Five In Group Story

Five In Group Story
mode kesal on



Angela kembali membuka laptopnya saat kembali ke kamar , mengecek beberapa berita dan info terkini. juga tentunya menyelesaikan beberapa hal yang perlu ia urus.


semua pekerjaan Angela telah selesai dari tadi dan ia bahkan masih sempat membuka sosial media dan juga menonton beberapa video lawakan tapi Andrian juga belum kembali.


pukul setengah sepuluh malam Andrian baru kembali kerumah , setelah itu Angela meminta ia untuk membersihkan dirinya dan mereka akan makan bersama , tentunya masakan hasil buatan Angela tadi.


sebenarnya Adrian tadi sudah makan malam saat ia meeting terakhir kali di sebuah restoran bintang lima , tapi karena tidak ingin mengecewakan Angela apalagi info yang ia dapatkan Angela sendiri yang memasak untuk makan malam merek. dan wanita itu pasti juga belum makan hingga saat ini.


"baiklah honey kamu siap kan dulu makanan nya , nanti aku akan menyusul setelah membersihkan diri"Andrian


meja makan


lima belas menit setelah Angela keluar kamar , disusul oleh Andrian yang sudah terlihat segar menyusul nya.


"kita makan sekarang ngel?"Andrian


"ah ya"ucap Angela yang tidak melihat kedatangan Andrian lalu ia membantu mengambil kan makanan untuk suami nya itu


saat tengah asyik menikmati makan malam mereka "honey , I am sorry!" Andrian


"hah"tanya Angela tidak mengerti


"no problem"ucap Angela acuh , karena memang ia tidak merasa kesal sama sekali "makanya lain kali , kalo istri bicara itu di dengerin"lanjutnya kembali dengan tampang jutek , mode kesal on "kerja itu Jangan malas , kemaren sudah off masa hari ini masih mau off lagi. Untung tadi kamu hanya istirahat setengah hari kalo sampai benar hari ini juga istirahat seharian. besok kamu jangan berharap bisa pulang di jam segini" Angela


sedangkan Andrian Hanya tersenyum mendengar Omelan istrinya . "bukan nya malas ngel , tapi aku juga punya pekerjaan penting bersama dengan kamu"ucap nya. yang justru semakin memancing kekesalan istrinya.


Angela melanjutkan kembali makan nya tanpa sedikitpun bicara dengan Andrian , pria itu sekarang sudah semakin pintar. jika ia sampai menjawab kembali ucap pria itu sudah di pastikan ia akan memiliki banyak sekali jawaban absurs yang akan semakin membuat ia sakit kepala di buat nya dan tidak jarang juga akan malu sendiri.


mungkin karena merasa sudah menikah jadi Andrian tidak lagi pernah memfilter ucapan nya. ia akan langsung menyampaikan apa yang ia rasakan , termasuk dalam masalah pribadi yang sifatnya intim.


terkadang Angela pernah berpikir apa benar lelaki yang sudah menikah semuanya seperti ini , akan sangat terbuka bahkan dalam urusan ranjang terhadap istrinya.


ia bisa meminta dan membicarakan hal ini seperti hal yang biasa terjadi , padahal wanita akan merasa sangat malu jika hal seperti ini dibahas kembali walaupun itu di lakukan oleh mereka berdua saja tanpa adanya orang lain.


setelah makan malam selesai , mereka memutuskan untuk kembali ke kamar. karena Andrian yang merasa sudah sangat lelah.


di kamar


Andrian langsung menghempaskan tubuhnya di atas kasur , dengan posisi tengkurap "aku lelah ngel "ucap nya dengan suara yang nyaris tidak terdengar


"istirahat lah , jika kamu lelah "ucap Angela yang sudah duduk di samping pria itu. terlihat ia mulai memijat tubuh suaminya