Five In Group Story

Five In Group Story
oleh-oleh



"lalu Andrian"papa


"dia masih disana pa , seperti yang Angel sampai kan pada kalian sebelum kami menikah. Andrian masih harus menuntaskan tanggung jawab nya disana. setelah semua nya selesai baru ia bisa kembali ketanah air. begitu pula dengan Angel yang tidak mungkin untuk berlama-lama disana , karena disini juga banyak hal yang harus aku selesaikan. buktinya setelah Angel kembali saja pekerjaan datang tanpa hentinya , sampai-sampai butuh waktu satu Minggu bagi Angel agar bisa menemui kalian"ucap Angela menjelaskan pada keluarga nya karena tidak ingin papa ataupun kakak nya menjadi salah faham terhadap pernikahan nya.


papa yang mendengar penjelasan Putri nya hanya manggut-manggut saja tanda mengerti maksud Putri nya . karena memang benar ini adalah satu lagi alasan yang id kemukakan oleh Angela kenapa ia belum siap menikah Waktu itu.


"baiklah tidak masalah jika jarak memisahkan kalian untuk sementara itu , lagi pula bukan kah kata kamu hanya hitungan bulan lagi ia si sana."ucap kakak menenangkan "tapi walau begitu komunikasi di antara kalian jangan sampai putus , dan seperti nya bagus juga jika kalian berjauhan seperti ini , maka rasa rindu yang menumpuk akan membuat kalian semakin tidak akan terpisah kan nanti saat bertemu "ucap kakak menggoda Angela


"hais.."ucap Angela merasa jengkel mendengar godaan kakaknya tapi tak berapa lama" iya sama seperti kakak dan kakak ipar dulu kan saat kalian LDR , sehingga saat kakak ipar kembali kakak selalu saja bersama dengan nya hingga tidak punya waktu untuk berbicara dengan Angel walau sebentar"ucap nya membalas godaan sang kakak dengan senyum mengembang


dan lihat bagaimana wajah kakak nya sekarang , jika saja tidak ada papa bersama mereka saat ini , Angela sudah di pastikan akan habis oleh kakak pertama nya itu. beruntung papa Duduk di antara mereka sehingga kakak hanya bisa menunjukkan tanduk nya saja tanpa berbuat apa-apa.


papa yang melihat kakak beradik yang saling menggoda itu hanya geleng-geleng kepala saja.


saat makan malam semua orang berkumpul di meja makan papa , kakak pertama dan suami nya yang sudah pulang dari kantor dan juga ketiga anak mereka.


mereka makan malam dengan ceria , sambil bercerita dan juga bersenda gurau. bukan makan malam kaku dan formal serta membosankan. inilah yang disukai Angela dari keluarga nya , mereka selalu menampilkan kesederhanaan dan kekeluargaan dalam segala hal terutama dalam keseharian mereka.


"Tan , ngomong-ngomong oleh-oleh buat kita mana"tanya keponakan sulung Angela


"sip"ucap ponakan nya itu sambil mengacungkan kedua jempol nya , sementara dua ponakan nya yang lain sudah bersorak ria.


setelah makan malam selesai Angela di bantu yang lain nya, menurunkan semua oleh-oleh yang sudah disiapkan untuk keluarga Nya.


"ngel ini kamu beneran , beli barang sebanyak ini "tanya kakaknya tampak tidak percaya saat melihat banyak barang yang di turunkan oleh Angela , sementara wanita itu hanya bisa cengir kuda sebagai jawaban dari pertanyaan kakak nya.


"kak , aku sudah pisahkan barang untuk kalian semua satu-satu , silahkan ambil bingkisan sesuai nama yang tertera. dan kak , oleh-oleh untuk kakak kedua dan ketiga beserta keluarga mereka aku tinggal disini ya. nanti tolong hubungi mereka saja untuk mengambil nya"Angela


kakak yang mendengar nya hanya manggut-manggut saja , sambil terus melirik barang-barang yang ada di depan matanya.


"kemarin itu aku hanya membeli beberapa barang saja tapi Andrian saat ia tahu aku kembali justru malah menyiapkan semua ini tanpa mendiskusikannya terlebih dahulu , karena tidak ingin mengecewakan dia yang seperti sangat bersemangat menyiapkan semua ini untuk semua orang akhirnya aku bawa saja "jelas Angela pada kakaknya , paham karena seperti ia terkejut melihat barang yang sebanyak ini


"tapi apa tidak merepotkan ngel"ucap kakak akhirnya mengutarakan isi hatinya "apalagi ini harga nya seperti nya tidaklah murah"


Angela hanya tersenyum simpul mendengar ucapan sang kakak. ya seperti itu lah kakak pertama nya , wanita yang sangat ia hormati , yang sudah merawat nya sejak mama mereka tiada. wanita sederhana , baik hati dan selalu memikirkan orang lain , ia tidak akan suka jika orang lain merasa repot karena dia , tapi kenyataannya orang lain lah yang selalu membuat ia repot.


"kak , ini tidak seberapa. apa kakak lupa siapa adik dan adik ipar kakak "ucap nya sombong "lagi pula ini mungkin bentuk rasa syukur , terimakasih , hormat dan kasih sayang kami berdua pada kalian. karena kami sangat menyayangi kalian semua. jadi mohon diterima ya "ucap Angela kemudian dan seperti nya ucapan membuat kakak berkaca-kaca. lalu kemudian mengangguk dan tersenyum.