Five In Group Story

Five In Group Story
mengantar pulang



Andrian yang mendengar cerita dari angela pun terkesiap walau awal nya ia sedikit kesal karena jika saja tadi saat di sana Angela meneriakinya mgkin ia tidak akan kehilangan dompetnya saat ini yang di dalamnya bukan hanya berisi uang tetapi juga kartu-kartu penting yang mengharuskan mengurus semuanya kembali satu persatu , tetapi di sisi lain ia juga merasa bisa memaklumi sikap gadis remaja masih duduk di bangku SMP itu .dan sekaligus merasa terharu akan kebaikannya yang bersedia naik kendaraan yang sama dengan nya walau arah rumah mereka berbeda.


setelah sekian lama diam dan hanya sebagai pendengar akhirnya Andrian pun mulai membuka suara.


"hmmmmmm , sudah lah tidak perlu merasa bersalah begitu , semuanya sudah terjadi tidak ada lagi yang perlu di sesali mungkin awalnya jujur aku merasa sedikit kesal dgn kamu Angela tetapi aku maklum dan juga tidak bisa menyalahkan mu sepenuh nya mgkin ini memang sudah takdir ku , kita ambil saja hikmah baik ny , seperti sekarang jika aku tidak kehilangan dompetku mgkin aku tidak akan bertemu gadis cantik seperti mu" canda nya.


"hehehe kamu bisa saja ndrian " balas angela dengan wajah tersipu malu .


" tapi walau begitu aku tetap ingin meminta maaf pada mu sekali lagi tlg maafkan aku andrian" Angela.


" tidak masalah aku sudah memaafkan kamu angel , tlg jangan di pikirkan lagi bukan kah sudah akuk katakan ambil saja hikmahnya " kata Andrian lagi sambil tersenyum janaka.


setelah cukup maaf-maafan nya , Andrian pun menanyakan alamat rumah Angela karna cerita yang ia dapat dari angela bahwa rumahnya tidak lah di sekitaran sama , Angela pun memberitahu Andrian dan Andrian juga berinisiatif untuk mengantar angel , sebelum itu ia terlebih dahulu mengajak angel k bengkel langganannya yang berada tidak jauh dari lokasi mereka saat ini kebetulan sebelum berangkat tadi ndrian menyempatkan mengantar motornya ke bengkel ,walau awalnya angel menolak karna merasa tidak enak tetapi ndrian memaksanya dgn alasan ingin berterima kasih karna tadi sudah membayar ongkos nya. jadi mau tidak mau pun angel akhirnya menerima tawaran Andrian.


di bengkel" bang motor saya sudah beres belum" tanya Andrian kepada montir di bengkel langganannya.


sambil menoleh " eh Lo Drian , udah dong masa belum kata begitu doang mh gampang cepet mah selesainya"montir


"ok makasih bg , saya ambil ya"Andrian


"iya sama-sama , ok2 Lo ambil aja ada di samping tuh , sambil menunjuk arah kanan nya"montir


"hmmmmm , tp soal bayaran belakangan ya bang , sorry ni saya baru habis kecopetan dompet saya hilang , ini juga baru plg belum sempat kerumah jadi gak bawa uang , boleh gak nih bg"ndrian


"hehehehe"hanya itu balasan Andrian tmpa ada niatan untuk mengiyakan atau menidakkan entah apa maksudnya.


setelah andrian mengambil motornya iapun mampir sebentar kerumahnya untuk mengambil helm utk ia dan Angela , lalu mulai melajukan motornya ke rumah Angela sesuai arahan di empunya rumah.


di perjalanan mereka yang notabennya baru kenal tidak lh terlihat seperti orang baru kenal karna mereka sudah sangat akrab dan sibuk mengobrol dan bercanda sepanjang perjalanan.


sesampainya di gang komplek rumah angel , angel pun meminta Andrian untuk mghentikan motornya lalu kemudian ia turun dari motor tersebut , karena Angela memang tidak suka membawa orang lain k rumahnya apalagi itu laki-laki ,ia takut tetangga sekitar akan bicara yang tidak-tidak tentang dirinya. *maklum aja mak-mak komplek ๐Ÿ˜Ž , mulutnya sama tajamnya dengan nitijen yang maha benar karna mgkin memang merekalah salah satu netijen itu๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†.


" Drian akun turun di sini aja ya" , kata angel saat motor sudah berhenti di gang depan komplek.


"memangny sudah sampai ya? bukanny tadi kamu bilang rumahnya kamu di dalam komplek ini ya? lah ini kan baru d simpang komplek nya? kanapa malah turun disini?udah gak papa GK usah sungkan biar akun antar sampai depan rumah , klo perlu depan kamar sekalian" canda Andrian


"hmmmmm , bukan gitu maksud aku Drian aku cuma gak enak aja Ama yang lain , klo pulang di ntar cowo lagi , ntar apa kata tetangga๐Ÿ˜”" Angela


"ow begitu ok deh gak papa disini aja kalo gthu , walau sebenarnya aku sedih Lo padahal mau tau rumah kamu , jadi ntar klo ngapel kan enak udah tau rumah nya , hehehehe"Andrian


"hahahaha , ndrian kamu becanda Mulu" , kata Angela yang memang tidak terlalu serius menanggapinya.


setelah selesai mengobrol angela meminta Andrian untuk segera melajukan motornya karena ia juga akan pulang kerumahnya. tetapi sebelum itu mereka pun memyempatkan untuk saling bertukar no handphone.