
Andrian segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya yang sudah terasa lengket.
setelah selesai ia kembali keatas ranjang , dilihat Angela masih dengan pakaian yang tadi
"ia mungkin tidak akan nyaman tidur dengan pakaian itu"gumam Andrian
Andrian kembali masuk ke kamar mandi entah apa yang dilakukan nya tapi tidak lama setelah nya ia kembali membawa dengan membawa handuk kecil yang seperti nya sudah di dibasahi terlebih dahulu.
ia berniat mengelap tubuh istrinya. setelah selesai ia ganti pakaian wanita itu dengan baju tidur.
"selesai"ucap nya dengan menarik nafas panjang , tanda merasa lega.
"night honey "sambil mencium dahi istrinya , lalu mulai merebahkan diri disisi wanita itu sambil memeluk nya erat.
pagi hari , Angela terbangun lebih dulu.
saat membuka mata hal pertama yang ia lihat adalah suaminya.
senyuman nya langsung mengembang. dilirik jam dinding yang sudah menunjukkan pagi hari "sepertinya aku ketiduran semalam"gumam Angela. sambil terus menatap suaminya. kali ini tangannya ikut membelai wajah pria yang tengah terlelap.
puas menatap suaminya , akhirnya Angela memutuskan untuk bangun. ia segera masuk ke kamar mandi dan membersihkan tubuh nya.
setelah selesai mandi , Angela melihat Andrian yang masih tertidur dengan pulas nya. tidak ingin mengganggu ia segera pergi keluar.
dapur , adalah tujuan Angela saat ini. saat wanita itu sampai di dapur semua orang merasa terkejut , pasalnya istri majikan nya selama berkunjung kemari bisa di katakan tidak pernah sekalipun memasuki dapur apalagi ini di pagi hari.
"hmmmm.... begini saya berencana untuk membuat sarapan sendiri hari ini , boleh kan"tanya Angela dengan ramah.
"maaf nyonya , tapi kenapa? apa anda tidak suka dengan masakan yang di siapkan koki , katakan saja seperti apa makanan yang anda inginkan biar kami siapkan"pelayan
"bukan begitu , saya bukan pemilih dalam dalam makanan , tapi karena saya sedang ingin memasak saja"ucap Angela , lalu berjalan gontai ke arah kulkas berniat mengambil bahan-bahan masakan yang di perlukan nya.
"nyonya tapi , tuan mungkin..."ucap nya masih terus mengikuti Angela.
Angela yang mendengar ucapan pelayan tersebut menghentikan langkah nya lalu berbalik menghadap pelayan tersebut. sementara pelayan itu sudah menundukkan pandangan nya , tidak berani menatap wanita itu.
"kenapa? , Andrian akan marah maksud kamu"ucap Angela sambil terus menatap tajam pelayan di depan nya.
pelayan itu hanya terdiam tidak tau harus menjawab apa , tapi sikap diam nya itu di anggap Angela sebagai pembenaran dari ucapan nya.
"tenang saja , hal itu tidak akan terjadi. apapun yang ingin saya lakukan majikan kamu tidak akan bisa menghentikan nya"ucap Angela sombong
"dari pada kamu sibuk memikirkan hal itu lebih baik kamu membantu saya menyiapkan bahan yang di perlukan"lanjut Angela yang di angguki oleh pelayan tersebut.
karena hari ini Angela memutuskan untuk memasak sendiri , maka selain pelayan yang bicara dengan dirinya tadi tidak ada lagi yang boleh berada di dapur.
hanya sekitar 30 menit saja Angela berada di dapur ,dan sarapan yang di buatnya sudah siap. karena ia hanya ingin memasak sesuatu yang simpel dan praktis maka nasi goreng adalah pilihan nya.