun dari tidurnya,dilihatnya jam sudah menunjukkan pukul 5 sore,alexa segera bangkit dari berbaringnya dan hendak menyiapkan minuman untuk suaminya,karena dihari biasa al akan selalu pulang pada jam itu,
saat alexa menginjakkan kakinya dilantai pinggangnya terasa sangat nyeri dan perutnya pun terasa mual sekali,alexa menguatkan diri dan perlahan menuruni tangga dengan keringat dingin yang bercucuran dari tubuhnya,semakin lama nyeri yang alexa rasakan semakin merobohkan pertahanan tubuh alexa hingga saat alexa sudah sampai dilantai bawah tubuhnya jatuh tersungkur kelantai dan tak sadarkan diri,pembantu rumah alexa yang saat itu sedang menyapu melihat alexa jatuh pingsan langsung berlari menuju majikannya itu,
(bibi)
mbak.. mbak alexa kenapa.. ya Tuhan..(panik)
pak,pak diman tolong,tolong pak..(sambil menepuk pelan pipi alexa)
(pak diman)
ya bik,astofirulloh.. kenapa dengan non alexa bik..?(panik)
(bibi)
entahlah pak,tadi saya lihat mbak alexa turun sudah sempoyongan..
(pak diman)
yasudah,bibi segera telfon tuan al,kabari dia,dan ayo kita segera bawa nona alexa kerumah sakit..
pak diman pun menggendong alexa menuju mobil,sedangkan bibi menghubungi al yang masih berada dikantornya,tetapi berulang kali bibi mencoba menghubungi al,tidak ada satupun panggilan yang diterima oleh al, karena pak diman dan bibi sudah semakin kawatir dengan keadaan alexa,mereka memutuskan untuk terlebih dulu membawa alexa menuju rumah sakit..
30 menit kemudian mereka sampai dirumah sakit,pak diman langsung membawa alexa menuju ruang igd,bibi dan pak diman yang menunggu alexa sedang diperiksa oleh dokterpun tak henti hentinya berdoa untuk kebaikan alexa,
(Pak diman)
bik coba hubungilah kembali tuan al,.
(bibi)
ohh ya ya,baiklah
(panggilan terhubung)
📲bibi.. ya Tuhan tuan,akhirnya tuan mengangkat juga telfon dari bibi..
📲al .. iya bik maaf tadi pekerjaan saya sungguh sangat banyak,oh ya ada apa bik,apa semua baik baik saja.?
📲bibi .. tidak tuan,tidak baik.,tuan segeralah datang kerumah sakit ***,karena mbak alexa jatuh pingsan,.
📲 al.. apa..(kaget) baiklah,aku akan segera kesana bik,tolong jagalah istriku.
📲bibi .. baik tuan,tuan juga hati hati..
(menutup telfon)
dengan perasaan yang cukup beraduk,al berlari menuju ruangan fino untuk menghandle pekerjaannya dulu saat itu, hati al serasa teriris mendengar alexa jatuh pingsan,perasaannya semakin bertambah tidak karuan dan memikirkan yang tidak tidak pada alexa,
(al)
fin,lo ambil alih pekerjaanku dulu,aku harus segera kerumah sakit,alexa jatuh pingsan.
(fino)
apa..? yaudah berhati hatilah,aku akan mengurus yang disini,
(al)
Al segera berlari menuju parkir mobilnya,al melajukan mobilnya dengan sangat cepat,bibirnya tak henti hentinya memanjatkan doa untuk kebaikan alexa dan calon babynya,mata yang tadinya berkaca kaca kini sudah menjadi tetesan air mata yang membasahi pipi al.
(dalam hati al)
ya Tuhan,jangan biarkan sesuatu yang buruk menimpa istri dan calon anakku,aku sangat menyayangi mereka,tolong berikan yang terbaik untuk mereka..
al memarkirkan mobilnya dan berlari cepat menuju ruang igd,didepan ruang igd tampak pak diman dan bibik yang masih menunggu hasil pemeriksaan dokter pada alexa,
(al)
bik,pak apa yang terjadi dengan alexa,kenapa bisa seperti ini alexa..
belum sempat pak diman dan bibi menjawab dokterpun keluar dari ruang igd..
(dokter)
keluarga nyonya alexa..
(al)
ya saya suaminya dok,ada apa.? apa yang terjadi dengan istri saya dok..?
(dokter)
tuan maaf,saya benar benar harus mengatakan ini,
istri anda mengalami gagal ginjal,dan ini sudah sangat menghawatirkan, dan jika tidak segera dilakukan tindakan akan sangat membahayakan nyawa istri anda,dan apa istri anda tidak pernah mengeluh sakit misalnya..(menjelaskan panjang lebar)
jlebbbb...hati al bagaikan ditusuk tombak yang sangat tajam dan panas,air matanya seketika langsung menghujani pipinya,tubuhnya melemas dengan sigap pak diman menyangga al dan menguatkannya..
(dokter)
tuan maafkan saya,saya juga harus mengatakan ini, demi menyelamatkan istri anda kita juga harus melakukan kuret kepada istri anda,kita harus segera mengangkat ginjal istri anda yang rusak,jika tidak akan sangat buruk untuk keslamatan istri saya..
(al)
dokter,apa tidak ada solusi lain selain melakukan kuret dan pengangkatan ginjal,(dengan suar lirih dan putus asa)
(dokter)
tidak tuan,itu hanyalah satu satunya jalan untuk menyelamatkan nyawa istri anda,dan ya segera buatlah keputusan,jika sudah segera hubungi saya..(menepuk bahu al dan segera meninggalkannya)
hati al sangat hancur,ia harus kehilangan calon babynya untuk yang kedua kalinya,lebih mirisnya lagi jika ia tidak melakukan ini nyawa istrinyalah yang akan terancam, air mata al terus menerus mengeluarkan air mata,al tertunduk lemas bingung dengan apa yang harus ia lakukan,ia tidak menyangka selama ini alexa menyembunyikan rasa sakitnya itu darinya,al tau betul alexa tidak akan setuju jika ia harus kehilangan calon babynya lagi hanya untuk menyelamatkan dirinya sendiri,
al masuk keruang igd dengan ditemani bibi dan pak diman,al duduk disamping alexa dan memegang erat tangannya.
al terus menciumi punggung tangan alexa,air matanya pun kini membasahi tangan lembut alexa,
(dalam hati al)
ya Tuhan, ujian macam apa ini, kenapa alexa yang harus terus menerus merasakan penderitaan,kenapa bukan aku.
sayang maafkan aku,aku harus benar benar mengambil keputusan sesulit ini,mau bagaimana juga ini harus terjadi demi keslamatan dirimu.maafkan papa sayang..(mengegelus lembut perut alexa)
......******hallo para readers sayang😘,jangan lupa like disetiap episodenya ya,dan jangan lupa tinggalkan komentar,ataupun kritik dan saran kalian setiap selesai membaca ya..dan jangan lupa memberiku bintang 5 ya dan vote serta jangan lupa jadiin novelku cerita favorit kalian..💕*..
"*thankyou😘*************"
*salam hangat"paijopaijem💋*************"