
" kuy kalian dimana , sibuk nggak?" setelah urusan dengan vino selesai , Angela memilih meninggalkan restoran tersebut. di perjalanan , karena merasa malas kembali ia menghubungi sahabat karib nya melalui via chat group yang berisi 3 orang yaitu Angela , Fanny dan Ella
"biasa lagi rebahan gue" Fanny
"gue kerja! kenapa , lagi nyantai lo? , ke tempat gue aja! Ella
"gue sih Yes , Fanny Lo gimana?" Angela
gue lebih yes , itu yang gue tunggu. jadi orang sibuk Lo sekarang , gue yang pusing ngel" fanny
"ok , kalo gitu Lo siap-siap , gue ketempat Lo sekarang!"Angela yang di balas emoji hormat oleh fanny
"gue tunggu" Ella
setelah itu , Angela langsung melakukan kendaraan nya menuju rumah Fanny.
sesampai nya di sana ternyata Fanny sudah selesai bersiap dan saat ini sedang menunggu Angela di depan rumah nya.
"tin...tin..."
"cie.... mobil baru nih , senang benar jadi nyonya sultan" ucap Fanny saat menaiki mobil Angela.
"ow iya dong , hidup itu dinikmati! " ucap Angela sombong sambil mengibaskan rambutnya , lalu tertawa.
"sombong Lo" fanny
"bodo , sama Lo itu wajib Sombong" ucap Angela lalu kembali menekankan kata " wajib Sombong , catat" Angela. lagian Lo punya teman kayak gue juga bangga kan , songong lagi" lanjut nya.
" aelah..."ucap fanny sambil memutar mata jengah tapi sesaat kemudian ia juga membenarkan ucapan sahabat nya itu , lalu mereka tertawa bersama.
setelah puas tertawa Angela melajukan kendaraannya ke coffe shop tempat Ella bekerja.
"kuy.." ucap fanny melambaikan tangan nya memanggil Ella di meja barista , saat mereka sampai di sana.
Ella hanya memberi isyarat , meminta mereka santui dan menunggu , karena ia sedang melayani pelanggan.
"hai guest , masih hidup Lo pada?" ucap Ella saat ia sudah berada di dekat para sahabatnya , lalu tertawa terbahak.
"emang teman laknat Lo ya la " Fanny.
"la ini satu teman gue yang suka rebahan , Angela nggak kesini dia nya juga nggak pernah nongol."Ella
"karena gue suka rebahan neng , makanya dompet gue sekarang suka rebahan juga" ucap Fanny lesu. Fanny satu-satunya di antara mereka yang masih belum bekerja , ia baru lulus kuliah beberapa bulan lalu , dan saat ini sedang mencari-cari pekerjaan.
"nah nih , Lo punya teman pengusaha , kenapa nggak di manfaatkan neng? , ngel Lo nggak ada niat apa buat bantuin teman Lo yang satu ini , apa gitu. atau Lo minta dia kerja di bisnis Frozen food milik Lo aja ?" Ella
"kalo gue sih ok , tapi masalah nya ni anak mau nggak kerja di tempat gue?" ucap Angela melirik pada fanny , begitu pun dengan Ella ia ikut menyimak dan menunggu jawaban dari sahabat nya yang satu ini.
Fanny merupakan yang paling pintar di antara mereka bertiga sejak masa sekolah dulu. dalam hal pelajaran nilai nya selalu bersaing dengan Angela walau tetap pada akhirnya dia yang lebih tinggi sedikit , begitu pun dengan Ella.
dalam teori dan pelajaran Fanny memang selalu unggul tapi dalam praktek ia nol , kenapa ?. alasannya adalah karena ia belum mencoba dan juga takut untuk mencoba. ini adalah masalah terbesar yang di hadapi oleh mungkin kebanyakan anak muda zaman sekarang.
mereka merasa bangga dengan ijazah yang dimiliki nya , sehingga punya impian yang besar pula tapi tidak ingin merintis nya dari nol. mereka ingin langsung bekerja di tempat bagus dan besar dengan gaji yang juga pasti tidak kalah besar . padahal semua itu pasti ada proses nya.
bahkan sebenarnya ada alternatif lain yang bisa di lakukan jika belum mendapat pekerjaan sesuai dengan kompetensi kita , yaitu mulai membuka usaha sendiri , dan semoga di masa depan berharap juga bisa memberi lapangan pekerjaan bagi orang lain.
tapi Balik lagi mereka takut mencoba dan belum siap menanggung resiko nya , mungkin hal ini terjadi karena mereka selama ini hanya belajar teori saja tapi tidak sejalan dengan praktek nya. andai saja semasa mereka mengenyam pendidikan ada praktek-praktek bisnis secara langsung yang di berikan mungkin mereka tidak akan segamang ini.
"woi , bengong Lo , gimana? " Ella
"hmmmm..." Fanny masih tampak berpikir , ragu untuk menjawab.
" gini deh fan , sebenarnya menurut gue eh salah kami deh. Lo itu pintar cuma untuk mengahadapi Dunia nyata dan dunia kerja Lo itu masih ragu dan Takut karena belum pernah mencoba saja. sekarang Lo pikirin deh baik-baik , tentang tawaran gue tadi. usaha gue sih emang gak gede dan nggak sesuai sama keahlian Lo , tapi untuk Lo coba belajar sih masih ok , sebelum Lo dapat kerjaan yang jauh lebih bagus. dari pada ini Lo cuma tiduran Mulu dirumah , makan trus tidur lagi. lama-lama kebo Lo" Angela.
"ok deh kasih gue waktu ya ngel , buat mikirin nya. Lo kan tau gue putar cuma dalam pelajaran pelaksanaan nya masih kalah sama kalian berdua " ucap sendu fanny.
"iya kita tau kok , makanya sebagai teman yang baik , kita ngingetin Lo , dan juga ngasih semangat tentu nya" Angela
"yoi , btw pake acara melow Segala. sampe lupa gue tanya pesanan kalian " Ella.
"hahahaha , sebenarnya gue udah mikir kesana dari tadi la , haus gue. tapi karena pembicaraan ini kan nggak mungkin gue masih sempat minta minum ke elo , yang ada gue di semprot kalian berdua" ucap fanny cengengesan.
Ella yang mendengar ucapan sahabat nya yang satu ini hanya bisa memutar mata jengah , sedang kan Angela sudah tertawa kecil
"ok kalian mau pesan apa ?" Ella
"coffe latte gue " Fanny
"kalo gue coffe latte , moccha latte , Chocolate , red Velvet" Angela
"buset ngel mau ngapain Lo , banyak banget pesanan Lo " Ella.
"hehehehe... nggak gue pesan semua nya juga kali la , gue cuma lagi pengen minum menu yang itu , tapi kan gak mungkin semua nya jadi gue lagi mikir pilihan gue sekarang dari empat pilihan yang ada " ucap Angela
Ella yang mendengar ucapan absurs teman nya ini kembali memutar matanya , setiap bertemu para sahabat nya memang dirasa selalu menyusahkan nya , bahkan lebih parah dari pelanggan nya yang lain.
"Untung Lo teman gue , jadi apa pilihan Lo sekarang?" Ella
"hehehehe... gue bingung la , gue suka semua soalnya. jadi Lo aja yang nentuin dari 4 pilihan gue Lo lagi mood bikin yang mana jadi itu aja buat gue" Angela
"astaga , ngel Lo beneran nyusahin gue ya. ok gue bikin sesuai mood gue ya , dan Lo nggak boleh komplen" setelah itu Ella meninggalkan meja sahabat nya dan pergi ke meja barista Untuk menyiapkan kopi permintaan mereka.
setelah pesanan Angela dan Fanny siap , Ella kembali ke meja teman nya lalu pergi lagi karena ia masih bekerja jadi tidak bisa selalu menemani teman nya. ia akan kembali setelah sedikit santai dan begitu seterusnya.
Angela dan Fanny mereka terus mengobrol santai , tentang apa saja tapi lebih banyak gibhah nya seperti nya , membicarakan tentang teman sekolah mereka dulu tak jarang juga bernostalgia semasa mereka sekolah.
seperti mimpi dulu masih sekolah tapi sekarang mereka sudah harus menata masa depannya sendiri-sendiri.