Five In Group Story

Five In Group Story
pernikahan



"cie siapa Tan pacar nya ya " ucap salah satu keponakan Angela


"berarti sekarang Tante gak jomblo lagi donk " ucap keponakan Angela lainnya yang diiringi dengan gelak tawa


"Tio"ucap papa Angela yang seketika berhasil membungkam mulut keponakan nya


tak lama berselang papa meminta salah seorang membawa anak-anak keluar sehingga hanya tersisa orang dewasa saja


di ruangan itu sekarang ada papa , ketiga saudara Angela beserta pasangan mereka dan Angela juga Andrian


" kamu sudah lama mengenal Angela Andrian ?"


"sudah om !"jawab Andrian


"berapa lama?"


"semenjak kami masih berusia belasan om!"


"kalian punya hubungan"


setelah mendengar pertanyaan seperti itu Andrian terdiam dan melirik kearah Angela mencari tahu jawaban apa yang harus di katakan , ia merasa bingung di satu sang kekasih di sisi lainnya calon mertua , jika ditanya hatinya ia ingin sekali mengatakan bahwa Angela kekasih nya sekaligus meminta restu dari keluarga pujaan hatinya syukur-syukur di terima ia akan langsung melamar Angela saat itu juga dan menjadikan Angela miliknya


tapi Andrian tau bahwa semua itu tidak lah mereka mudah menghadapi sang kekasih saja tidak mudah apalagi keluarga nya


"Andrian "


"eh ia om ,maaf saya melamun "ucap Andrian merasa tidak enak


"sekarang apa kamu sudah bisa menjawab pertanyaan saya"papa


"hmm " kembali melirik Angela


"iya om sebenarnya saya dan Angela kami sudah menjalin hubungan sejak kami masih remaja dan maaf walau begitu saya bahkan tidak sekalipun mengunjungi anda secara pribadi "ucap Andrian tulus


setelah nya terjadi jeda cukup lama , sampai akhirnya Angela angkat suara "pa"


sang papa menoleh pada putri bungsunya ,mungkin benar apa kata sebagian orang bahwa anak bungsu itu lebih dimanja seperti itu lah pendapat para saudara Angela yang lain , rasanya dulu mereka tidak setegang ini saat memperkenalkan kekasih nya kepada sang ayah


setelah melihat sang putri pandangan tertuju pada sosok yang sangat dicintai sang putri "jadi apa rencana kamu sekarang?"


"maksud om!"


papa hanya melotot tanpa niat menjawab ucapan Andrian "hmmmm , maaf maksud saya jujur saja saya sangat serius dengan Angela bahkan jika om izinkan saya berniat meminta restu dari om dan keluarga untuk menjadi kan angela sebagai istri saya tapi saya tidak membuat persiapan apapun sehingga saya takut om menganggap saya tidak serius "


"lalu kenapa kamu tidak mempersiapkan semuanya"papa


.


mendengar ucapan sang papa Andrian hanya bisa tertunduk merasa bersalah tapi sepersekian detik kemudian ia tersadar lalu melihat dengan seksama wajah calon mertua "maksud om.....maksud om saya boleh ngelamar Angela begitu!"ucap nya merasa tidak percaya sementara Angela tampak diam saja tampak berniat berkomentar dan Andrian menyadari nya


"tapi om seperti nya.....!"


"kenapa kamu tidak setuju ?"


"bukan begitu om , tapi bukan kah pendapat Angela disini juga penting !"ucap Andrian sambil melirik Angela


"hais baik lah saya saya beri kalian waktu 2 hari untuk memutuskan kan "


setelah sidang ala papa selesai semua orang akhirnya kembali kekediaman masing-masing kerena mereka semua sudah tidak tinggal satu atap lagi terkecuali kakak sulung Angela yang masih tinggal bersama mereka untuk mengurus sang papa , semenjak mama meninggal kakak secara alamiah langsung menempati posisi sebagai pengganti mama mengurus papa bahkan setelah ia menikah sementara saudara nya yang lain semua sudah punya rumah masing-masing


setelah sampai rumah Angela masuk ke ruang kerja sang papa"tok tok , pa boleh angel masuk "


"masuk sayang" papa


"pa angel mau bicara , mengenai yang tadi "ucap Angela


mendengar ucapan putri bungsunya papa hanya menoleh menunggu lanjutan ucapan putri nya


"apa menurut papa semua nya tidak terlalu cepat "


papa menautkan alisnya mendengar ucapan angel


"hmm maksud Angel mengenai lamaran tadi , papa kan baru kenal Andrian apa tidak sebaiknya....."


"apa dia yang meminta kamu mengatakan nya?"


menggeleng "nggak pa , Andrian gak ngomong apa-apa?"


"lalu"


Angela hanya menunduk tak lagi melanjutkan ucapannya nya


"sudah papa duga kamu pasti akan menanyakan ini , dan dari apa yang kamu ceritakan kemaren papa sudah bisa menarik kesimpulan nya Angela "diam sesaat


"sebenarnya apa lagi yang kamu pikirkan hmm , bukan kah kamu menyukai dia dan menurut kamu tidak akan ada Andrian kedua atau berikutnya yang akan seperti dia yang mengerti kamu dan papa meminta kamu membawa dia tadi Hanya ingin memastikan apakah benar dia seperti yang kamu katakan lalu sekarang apalagi masalah nya "


"Angel belum siap pa"ucap Angela lemah sambil menunduk kepalanya


"kenapa!"


*************


hari ini adalah hari paling bersejarah dalam hidup Angela dan juga Andrian pasalnya pagi tadi pernikahan mereka di gelar mulai dari mengikat janji suci di lanjutkan dengan pesta nya hingga sore hari baru lah acara nya selesai


ya akhirnya angela dan Andrian menikah setelah obrolan Angela dan papa terjadi entah bagaimana tapi akhirnya angela menerima dan siap di persunting Andrian


setelah mendapat kabar itu Andrian sangat bahagia ia dengan segera mengabari keluarga nya untuk mengirimkan lamaran kerumah Angela , dan reaksi orang tua nya jangan di tanya mereka yang memang sudah mengenal angela sejak lama merasa senang akan berita ini kerena memang mama dan papa Andrian bukan hanya menyukai Angela saja tapi sudah menganggap nya seperti putri mereka terlebih sang mama ia yang paling antusias di bandingkan yang lainnya


selanjutkan acara lamaran berjalan dengan lancar , begitu pun persiapan yang lainnya hingga hari H , pernikahan pun di gelar memang bukan pernikahan mewah layak nya seorang konglomerat besar yang menikah hanya pernikahan sederhana tapi terasa begitu hikmat yang hadir hanya orang-orang terdekat saja para kerabat kedua mempelai dan juga sahabat dekat mereka tentu nya yang paling penting untuk hadir adalah sahabat mereka lainnya yang ikut serta membesarkan FIVE IN GROUP yaitu Kenzo ,Kevin dan once