Five In Group Story

Five In Group Story
kompensasi



satu Minggu penuh mereka tinggal di vila tersebut , hanya berdua saja tanpa ada satu pun yang bisa mengganggu.


selain penjaga gerbang yang biasa nya merangkap sebagai penjaga villa ini , tapi karena sekarang mereka disini , Andrian sudah menginstruksikan bahwa penjaga tersebut hanya perlu berjaga di luar saja. ia sedang tidak ingin di ganggu jadi tidak mengizinkan seorang pun untuk menemui nya.


tidak banyak kegiatan yang mereka lakukan di sini , hanya beberapa hal sederhana layaknya sebuah keluarga ,seperti makan bersama , memasak makanan , menonton tv atau DVD yang sebelumnya sudah di persiapkan oleh andrian atau bercengkrama dan bercerita apa saja yang menurut mereka perlu di bagi bahkan hal sederhana dan paling receh sekalipun.


entah percaya atau tidak hal kecil seperti itulah yang membuat mereka bahagia , bahkan sangat bahagia.


mungkin bagi kebanyakan orang hal sederhana seperti ini adalah hal yang biasa , tapi tidak bagi pasangan ini kerena hal-hal kecil dan sederhana seperti adalah hal yang paling sulit bagi mereka.


setelah liburan yang terhitung sebagai bulan madu ini , entah kapan mereka akan bisa seperti ini lagi .


sungguh , perjalanan mereka masih sangat jauh dan juga panjang .


mereka masih harus melalui banyak sekali rintangan yang ada.


******


siang tadi mereka akhirnya kembali ke rumah Andrian yang ada di negara ini , setelah kembali Andrian bukan nya beristirahat ia harus langsung kembali ke kantor karena ada masalah dengan cabang mereka yang bergerak di bidang kontraktor yang membuat Andrian mau tidak mau harus segera meninjau lokasi


sementara Angela wanita itu , jelas sangat sibuk bukan hanya ikut menyelidiki kasus proyek yang si tangani oleh andrian kini , tapi juga ada beberapa penyelewengan yang terjadi di beberapa negara di bawah pimpinan yang lain nya. padahal selama liburan kemarin Angela tidak pernah sekalipun tidak memantau pekerjaan nya , setiap hari ia pasti akan menyediakan Waktu untuk sekedar memantau pekerjaan bahkan terkadang juga harus melakukan zoom meeting .


Andrian yang paling faham betul akan pekerjaan sang istri , walau sedikit keberatan sebenarnya juga tidak bisa berbuat apa-apa . tapi hebatnya Angela walau ia sibuk dan banyak pekerjaan tetap berusaha agar tidak membuat Andrian terganggu dan mencoba menyesuaikan situasi , toh selama ini dia juga begitu .


di balik kesibukan nya orang lain bahkan tak menyadari nya selama ini , entah bagaimana caranya ia bisa melakukan banyak hal dalam satu waktu .


*********


sudah lebih dari satu bulan Angela berada di negara ini , sudah saatnya ia kembali ke tanah air untuk mengurus skripsi nya , belum lagi soal pekerjaan yang tidak ada habisnya .


walau Angela bisa mengerjakan pekerjaan di mana saja tapi tetap jauh lebih bagus jika ia berada di rumah , karena semua peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan bisa ia dapat di sana. sebagai penunjang pekerjaan nya .


cukup berat sebenarnya tapi apa boleh buat , tanggung jawab yang di emban nya membuat ia tidak bisa seenaknya . banyak orang yang akan mengalami kesulitan jika ia sampai membuat sedikit masalah saja.


malam ini setelah menyelesaikan pekerjaan penting yang menguras tenaga versi mereka. Angela dan Andrian terlihat masih terjaga belum ada niatan untuk menutup mata mereka . dengan Angela yang berada di dalam pelukan sang suami " besok aku harus balik , kamu jaga diri baik-baik" Angela memulai percakapan


" hmmm"Jawab Andrian dengan nada tak bersemangat


" jangan begitu , bukan kah kita sudah sepakat sebelum nya "


Andrian yang mendengar kan mencoba membuang nafas dengan kasar " aku tau , tapi ini cukup berat . apalagi sekarang setelah kita menikah aku sudah sangat bergantung dengan kehadiran kamu di sini "


" Andrian" ucap Angela memelas


" hmmmm....aku faham " ucap nya sambil berbalik membelakangi Angela


"huh akhirnya apa yang aku takutkan terjadi juga" gumam Angela


tidak ingin kejadian seperti sebelumnya terjadi dimana mereka saling berselisih sebelum berpisah , akhirnya dengan segenap kerendahan hati Angela mencoba membujuk Andrian. di peluk Andrian dari belakang lalu tangannya membelai dada Andrian dengan sangat lembut


" jangan begitu , aku memang harus kembali besok tapi bukan berarti aku tidak bisa kembali lagi kemari kan ,lagi pula kamu sendiri juga bisa pulang jika mau , dan aku berjanji tidak akan menekan kamu mengenai hal ini. bersabar lah , aku yakin secepatnya masalah di sini akan selesai , dan kita bisa berkeliling bersama setelah ini sesuai janji aku ke kamu " ucap angela menenangkan Andrian


Andrian sebenarnya masih kesal tapi mendengar penuturan Angela memang ada benarnya nya ,ia tidak boleh egois .


perlahan emosi nya mereda , tapi tetap ia tidak ingin berbalik menghadap sang kekasih . Andrian justru mengambil kesempatan ini untuk melihat inisiatif Angela lebih jauh .


kapan lagi melihat istrinya agresif seperti ini , wkwkwk........


" terserah kamu saja" ucap Andrian membalas jawaban Angela seolah masih merajuk padahal dalam hati mah ketawa😂😂


" huh..." lalu secepat kilat ia balik badan suami nya agar tidur terlentang , lalu ia mencoba naik dan duduk di perut sang suami


dengan wajah yang sudah terlihat emosi tapi Masih ia tahan


dan Andrian melihat semua itu , bagaimana raut wajah istrinya kini dengan warna merah Padam menahan emosi , membuat Andrian merasa geli sendiri


"katakan apa mau kamu" ucap nya


" mau apa ,hmmmm......"ucap nya seolah menantang Angela " bukan kah sudah jelas aku ingin kamu tetap disini , hingga pekerjaan aku disini selesai dan kita bisa kembali bersama " ucap nya


" sayang , jangan begini " ucap angela memelas dengan mata yang sudah berkaca-kaca


Andrian yang menyadari bahwa ia sudah keterlaluan segera bangkit dan memeluk Angela yang masih berada di atas tubuh nya " maaf aku tadi Hanya bercanda" ucap nya cepat


" kamu keterlaluan " ucap angela memukul-mukul dada bidang suami nya


"ia aku keterlaluan ,maaf....jangan bersedih ok!" ucap nya yang di angguki oleh Angela tapi tak berapa lama ia kembali membisikkan sesuatu di telinga sang istri " sayang kamu memang boleh kembali besok , tapi sebelum itu aku minta kompensasi untuk itu " ucap nya sambil merebahkan istrinya di atas ranjang dan kemudian menindih nya " aku tidak akan melepaskan kamu semalaman"


"a..... bukan nya tadi sudah" ucap angela yang sama sekali tidak di acuh kan Andrian dengan cepat ia lahap bibir istrinya , ia mainkan bibir itu hingga puas cukup lama hingga kemudian ia lepas " tadi adalah kegiatan rutin tapi sekarang adalah kompetisi kepulangan kamu" ucap Andrian lalu kembali melahap bibir istrinya sementara Tangan nya yang lain sudah bergerilya menjelajah setiap jengkal tubuh sang istri