
pergumulan mereka baru saja selesai. dengan tubuh penuh keringat , dan deru napas masih memburu.
dua manusia itu terlentang dengan Angela yang menjadikan lengan Andrian sebagai bantal nya. tubuh tanpa sehelai benang hanya ditutupi oleh sebuah selimut yang sama.
"terimakasih "ucap Andrian Sambil mencium rambut istrinya.
Angela hanya tersenyum menanggapi ucapan Andrian "kamu tau , apa yang sudah kamu lakukan kemaren malam "Andrian.
Angela berpikir , apa yang sudah ia lakukan tadi malam. tapi nihil tidak satupun jawaban yang di temukan nya "memang apa yang sudah aku lakukan?" tanya Angela penasaran.
"kamu mencoba menggoda ku , honey"ucap Andrian Sambil tersenyum mengingat kegelisahan nya tadi malam. pagi ini ia bisa tersenyum membayangkan kegelisahan yang di alami nya. tapi jika kemaren malam ia merasa hampir mati menahannya
"kamu jangan bercanda , aku tertidur tadi malam. bagaimana bisa menggoda kamu" sanggah Angela tidak terima dengan ucapan suaminya , karena ia benar-benar merasa tidak melakukan nya.
"ya kamu memang tidur , tapi hal itulah yang membuat aku menegang tidak karuan"Andrian.
"maksudnya?"
akhirnya Andrian menceritakan kejadian tadi malam , mulai dari mereka sampai di rumah. rasa tidak tega melihat Angela tidak akan nyaman tidur dengan tubuh penuh keringat dan pakaian yang sudah ia kenakan selama seharian , membuat Andrian membantu mengelap tubuh wanita itu sekaligus mengganti pakaian nya.
hal itu saja sudah membuat ia menjadi panas dingin , belum lagi tidur Angela yang jauh dari kesan elegan.
selimut yang selalu ia singkap sehingga memperlihatkan dengan jelas tubuh wanita itu. kulit putih dan mulus dengan kaki jenjang. belum lagi Angela tidur tidak bisa tenang , ia terus memeluk Andrian seperti guling dan tidak jarang kakinya bergerak dan beberapa kali mengenai bagian tubuh suaminya yang seharusnya tidak boleh ia provokasi.
hal ini lah yang membuat Andrian benar-benar gelisah. ia tidak bisa tidur semalaman karena nya.
ingin rasanya ia membangun kan istrinya , dan meminta untuk melayaninya . tapi rasa sayang dan cintanya pada Angela , lebih besar dari hasrat nya. ia merasa tidak tega untuk mengganggu istirahat wanita itu. sehingga ia lebih memilih tidak tidur semalaman dan terus mencoba menekan hasratnya.
dan pagi ini , begitu melihat Angela keinginan nya untuk memadu kasih dan menyalurkan kerinduan yang beberapa waktu ini ia rasakan kembali memuncak.
untuk itulah selesai sarapan Andrian langsung menuntaskan keinginan nya yang sudah tidak lagi bisa ia bendung.
Angela yang mendengar cerita suami nya itu tidak tau harus bersikap bagaimana , di satu sisi ia merasa lucu dan juga terhibur membayangkan betapa gelisah nya Andrian kemaren karena ulahnya. disisi lain ia juga merasa kasihan pada suaminya , yang harus tersiksa karena keinginan nya tidak bisa terpenuhi. Angela tau Andrian pasti benar-benar berusaha keras untuk itu.
ada juga rasa haru yang dirasakan nya , karena alih-alih Andrian membangun kan nya untuk bisa melayani pria itu. justru Andrian melakukan hal yang sebaliknya , tersiksa seorang diri.
"sayang dengar , lain kali jika hal seperti ini terjadi kamu bisa membangun kan aku. tidak perlu menanggung nya sendirian. itu hak kamu , dan aku juga bersedia melakukan nya dengan senang hati "ucap Angela bersungguh-sungguh sambil menyentuh pipi suaminya.
" tentu saja kamu bersedia , karena kamu juga menginginkan nya?" ucap Andrian menggoda Angela. sontak saja hal ini membuat wajah Angela memerah.
"kalau begitu , lain kali kamu seperti semalam saja karena aku berubah pikiran "ucap Angela memalingkan wajahnya.
"kenapa? , kamu marah!" ucap Andrian sambil tertawa kecil melihat tingkah istri nya.
"Drian apa yang kamu lakukan"ucap Angela setengah berteriak , setelah merasakan tangan pria itu mulai nakal menggerayangi tubuh nya.
"tentu saja menghukum kamu , karena sudah membuat aku tidak bisa tidur semalaman"ucap nya melanjutkan kembali aksinya
"aaaaa...."
dan semua pembaca bisa membayangkan , hal apa selanjutnya terjadi.
*****
lewat tengah hari , Andrian baru berangkat kekantor. itupun karena paksaan dari istri nya. jika saja Angela tidak memaksa nya tadi pria itu mungkin akan menetap seharian di rumah.
tapi Angela mengatakan "jika kamu terus seperti ini kapan , pekerjaan kamu di negara ini selesai dan itu artinya jadwal kepulangan kamu juga akan tertunda. apalagi aku tidak akan bersedia terus mengunjungi kamu jika kedatangan aku kemari hanya akan menghambat pekerjaan kamu saja"Angela
mendengar ucapan istrinya yang setengah mengancam , mau tidak mau Andrian terpaksa berangkat ke kantor.
semua itu di lakukan Angela juga tanpa alasan , ia juga harus bekerja. jika pria itu terus di sisi nya , ia pasti akan memonopoli dirinya dan tidak akan membiarkan ia bekerja dengan tenang.
setelah banyak drama akhirnya , Andrian pergi juga. walau Angela harus menjanjikan banyak hal pada pria itu.
sudah lah yang penting ia tidak di rumah dengan begitu Angela juga akan terbebas , untuk janji nya pada pria itu nanti saja di pikirkan nya.
setelah kepergian Andrian Angela mulai masuk ke ruangan kerja suami nya , yang selama ia berada di sini , ruangan itu biasanya akan ia monopoli sendiri.
Angela mulai membuka laptopnya , mengecek notifikasi email nya sudah tidak terhitung banyaknya yang masuk. jika saja tadi Andrian sampai benar seharian tidak pergi dari rumah sudah tidak terbayang berapa banyak lagi pekerjaan nya yang harus tertunda.
"bagaimana dengan proyek nya , apa masalah nya sudah selesai"tanya Angela pada salah satu staf nya
"sudah buk , kita sudah membereskan semua nya. saya yakin mereka tidak akan lagi berani bermain-main dengan kita"Angela
"bagus lah , tapi tetap awasi semua orang yang berhubungan dengan proyek ini , saya khawatir bisa saja mereka adalah komplotan dari kompetitor kita dan saat ini sedang mengawasi gerak-gerik kita."Angela
"baik buk "
"tetap waspada , mereka bisa saja masih ingin membuat masalah nanti nya. dan saat ini mungkin sedang menunggu waktu yang tepat"Angela
setelah panggilan video nya selesai Angela lanjut memeriksa laporan yang lain nya salah satu nya adalah mengenai kampus nya saat ini.
cukup detail laporan yang di berikan oleh bawahan nya mulai dari jadwal meeting , orang-orang yang hadir dan terlibat dalam proses pembangunan , perubahan bertahap pada kampus tersebut lengkap dengan foto-fotonya yang di ambil perbeberapa waktu sekali.
foto yang di lihat Angela saat ini Sama persis dengan yang ia lihat secara langsung waktu itu. hanya saja tidak semua tempat ia perhatikan karena Angela memang tidak mengelilingi kampus tersebut untuk melihat perubahan nya secara langsung.