Hate But Love

Hate But Love
episode 95..menggemaskan..



Al menghampiri cepat Alexa,Al membuka pintu mobil dan mendudukkan dirinya disebalah istrinya,sedangkan Alexa kini memalingkan wajahnya dari Al.


Al memanggil manggil Alexa berusaha membujuknya agar tidak marah lagi,tetapi Alexa sepertinya tetap kekeh dengan pendiriannya.


"Sayang.."memegang pundak Alexa.


"Sudah dong jangan marah." menggoyang goyangkan pundak Alexa.


"Bukankah restoran yang biasanya lebih enak,? kita kesana saja ya..?" bujuk Al


Alexa melirik Al dengan tatapan tajam lalu memalingkan wajahnya kembali tanpa mengatakan sepatah kata pun.


Al menghembuskan nafas panjang,"yaudah,ayo kita resto pilihanmu," memegang dagu Alexa.


Saat mendengar pernyataan dari suaminya,wajah yang tadinya musam kini terlihat senyuman kecil dari wajah Alexa.


"Benarkah,hmm baiklah ayo," tersenyum cantik.


Al dan Alexa turun dari mobil dan berpindah kedepan. walaupun dalam keadaan lelah,Al harus menuruti istrinya yang akhir akhir ini memang bertingkah seperti layaknya anak kecil.


Al melajukan mobilnya pelan menuju resto yang di inginkan oleh istrinya,Alexa duduk dengan bergelayutan pada lengan Al,selain bertingkah seperti anak kecil,kini Alexa berubah menjadi lebih manja kepada Al.


"Sayang,aku lagi mengemudi loh," ucap Al tanpa menatap Alexa dan fokus dengan jalanan.


"Memengnya kenapa,? apa aku tidak boleh memegang suamiku sendiri.!?" melepaskan lengan Al,dan kembali duduk dengan tegap.


"hmm,yaa bukan seperti itu maksutku."


"Terserah.! " mengerucutkan bibirnya.


"Astaga,kenapa istriku jadi sangat menyebalkan seperti ini,ada apa dengannya Tuhan.? " gumam Al dalam hati sambil melirik kilas Alexa yang sedang mengerucutkan bibirnya.


Beberapa saat kemudian,setelah cukup lama berada diperjalanan dan bermacet macetan,akhirnya Al dan Alexa sampai direstoran tujuan mereka.


Al turun terlebih dulu dan berlari kecil menuju samping untuk membukakan pintu istri tercintanya.


"silahkan turun tuan putri",mengulurkan tangannya untuk membantu Alexa.


Suasana di restoran itu sangat terasa dingin,karena baru saja hujan yang mengguyur berhenti.


Alexa memegang tangan suaminya yang diulurkannya dan turun dari mobil,Alexa melihat sekeliling karena memang tempat itu baru saja diguyur hujan,jadi terlihat kumuh dan becek.


"Apa benar ini tempatnya.?" tanya Alexa sambil menelisik sekitar.


"Ya benar,ada apa memangnya.? ayolah kita masuk,aku sudah sangat lapar." meraih tangan Alexa dan mengajaknya segera masuk.


"Al.. tunggu.." melepaskan tangannya dari Al.


"Kenapa tempatnya tidak sebagus yang ada difoto,?"


"Kau ini mau makan apa mau melihat tempat,? katamu tadi mau kesini,yasudah ayo kita masuk.?" jawab Al sedikit frustasi,akhir akhir ini Alexa memang membuat Al sedikit kualahan dengam sikapnya.


"Tidak mau.! aku tidak mau. Tempatnya jelek,tidak sebagus difoto.!" mengerucutkan kembali bibirnya.


Al mengusap kasar wajahnya." Terus apa maumu sayang.?"


"Aku nggak mau makan disini." jawab Alexa dengan memelas


"Astaga, terus.?" meraub wajahnya dengan kasar."Sayang kita sudah jauh jauh sampai sini loh,? jangan bercanda deh."


"Siapa yang bercanda,aku tidak bercanda,aku serius Al,ayolah kita pergi. Kita keresto yang biasanya saja deh. ayolah Al,ayo.." bergelayutan dilengan Al layaknya anak kecil yang merengek kepada ayahnya.


"Astaga,dia ini kenapa menyebalkan sekali.!" gumam Al dalam hati." Kau ini,yasudah ayo."


Karena Alexa memang tidak mau makan diresto yang mereka tuju tadi,akhirnya kini Al terpaksa harus menuju resto yang biasanya mereka kunjungi saat makan seafood.


Al tidak habis pikir dengan tingkah istrinya yang berubah sangat menyebalkan seperti itu.


1jam kemudian,


Al menghentikan mobilnya didepan resto seafood langganan mereka. Al turun dan membukakan pintu untuk Alexa.


Al mengajak Alexa duduk disudut resto dekat cendela,Al menyuruh Alexa untuk memesan makanan terlebih dulu karena dirinya ingin ketoilet terlebih dahulu,


"Sayang,pesanlah terlebih dulu,aku seperti biasanya saja,aku akan pergi ketoilet sebentar." ucap Al berlalu menuju toilet


"Oke sayang."


Alexa membolak balikkan buku menu yang disodorkan oleh seorang pelayan resto,Alexa memilih beberapa menu favoritnya dan juga Al.


Pelayan pun mengiyakan dan pergi.


Tidak lama kemudian pelayan datang dan mengantarkan makanan pesanan Alexa.


Malam itu entah kenapa Alexa memesan makanan dengan begitu banyak.


"Sayang,kau memesan makanan segini banyaknya untuk siapa.? Apa tidak berlebihan?"duduk dengan menatap menu menu yang dipesan Alexa


"Tidak,memang ini untuk kita,siapa lagi.?" jawab Alexa menarik ujung bibirnya hingga terurai senyum simpul manis disana


"Sebanyak ini.?" tanyanya lagi


"Apa kau keberatan.?"


"Bukan seperti itu,tapi kalau tidak habis bukankah malah sayang.?"


"Siapa yang bilang tidak habis,aku akan menghabiskannya,kau tenang saja sayang." jawab Alexa


Al menghela nafas pelan dan mengajak Alexa untuk segera makan,saat Al mengajak Alexa untuk segera makan,Alexa hanya terdiam dan malah melihat Al yang sedang makan dengan tersenyum kecil.


Al melirik alexa."Ada apa,katanya kau akan menghabiskan semua ini,cepatlah.,"


"Apa mau kau menyuapiku??" tanya Alexa penuh harap


"Hmm,kenapa kau jadi manja seperti ini sayang?" menggeser kursinya hingga berdekatan dengan Alexa. "Sungguh menggemaskan dan menyebalkan." mencubit kedua pipi alexa dengan gemas.


"Yasudah,kau mau makan yang mana dulu,biarkan aku menyuapimu.?"


"Terimakasih sayang." tersenyum cantik."yang ini," Alexa menunjuk salah satu piring yang ada didepannya.


Al segera mengambil menu yang dipilih oleh Alexa,Al menyuapi istrinya dengan sangat telaten. Alexa menikmati suapan demi suapan yang diberikan oleh suaminya dengan lahabnya.


Kini Al sudah menyuapi Alexa untuk menu yang ke3.


Al merasa aneh dengan pola makan Alexa yang semakin banyak,


"Apa sudah kenyang.?" tanya Al sambil mengusap bibir Alexa dengan tissue


"Belum. Setelah itu,yang ini ya sayang."


menunjuk 1 piring yang masih berisi menu utuh.


"Sayang,udah dong. Kau sudah banyak sekali makan,aku takut nanti kau mual lagi,"


"Tidak akan,ayo cepatlah."perintah Alexa sambil menggerak gerakkan pelan lengan Al.


Beberapa menit kemudian,menu yang telah dipesa Alexa telah habis dimakannya,Alexa mengelus perutnya merasakan kenyang. sedangkan Al masih menikmati makanannya,karena ia tadi lebih memilih menyuapi Alexa terlebih dulu. Al melihat istrinya yang nampak sumringah dengan meminum coklat kesukaannya.


"Apa sudah kenyang.? tanya Al sambil mengunyah makanannya.


"Sangat.."


"Hukkk.."menutupi mulutnya dengan kedua telapak tangannya.


Alexa berdiri dan langsung dengan cepat berlari menuju toilet. Alexa menuju salah satu toilet dan langsung memutahkan semua makanan yang ada didalam perutnya. Alexa memegangi kepalanya yang sangat terasa berat. Dengan langkah lemas,Alexa berjalan keluar dengan wajah yang sedikit terlihat pucat.


Al yang melihat istrinya berlari cepat langsung meletakkan sendok yang dipeganginya dan langsung mengejar Alexa. baru saja Al sampai ditoilet,ia sudah melihat Alexa keluar dari toilet dengan langkah yang sedikit sempoyongan.


"Kau kenapa.?" memegangi kedua pundak Alexa.


"Entahlah,tadi perutku sangat mual,dan akhirnya aku memuntahkan kembali makanan yang masuk keperutku,"memegangi perutnya.


"Sayang,kepalaku sangat pusing,bisakah kita pulang sekarang.?"


"Tentu,ayo. "mengajak Alexa kembali duduk dimeja mereka. "Tunggulah,aku akan membayar tagihannya terlebih dulu,setelah ini kita harus pergi ke Rs. Kau harus memastikan keadaanmu.?"


"Aku tidak mau,aku mau pulang dan tidur.!" jawab Alexa merajuk


"Jangan membantah.!" jawab Al


"Aku tidak mau ya tidak mau,! jangan memaksaku.!"


Al menghela nafas panjang. "Baiklah,terserah kau saja. Tunggulah aku akan membayar sebentar,"berlalu menuju kasir.


Setelah selesai membayar,Al membantu Alexa berdiri dan membantunya berjalan menuju mobil. Disepanjang perjalanan,Alexa memejamkan matanya dan tertidur dengan pulasnya. Al yang melihat kondisi istrinya sangat merasa resah dan was was,ia tidak mau hal buruk terjadi kembali kepada istrinya.


" Kenapa setiap habis makan Alexa merasa mual dan akhirnya memuntahkannya kembali,haahhhh.. ini sungguh sangat membuatku bingung. Dokter bilang kondisi badannya sudah kembali pulih, sebaiknya aku bertanya kepada dokter". gumam Al sambil terus mengemudikan mobilnya.


.


.


.


.


.jangan lupa like,komen dan vote kalian ya💕


terimakasih banyakk💋💋