
setelah itu ia rebahkan tubuh nya dan sang istri di atas tempat tidur dengan posisi memeluk wanita itu.
angela wanita itu terlihat pasrah dengan perlakuan suaminya. dalam situasi begini instingnya berkata bahwa ia harus diam dan cukup mengikuti saja perlakuan suaminya.
pria itu andrian memejamkan matanya, sekilas orang akan melihat pria itu sedang tertidur tapi fakta nya tidak lah begitu karena tangan nya seperti nya tidak bisa tinggal diam, sekarang ia sudah berkelana menjelajahi hampir seluruh tubuh istri nya, dan berhenti cukup lama di bagian yang ia sukai bermain-main di sana. hingga membuat angela melenguh karena nya.
andai saja ia tidak masih merasa bersalah pada pria itu, mungkin saja ia sudah komplain dari tadi karena ketidak sopanannya. sehingga ia memilih diam memasrahkan tubuh nya di jamah sesuka hati oleh pria itu. padahal andrian itu suaminya sendiri jadi sopan dari mananya.
setelah puas bermain andrian membuka mata nya dengan senyum licik ia mulai mendukung istrinya "aku akan hukum kamu karena kenakalan kamu ya" ucap andrian melanjutkan aksinya lebih liar lagi
dan angela hanya bisa menggigit bibir bawah nya, menikmati hukuman sekaligus kenikmatan yang di berikan suaminya itu.
hari ini seperti janji andrian kembali ia meminta jatah doble pada istri nya, jika yang pertama adalah hukuman yang berikutnya adalah lanjutan yang kemarin tertunda juga pengganti karena beberapa waktu ini mereka tidak bertemu.
menjelang subuh andrian baru mengakhiri kegiatan panas mereka setelah angela merengek minta di akhiri karena merasa sudah sangat lemas. walau tidak rela akhirnya andrian menyudahi nya setelah mereka sama-sama melakukan pelepasan, karena tidak tega melihat istrinya itu.
"thanks you honey " ucap nya mengakhiri kegiatan mereka.
"hmmmm.. " ucap angela jutek, seperti nya walau sudah sangat kelelahan tapi sikap jutek nya masih bisa terlihat.
andrian yang melihat nya hanya tersenyum menanggapi istrinya "maaf ya" ucap nya memeluk sangat istri "hmmmm" ucap angela lagi tanpa berniat memberi tanggapan lainnya karena ia sudah sangat kelelahan dan sekaligus kesal terhadap suami itu.
bagaimana mungkin padahal pria itu sibuk bekerja sedari pagi, tapi saat melakukan itu padanya ia masih saja memiliki tenaga bahkan terkesan tidak ada habisnya, angela saja rasanya tidak sanggup lagi. mungkin jika tadi ia tidak merengek suaminya itu masih akan menggempur nya entah berapa ronde lagi.
"kamu kan tau, aku sudah menahan nya cukup lama, dan kemaren itu hanya pemanasan saja. sekarang baru deh yang sesungguhnya nya, tapi aku justru kalap dan rasa nya tidak bisa berhenti" ucap andrian menjelaskan.
"aku capek mau tidur " ucap angela tidak ingin mendengar penjelasan suaminya
"hais " gumam nya, "ya udah, gih tidur biar fresh, besok kita bisa lanjut lagi" ucap nya menggoda sang istri, walau tau angela sedang kesal tapi ia sama sekali tidak terpengaruh justru di mata andrian yang jarang melihat istri nya itu merajuk, saat ini istrinya sangat menggemaskan jika tidak kasihan pada istrinya mungkin saat ini ia akan kembali menyerang nya.
angela yang sudah memejamkan mata tapi belum tidur itu tidak menanggapi ucapan suaminya, ia tau pria itu hanya sedang menggodanya, dan jika saja ia sampai terpancing justru andrian pasti akan sangat senang. sehingga ia memilih menulikan telinga nya dan melanjutkan tidur nya.
keesokan harinya, angela terbangun dan mendapati andrian sudah tidak berada di sana.
di lirik jam yang ternyata sudah tidak lagi pagi "ini karena andrian, aku sampai kesiangan" omel angela lalu berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
setelah selesai mandi dan berganti pakaian lalu berdandan natural angela keluar kamar mencari keberadaan suaminya , walau kemaren sempat kesal pada pria itu tapi hal itu sedikit pun tidak mengurangi rasa cinta nya. buktinya ia sudah merasa kehilangan saat bangun tidak mendapati suaminya disisi nya.
di dapur
"honey kamu sudah selesai mandi" ucap andrian saat melihat istrinya ikut duduk disebelah nya. rupanya tadi saat angela masuk ke kamar mandi andrian sempat menengok nya kesana untuk melihat wanita nya sudah bangun atau belum.
"hmmmm" ucap nya seperti biasa
"sarapan dulu honey" ucap andrian menyodorkan sepiring nasi goreng lengkap dengan berbagai macam pelengkap di atasnya seperti seafood, kerupuk, telur mata sapi , sosis dan taburan bawang goreng.
"hmmmm... rangkap makan siang ya " ucap angela, mengingat hari yang sudah mendekati siang dan porsi makan nya yang sebilang porsi doble menurut angela.
"bisa jadi " biar kamu lebih bertenaga kerena setelah ini kita.... "ucap andrian tidak melanjutkan kalimat nya tapi mengedipkan sebelah mata nya menggoda sang istri.
angela pikiran nya sudah berkelana membayangkan ucapan andrian lalu kemudian bergidik sendiri membayangkan nya tapi jauh dari lubuk hatinya yang paling dalam wanita itu juga bahagia menikmati setiap perlakuan dan kasih sayang yang di berikan suaminya.
"ngel makan , kamu lagi ngelamun apa? " ucap andrian padahal ia tahu istri nya terpengaruh oleh ucapan nya tadi.
"hmmmm... " ucap angela sambil menyuap makanan kedalam mulut nya.
saat angela mulai mengunyah makanan nya, ia membulatkan mata lalu melihat kearah andrian "sayang ini kamu yang bikin" tanya angela karena ia hafal betul rasa dari masakan suaminya itu, tapi masih sedikit tidak percaya karena pria itu sangat jarang bersedia menunjukkan kemampuan nya, hanya ketika mereka berdua saja andrian biasanya bersedia memasak untuk mereka. tapi disini mereka kan tidak berdua saja bi anik ada di rumah dan biasanya beliau yang memasak untuk mereka.
"kenapa kamu gak suka " tanya andrian cuek.
"hais, tumben?. bi anik mana? " angela
"ow bibi tadi izin setengah hari ada urusan keluarga" Jawab andrian.
angela yang tadi duduk berseberangan dengan andrian kini berpindah posisi di samping suaminya itu "sayang thankyou, ini enak! dan kamu tau kan aku paling suka masakan kamu" ucap angela sambil memeluk suaminya dari samping tidak lupa ia juga mencium salah satu pipi suaminya.
andrian yang melihat respon luar biasa dari istri juga tidak kalah bahagia. "yaudah sekarang kamu lanjut makan gih, atau mau aku suapin? tapi nanti bayaran nya doble ya " ucap andrian tidak bosan menggoda istrinya
"hais kalo gitu gak usah di suapin, dan ini makanan nya kamu ambil lagi saja! " ucap angela mendorong nasi goreng buatan suaminya "dasar pamrih" ucap nya lagi.
"ya walau kamu kembalikan aku juga tetap bakal minta bayaran nya, kan udah di coba jadi ini terhitung makanan sisa" andrian
"astaga " gumam angela "ia tarik kembali makanan itu dan mulai melahap nya sambil terus bersungut-sungut.
andrian yang dari tadi tidak melepaskan ponsel nya itu dari pandangan nya melirik angela sambil tersenyum licik