Five In Group Story

Five In Group Story
andrian pulang



angela memasuki pekarangan komplek rumah nya, saat mobil sampai di depan gerbang, satpam yang berjaga sigap membukakan pagar bagi majikan nya itu.


"selamat malam nona"ucap satpam tersebut pada angela yang di angguki oleh wanita itu. lalu mobil mulai memasuki pekarangan rumah.


awal tidak ada yang aneh yang di rasakan angela " seperti nya memang perasaan ku saja " gumam angela lalu melangkah masuk, hingga ketika ia sampai di dalam bi anik dengan wajah tegang menghampiri nya


"nona dari mana saja" tanya bisa anik dengan wajah panik, dan nada suara cemas


angela yang masih belum curiga hanya merasa bisa anik cemas pada nya karena pulang cukup larut


"iya maaf ya bi saya bikin bibi khawatir karena pulang terlambat, tadi saya pergi dengan sahabat saya, dan seperti Bibi lihat saya jadi khilaf " ucap angela kikuk. mungkin status bi anik hanya sebatas pembantu tapi bagi angela ia tidak pernah menganggap beliau begitu, ia menghormati bi anik seperti seorang ibu. jadi wanita itu tidak merasa tersinggung ketika bi anik menanyakan keterlambatan nya, justru ia merasa itu sebagai bentuk kasih sayang dan perhatian dari wanita paruh baya itu padanya.


"tapi nona tuan andrian sudah menunggu anda sedari tadi bahkan tadi ayah dan kakak tertua anda juga datang berkunjung " ucap bi anik hati-hati


"deg" kaget, itu yang di rasakan angela saat ini, bagaimana mungkin orang terpenting dalam hidup nya menunggu nya sedari tadi.


"andrian sudah pulang bi? , kapan? " angela


"tuan kembali sejak sore tadi nona, tapi beliau melarang saya untuk memberitahu Anda karena katanya ingin memberikan kejutan" bi anik


"astaga, apa yang sudah aku lakukan" gumam angela


"lalu papa bagaimana bi? "


"papa dan kakak anda tadi datang tidak lama setelah tuan andrian nona, beliau bilang karena suami dan anak kakak anda sedang pergi dan mereka merindukan anda jadi beliau berkunjung. tapi sampai lewat pukul sembilan tadi anda belum juga kembali jadi mereka memutuskan kembali" jelas bi anik.


"selepas keluarga anda kembali tuan yang awalnya terlihat tenang mulai gelisah mungkin beliau mencemaskan anda karena tidak biasa anda pulang larut malam, hanya saja saya heran beliau langsung masuk ke dalam " menunjuk ke arah kamar angela "setelah tadi melihat mobil anda masuk kedalam pekarangan" lanjut bi anik


angela mengangguk pertanda mengerti penjelasan dari asisten rumah tangga nya"baik lah bi, terimakasih untuk informasi nya, ini sudah malam bibi sebaiknya istirahat "ucap angela lalu berlalu masuk ke dalam kamar nya.


sebelum membuka pintu kamar nya angela terlebih dahulu menghirup napas dalam-dalam, ia terlihat cukup tegang.


mungkin karena ia sadar bahwa saat ini ia telah melakukan kesalahan.


" klik" mata angela mulai menjelajahi seisi ruangan tapi ia tidak melihat penampakan suami nya.


"mungkin ia sedang di kamar mandi" pikir angela , lalu telinga mulai mempertajam pendengaran nya, untuk mencari tau kebenaran dari perkiraan nya.


"huh dasar" pikir nya.


tidak mau membuang waktu angela lalu bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, tapi sebelum itu ia lebih dulu mengambil pakaian tidur nya.


"Tiba-tiba senyum licik muncul dari wajah nya. "


saat ini angela sudah selesai membersihkan dirinya, dan tengah berdiri di depan pintu ruang kerja suaminya yang masih terhubung ke kamar mereka, sehingga angela tidak perlu repot untuk keluar kamar terlebih dahulu, di tambah dengan penampilan nya saat ini rasanya tidak mungkin ia akan berani meninggalkan kamar nya, walau tidak ada yang akan melihat nya. tapi rasa malu nya jauh lebih besar.


maju mundur dan juga berputar-putar di depan pintu ruang kerja suaminya, hal itu lah yang sedari tadi di lakukan oleh angela.


sambil menggigit jari nya, ia tengah bingung antara masuk atau tidak keruangan itu.


tadi nya saat ide menggoda suami nya itu muncul angela begitu percaya diri, ia yakin dengan penampilan nya saat ini maka andrian pasti akan luluh padanya dan ia akan terbebas dari amarah pria itu. tapi sekarang rasanya ia tidak lagi percaya diri.


"bagaimana jika nanti andrian menganggap nya sebagai wanita murahan" pikir wanita itu "tapi mengapa harus murahan bukan kah ia menggoda suami nya sendiri, apa itu salah? " pikiran nya yang lain muncul, sekaligu menepis pikiran nya yang sebelumnya.


"hais sudah lah ,lebih baik aku masuk saja" pikir angela akhirnya setelah ia berpikir panjang, dan setelah ia bisa menekan harga diri nya "apa salahnya menyenangkan suami sendiri"


saat angela menekan kenop pintu, bersamaan dengan itu andrian juga membuka pintu nya


"deg " pandangan mereka bertemu, terlihat ekpresi tidak biasa yang di tunjukkan oleh mereka masing-masing, tapi yang jelas saat ini angela tengah terlihat sangat malu, wajah nya sudah memerah.


secepat kilat ia membuang muka, menutupi rasa malu yang di rasakannya.


andrian melihat angela memalingkan wajah dari nya, memilih diam tanpa mengomentari atau bertindak apapun, ia berjalan kearah tempat tidur mereka dan merebahkan diri di sana.


sementara angela yang melihat sikap suami nya itu terlihat shock" astaga itu di benaran andrian bukan sih"pikir wanita itu di dalam hati.


ia tepis rasa malu yang saat ini membuncah di dalam hatinya, jujur saja ini adalah pertama kali nya angela hendak menggoda suami nya, dan itupun dalam situasi dimana ia bersalah.


selama ini andrian lah yang lebih terlihat angresif kepada nya, walau saat malam pertama mereka angela pernah menggunakan pakaian seperti ini untuk menggoda suami nya tapi hanya sebatas itu. selebihnya andrian lah yang mendominasi


setelah angela menetralkan tubuh nya, ia berjalan cepat menyusul suami nya itu. ikut merebahkan diri di atas kasur dan memeluk pria itu dari belakang, karena saat ini posisi andrian tengah memunggungi nya "sayang kenapa tidak mengabari kamu kembali, aku kangen" ucap angela dengan suara sensual nya di telinga andrian, tidak lupa tangan nya membelai mesra dada suami nya, dengan gerakan perlahan dan mendayu.


"maaf , tadi karena sudah lama tidak keluar setelah meeting aku keluar bersama fanny dan Ella. dan seperti yang kamu tau aku khilaf hingga lupa waktu dan akhirnya kembali cukup malam . aku tau aku salah, tidak seharusnya aku melakukan hal itu bahkan walau kamu tidak ada dirumah. "ucap angela menjelaskan. walau tidak ada respon apapun dari suami nya tapi angela yakin pria itu belum tidur dan saat ini bisa mendengar nya.